Mag-log inBeberapa menit sebelum akad nikah Zaskia dan Kevin berlangsung, seorang wanita asing sedang hamil tua hadir dan membuat kehebohan. Dia meminta Zaskia untuk membatalkan pernikahannya dengan Kevin, karena Kevin adalah Ayah dari anak yang sedang dia kandung. Tak mau menanggung malu jika acara pernikahan putrinya batal, Hendri Ayah dari Zaskia dan Johan Ayah dari Kevin telah sepakat untuk menikahkan Zaskia dengan Anjasmara adik angkat dari Kevin. Awalnya Zaskia menolak, tapi karena diancam oleh sang Ayah akhirnya Zaskia menerima Anjasmara sebagai calon suami penggantinya. Bagaimanakah kelanjutan hubungan Zaskia dan Anjasmara setelah keduanya menikah tanpa saling mencintai? Lalu, bagaimanakah nasib Kevin dan kekasih gelapnya selanjutnya? Note : -Alur Cepat -Konflik Ringan -Slow Update -Slow Revisi Follow akun IG : Fatmawati1472 Follow akun FB : I'ts Follow juga akun good novel author : BalqizAzzahra (selepas baca)
view moreSuasana kelas siang itu terasa berbeda bagi Ray. Sejak beberapa minggu terakhir, Prilan berubah drastis. Gadis itu, yang biasanya cerewet dan selalu mencari perhatian Ray, kini seolah menarik diri. Tak ada lagi pesan singkat penuh emotikon lucu. Tak ada lagi komentar-komentar manja di setiap unggahan Ray di media sosial.Bahkan, di kelas pun Prilan bersikap dingin. Jika dulu dia selalu duduk di bangku dekat Ray hanya untuk bisa melihat wajahnya lebih jelas, kini gadis itu memilih duduk di deretan paling belakang, menunduk, fokus pada buku-bukunya, seolah Ray tak pernah ada.Awalnya, Ray mengira ini hanya fase sesaat. Tapi semakin lama, semakin terasa bahwa Prilan benar-benar menjauhinya. Ada sesuatu yang hilang dari hari-harinya.“Bro, lo kenapa dari tadi murung?” tanya salah satu teman Ray, menepuk bahunya.Ray hanya menghela napas, matanya tak lepas dari punggung Prilan yang sedang membereskan buku di mejanya. “Gue nggak ngerti, kenapa dia tiba-tiba gini,” gumamnya lirih.Temannya m
Sudah seminggu Ray tidak pernah lagi mengganggu Prilan. Tidak ada godaan saat melewati lorong kelas, tidak ada panggilan iseng di kantin, bahkan senyum menyebalkannya pun tak terlihat lagi.Sebaliknya, Ray kini lebih sering terlihat di lapangan basket, dikelilingi para siswi yang tertawa-tawa melihat aksinya menggiring bola. Wajahnya yang tampan dan postur tingginya seperti magnet bagi para gadis. Tapi tidak bagi Prilan.Setidaknya, itu yang ingin dia yakini.Dari balik jendela kelas, Prilan memperhatikan Ray yang sedang tertawa bersama teman-teman basketnya. Keringat membasahi pelipisnya, tapi senyum itu—senyum yang dulu sering ditujukan padanya—kini tampak bebas, liar, dan milik semua orang kecuali dirinya.Entah kenapa, dadanya terasa sesak.“Huh, sok ganteng,” gumam Prilan pelan, sambil memalingkan wajah dari jendela.Namun, suara langkah kaki yang cepat membuatnya menoleh kembali. Seorang gadis berambut ikal sebahu, mengenakan rok abu dan jaket sekolah, berlari kecil ke arah Ray.
Langit sore menggelap perlahan, menyisakan bias jingga yang muram di jendela kamar Ray. Ia duduk termenung di tepian ranjang, menatap lantai tanpa benar-benar melihat apa pun. Napasnya berat. Di tangannya, ponsel menyala redup dengan pesan terakhir dari Prilan yang hanya dibacanya tanpa balasan.Harusnya Ray tak tersinggung saat gadis itu menolaknya. Sejak awal, cara Ray mendekati gadis itu memang sudah salah.Anjas memperhatikannya dari ambang pintu. Ia tak butuh waktu lama untuk tahu ada yang tidak beres. Langkahnya ringan, tapi terdengar jelas di lantai kayu yang bergemeretak pelan. Ia menghampiri putranya dan duduk di sebelahnya tanpa banyak bicara."Ray," panggilnya lembut.Ray tak menoleh. Dia hanya menunduk lebih dalam, bahunya terangkat seolah sedang menahan sesuatu. Anjas menghela napas, lalu bertanya pelan, "Ada apa, Nak?"Butuh beberapa detik sebelum Ray menjawab, suaranya serak dan pelan, nyaris seperti bisikan. "Aku ditolak... sama Prilan."Anjas mendengus kecil. Lalu, ta
Ray membuka pintu rumah dengan langkah gontai, masih mengenakan seragam SMA-nya yang sedikit kusut karena seharian duduk di kelas dan... patah hati. Matanya kosong menatap ke depan, wajahnya lesu seperti baru saja kalah dalam pertandingan penting. Padahal biasanya, pulang sekolah dia selalu bersemangat, langsung menceritakan kegiatannya pada sang ibu.Zaskia yang sedang duduk di ruang tamu langsung bangkit begitu melihat putranya masuk."Ray, kamu pulang, Nak. Ganti baju dulu, ya. Mamih udah siapin makan siang kesukaanmu, ayam goreng kremes dan sambal terasi," ucapnya dengan senyum lembut, berusaha menyambut Ray dengan hangat seperti biasa.Ray hanya mengangguk pelan tanpa suara. Ia melewati ibunya begitu saja, menuju kamarnya. Zaskia mengerutkan dahi. Ada yang tidak beres.Beberapa menit kemudian, Ray kembali ke ruang makan dengan kaus oblong dan celana pendek. Mereka duduk berhadapan, menyantap makan siang dalam keheningan. Zaskia sesekali melirik anaknya, mencari celah untuk memula
🔥🔥🔥 Libur tiga hari sudah cukup bagi Anjasmara. Sudah waktunya baginya untuk kembali aktif bekerja dan mengontrol pabrik garmen miliknya. Sebenarnya, pabrik itu milik Johan, tapi dia sudah mewariskannya kepada Anjasmara. Anjas selalu bekerja dengan giat. Dia berusaha membuat pabrik garmen yan
🔥🔥🔥 Zaskia pergi ke dapur, dia membantu Ibunya memasak sarapan. Gadis itu terus menekuk wajahnya sambil sesekali menggerutu tidak jelas. "Ada apa? Pagi-pagi sudah ngedumel tidak jelas, macam orang kesambet saja," seloroh Ningrum sambil terus mengupas kulit wortel yang sedang dipegangnya. "I
🔥🔥🔥 Zaskia terus menitihkan air mata saat ijab qobul berlangsung. Terlebih saat telinganya mendengar orang-orang di sekitarnya mencibir lirih, air mata itu mengalir semakin deras. Tidak ada orang yang mau memiliki nasib buruk dalam hidup, termasuk juga Zaskia. Baginya menikah dengan pria yang
Jodoh, maut, dan jalan rezeki seseorang tidak ada yang tahu. Tuhan Maha Mengatur, sebagai manusia kita hanya bisa menerimanya dengan hati lapang dan penuh syukur saja. 🔥🔥🔥 Seorang mempelai wanita telah duduk di samping calon suaminya. Ia tampak cantik mengenakan kebaya putih dan siger khas Su






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Rebyu