共有

Part 123

last update 公開日: 2026-06-05 19:32:32

Kaisar terbangun dengan tubuh yang terasa kaku. Anak itu mengerjap-ngerjakan matanya, memandang sekeliling kamar.

“Oh, ini kamal Ibu,” gumamnya setelah nyawanya terkumpul. “Kenapa Kai di sini?”

Kaisar kemudian mengingat-ingat kejadian semalam. Setelah berhasil, ia langsung menatap telapak tangannya yang kemarin ia gunakan untuk melempar papanya.

“Ibu! Ibu!” panggilnya karena tidak ada siapa pun di sana.

Karena tidak ada sahutan, Kaisar buru-buru turun dari tempat tidur dan keluar kamar.

Rumah
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (5)
goodnovel comment avatar
Ekarini
kapan terungkap kaisar anak ariyan Dan semoga juga bella bukan anak ari.aira mesti dikasi pelajaran juga itu uda jahat sama zelena jeandra apalgi ke ziva
goodnovel comment avatar
Siti Hayatul Amalia
Dah kasihin aja Bella sm Zelena, kan cucunya tuh, sekalian bongkar rahasia mereka Ziva. Kasihan Kai yg jadi korban disini
goodnovel comment avatar
Duryati Duryati
Ziva gak bakalan bongkar kebejatan si Ariyan,..
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 298

    Ariyan membuka kaus hitamnya yang basah oleh keringat. Saat ini ia sedang berada di ruang khusus trainer. Ia memandang refleksi dirinya di kaca besar di hadapannya. "Bang, tato lo itu asli keren banget," puji Jodi, salah satu trainer muda yang baru saja selesai mandi dan sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk. Ia menatap lekat detail ukiran di tubuh bosnya. "Cakep, Bang. Lo bikin di mana dulu? Terus makna di balik simbol burung sama rantai putus itu apa sih? Kayak dalam banget filosofinya."Di punggung Ariyan, tepatnya di sebelah kanan, terlihat sekumpulan tato. Seekor burung yang mengepakkan sayap terbang lepas melintasi tautan rantai besi yang putus. Di bagian tengahnya ada garis-garis kompas, memayungi deretan fase bulan dan ukiran matahari yang melengkung rapi.Ariyan mengangkat tangan meraba permukaan punggung kanannya. Kulitnya terasa dingin. Tetapi ia sama sekali tidak mampu mengingat kisah, tempat pembuatan, maupun arti di balik simbol-simbol tersebut.Memutar tubuh meng

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 297

    Kaisar Fitness berjarak tidak jauh dari rumah Ariyan. Kaivan tiba di sana dalam lima belas menit. Itu pun ia menyetir pelan-pelan karena terjebak kemacetan.Kaivan menatap tulisan Kaisar Fitness yang terukir di gedung dari balik kemudi. Ia merasa haru sekaligus kasihan.Setelah menata kembali emosinya, Kaivan keluar dari mobil dan mendorong pintu kaca pusat kebugaran tersebut.Embusan pendingin udara yang bercampur dentuman musik bertempo sedang dan menyambut kedatangannya. Suasana di dalam tampak hidup dan sangat profesional. Beberapa trainer berseragam khusus terlihat sedang mendampingi para member, sementara deretan peralatan fitness kelas atas tertata rapi di tempatnya.Kaivan mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan hingga akhirnya matanya tertuju pada satu titik di area free weights.Di sana, Ariyan sedang berdiri di depan cermin besar. Lelaki itu tampak sedang memberikan instruksi teknik gerakan deadlift kepada salah seorang trainer muda. Kaivan tertegun di tempatnya berdiri.

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 296

    [Kai, orang percetakan nelepon aku. Katanya sampel undangan pernikahan kita udah selesai dicetak. Mereka minta kita ke sana sebentar buat approval desainnya sebelum diproduksi massal.]Kaivan mengembuskan napas setelah membaca chat dari Zivanya. Setelah berpikir beberapa detik, ia memutuskan untuk membalas.[Kamu aja ya. Aku ada sidang sebentar lagi. Terus sorenya juga masih ada meeting sama klien. Kalau menurut kamu desainnya udah oke, aku juga oke. Aku percaya sama pilihan kamu.]Beberapa detik kemudian, Kaivan kembali mengetik.[Maaf ya nggak bisa nemenin.]Setelah menekan tanda kirim, Kaivan menyandarkan punggungnya di kursi. Satu helaan napas kembali lolos dari bibirnya.Hatinya sebenarnya ingin selalu berada di samping Zivanya, terlebih setelah kejadian menguras emosi kala itu. Namun, tuntutan pekerjaannya sebagai pengacara tidak bisa ia tinggalkan begitu saja. Jadwal sidang hari ini sudah tertata ketat dan melibatkan nasib kliennya.Tak sampai satu menit, layar ponselnya kembal

