Dilema Suami Bayaran
Astra tidak bisa menoleransi perselingkuhan, meski dengan segala alasan.
Cinta dan benci memang beda tipis. Saat keburukan tampak – melukai hati, otomatis kebencian yang menjadi tolak ukur. Padahal sejatinya cinta tetap bercokol di hati. Namun, begitulah perempuan, perasaannya selalu mencoba membohongi hati akibat kesalahan yang belum tentu sepenuhnya salah. Sesal menjadi urusan belakang.
Itu yang kini merajai hati Astrata. Ia melupakan cinta Barra Farzan, ia lupa sikap-sikap romantis dan manis dari sang suami. Semua tercoreng oleh satu kesalahan, yang bagi Astrata adalah fatal.
Bab Populer