Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku yang Hebat Ditolak Nikah?

Aku yang Hebat Ditolak Nikah?

Kalimat terakhir itu segera ditangkap erat oleh Fandy, buru-buru dirinya bertanya, "Kalau bukan roh jahat sejati, berarti makhluk yang mengendalikan kalian juga nggak bisa melakukan penarikan kembali pada hibrida ini?" "Betul! Hibrida tetaplah hibrida. Sama seperti manusia yang membiakkan liger (hasil persilangan singa dan harimau), hibrida pun begitu, merupakan spesies baru sepenuhnya. Mana mungkin bisa ditarik kembali oleh makhluk yang mengendalikan kami?" Fandy jadi bersemangat. "Kalau begitu, selama diberi obat sesuai cara manusia, mereka bisa hidup normal?"
9.4380.6K viewsCompletedAdded to Library 9.9K Times as 하이브리드
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

Ketiga mobil itu terus berpacu, saling menyalip. Dalam lubuk hati terdalam, Alina merutuki kebodohannya memilih Justin sebagai pendamping hidup. Pria egois, arogan, dan hanya mementingkan diri sendiri. Kepala Alina terasa pusing, pandangannya mulai kosong dan samar, diiringi rasa mual yang menjalar.
785 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as 하이브리드
Read
+Library
JandA

JandA

Seringai Jeffery melempar kunci Porsche merahnya. “Jadi, ke mana kita akan mencari Nona Aline? Apa Tuan sudah mencari ke tempat yang biasa disinggahi Nona Aline?” “Hmm! Sudah! None, empty!” Dua orang pria tampan mengendarai Porsche tengah malam dan tepat berhenti di lampu merah tengah kota bersebelahan dengan tiga wanita malam yang mengendarai Cadillac Pink atap terbuka serta pakaian yang sangat minim membuat Jeffery berkata pada Georgio, “Buka kacanya!”
105.1K viewsOn holdAdded to Library 132 Times as 하이브리드
Read
+Library
Cahaya Biru

Cahaya Biru

Dia akhirnya membuka kaca helmnya, mendekat dan dengan sombong menoyor kepalaku. "Minggir lo, Cahaya redup!" ejeknya dengan nada mengejek. Kemarahanku meledak kembali saat lampu lalu lintas itu berganti hijau. Biru tanpa berpikir panjang, langsung mengendarai motornya. Tangan Biru tiba-tiba mencengkeram tuas gas, suara bising motor tersebut memenuhi udara. Aku mengatupkan mata dan menutup telingaku yang masih terlindungi helm, menghindari gema bising itu.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as 하이브리드
Read
+Library
HURT

HURT

Anak laki-laki itu terus-terusan berseru heboh: “Bunganya mekar! Bunganya mekar” Hyuk, nama anak laki-laki itu. Putra semata wayang Ae Ri. Harta paling berharga di hidupnya. Hyuk sangat menyukai musim semi sejak usia enam bulan. Putranya itu mengoceh dengan bahasa bayinya dan menggerak-gerakan tangan ke udara setiap kali Ae Ri mengajaknya jalan-jalan ke taman saat puncak musim semi. Lalu, semenjak bisa berbicara dengan lancar dan jelas, Hyuk selalu heboh setiap kali melihat pohon plum di samping rumah mereka mekar. Setelah itu, anak laki-laki itu akan merengek ingin jalan-jalan ke taman sambil membawa camilan.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as 하이브리드
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

Perutnya juga terasa semakin perih karena dia belum meminum obat asam lambung. “Lo nggak punya sopir atau asisten pribadi gitu?” tanya Trisha yang membuat Sev perlahan membuka mata sejenak. Dia mengeluarkan ponsel dan menelpon seseorang, dan itu membuat Trisha sedikit kesal padanya. Kenapa enggak bilang dari awal kalau dia mempunyai sopir pribadi? Pikir Trisha. Tak lama, mobil sport berwarna hitam berhenti tepat di hadapan mereka. Seorang pria dengan setelan jas itu keluar dari mobil dan menyapa sopan Trisha dengan senyuman khasnya.
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 332 Times as 하이브리드
Read
+Library
Alva

Alva

Dunianya hampir hancur, know what. "Lo bedua kerumah aja," kata Alva yang ikut membantu Regal untuk berdiri. "Lo gimana? Motorkan cuma satu?" tanya Bara bingung seribu bingung. "Itu bukan urusan lo, bawa Regal duluan kesana," ucal Alva sambil menepuk pundak Bara yang masih dengan tampang bingungnya, tapi detik berikutnya Bara tersadar.
9.82.2K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as 하이브리드
Read
+Library
PARALLEL

PARALLEL

Vladivostok, Mei 2025 Xabi mengamati benda kotak dan pipih di tangannya, Ia masih belum percaya benda ini adalah sebuah ponsel. Tidak ada tombol bahkan tempat baterai yang bisa dibongkar pasang. Belum lagi kameranya, satu di depan dan empat di belakang. Telepon genggam terakhir yang ia miliki adalah Blackberry paling tipis yang ia beli setelah memenangkan turnamen Dota 2.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as 하이브리드
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status