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 295

    Perkataan lugas Ariyan membuat semua orang refleks memandang padanya dengan berbagai ekspresi.Kaivan hanya bisa membisu di tempatnya berdiri. Sebagai sahabat yang pernah sangat dekat dengan Ariyan, posisi Kaivan saat ini sungguh membuatnya serba salah. Ada gumpalan rasa bersalah, canggung, sekaligus iba melihat kondisi Ariyan. Ia hanya mampu menunduk, membiarkan jemarinya terkepal rapat di samping tubuh tanpa berani membalas tatapan menantang dari mantan suami calon istrinya itu.Kaisar yang berada dalam dekapan Ariyan mulai merasa tidak nyaman dengan aura tegang yang tercipta. Anak kecil itu meliuk-liuk gelisah, mengulurkan tangannya ke arah Zivanya. "Ibu... Kai mau turun. Kai nggak mau gendong lagi.”"Tolong turunin Kaisar,” kata Zivanya yang melangkah mendekat dan bermaksud mengambil alih sang putra.Alih-alih melepaskan, Ariyan malah semakin mengeratkan dekapannya.“Ariyan, tolong lepasin Kaisar.” Zivanya mengulangi permintaannya dengan lebih tegas.Ariyan bergeming menatap Zivan

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 294

    Suasana di kediaman Abi hari itu terasa jauh lebih hangat dibanding hari-hari sebelumnya. Kaisar tampak begitu ceria dan tertawa saat Kaivan yang membantu memasangkan tali sepatunya sesekali menggelitik pinggangnya.Seruni yang biasanya selalu melempar tatapan dingin atau kalimat sinis, hari ini tampak jauh lebih tenang. Setelah mendapat teguran keras dari suaminya, wanita itu memilih untuk tidak banyak bicara.“Udah siap, Jagoan?” tanya Kaivan lembut seraya menepuk pelan bahu Kaisar.Kaisar mengangguk antusias, melompat kecil lalu menggenggam jemari Kaivan erat-erat. “Siap, Ayah! Kai mau coba kue yang ada coklatnya banyak!”Hari ini mereka semua dijadwalkan untuk food tasting atau mencicipi menu catering pernikahan Zivanya dan Kaivan yang tinggal tidak lama lagi.“Ayo, semuanya sudah siap?” Abi muncul dari arah dalam. “Jangan sampai kita terlambat, pihak catering sudah menyiapkan tempat khusus buat kita.”“Sudah, Pi. Yuk,” sahut Zivanya seraya mengambil tasnya.Mereka melangkah berir

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 293

    Malam semakin larut, tetapi Zivanya masih duduk di beranda sendiri. Ia menunggu Abi pulang, menagih janji pada papinya itu.Saat mobil Abi memasuki halaman, Zivanya refleks berdiri dari duduknya. Tidak sabar ingin segera berbicara.“Belum tidur?” sapa Abi yang terlihat lelah.“Aku nunggu Papi.”“Tumben Papi ditungguin? Ada maunya pasti,” kekeh Abi sambil merangkul Zivanya membawa masuk ke dalam rumah.“Papi udah ngomong sama Mami?” tanya Zivanya di sela-sela langkah mereka.“Belum. Tahu sendiri Papi baru pulang.”“Jadi kapan dong Papi ngomongnya?”“Setelah ini Papi akan langsung ngomong.”“Janji ya, Pi? Aku nggak mau lagi Mami bikin huru-hara.”Abi mengangguk sambil tersenyum tipis. “Sekarang kamu istirahat, tidur yang nyenyak. Jangan dipikirin lagi. Biar Papi yang urus Mami.”Mereka kemudian berpisah menuju kamar masing-masing. Zivanya menaiki tangga ke lantai dua, sementara Abi ke kamarnya di lantai satu.Abi mendapati Seruni sedang mengaplikasikan skincare. Istrinya itu menatapnya

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 2

    Zivanya tidak tahu kapan tepatnya ia tertidur. Yang ia ingat hanya bagaimana ia meringkuk di tempat tidur yang dingin sambil memeluk bantal. ​Saat cahaya matahari mulai merayap masuk melalui celah tirai yang tidak tertutup rapat, Zivanya mengerjapkan mata. Hal pertama yang ia rasakan adalah tempat

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 1

    Cahaya dari lampu taman di luar menembus tirai tipis kamar Zivanya, menyinari punggung Ariyan yang sedang bergerak liar di atasnya. Suara napas mereka beradu, berat dan memburu. Zivanya mencengkeram punggung Ariyan. Kukunya sedikit menekan kulit pria itu, mencoba menahan dirinya agar tidak melayang

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 6

    Entah berapa lamanya Zivanya berdiri di depan pintu. Hingga ia tersadar ia tidak mungkin terus mematung di sana. Dengan embusan napas panjang ia terpaksa masuk yang langsung disambut oleh kegelapan. Zivanya sengaja tidak menyalakan lampu. Cahaya terang hanya akan memperlihatkan semua benda-benda

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 5

    Hati Zivanya yang telah hancur semakin tidak ada bentuknya lagi. Ia tahu Ariyan adalah laki-laki brengsek. Tapi tidak sedikit pun terlintas di pikirannya ide gila itu akan terlontar dari bibir Ariyan.Pria ini memintanya mematikan fungsi rahimnya secara permanen hanya demi kenyamanan perselingkuhan

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status