Rahasia Cinta
Hanya menatap layar di depannya dengan pikiran yang bercampur aduk.
Tari hanya menarik napas panjang ketika ponselnya berhenti bergetar. Ia masih terbayang kejadian yang dilihatnya di dekat lapangan basket. Entah kenapa, dadanya terasa sesak melihat pemandangan tersebut. Ia merasa minder. Tidak percaya diri. Tentu saja hal ini bukan pertama kali dirasakannya. Sebagai gadis yang tidak memiliki keistimewaan, tidak pandai bergaul, dan berpenampilan biasa saja, memiliki sosok Ryan yang tampan, bertubuh jangkung, dan pandai bermain basket sebagai seorang pacar tentunya merupakan hal yang tidak pernah dibayangkannya.