Perawan 200 Juta
Dalam suatu ikatan yang halal.
Aku bahagia sekaligus sakit memiliki kenangan indah bersamanya. Tak kusesali cinta ini, meski pada akhirnya aku yang terluka, dalam, sangat dalam. Dalam keheningan hari yang terang, diri hanya mampu terisak dalam sesak. Tak mampu melawan takdir, sendiri … kembali sendiri. Zanna kamu kuat … tanganku mencengkram kuat sprei menahan rasa nyeri yang teramat sangat.
Harus bisa kuat, kepada siapa aku berharap kalau bukan pada diriku sendiri. Bukankah kesakitan adalah sebuah hal yang sudah sangat biasa, sangat biasa. Hanya saja sekarang rasanya berbeda.
Hot Chapters