LOGINDemi Ricardo dan putri kami, aku rela mengorbankan segalanya dan menjadi ibu rumah tangga penuh waktu. Namun, sejak kekasih lamanya resmi bercerai, semuanya pun berubah. Suamiku mulai muak padaku. Putriku memperlakukanku bagaikan seorang pembantu. Hatiku hancur tak bersisa. Aku menandatangani surat cerai, melepaskan semua hak dan meninggalkan segalanya untuk pergi sejauh mungkin. Namun, kenapa sekarang mereka malah menyesal?
View MoreSERINA baru keluar dari ruangan dengan senyuman merekah, ia berhasil lolos dan akan menjadi aktris. "Kak Tania, aku lolos!" seru Serina bahagia memeluk manajernya yang sudah dirinya anggap sebagai Kakak sendiri.
"Selamat ya Ser, Kakak bilang apa kamu pasti diterima. Apalagi body kamu yang kayak gitar spanyol ditambah bakat kamu yang jago akting turunan ibu kamu," ucap Tania ikut bahagia. Ya, dulu ibunya juga seorang aktris sedangkan ayahnya chef di cafe milik ibunya. Meskipun ayahnya tidak terlalu terkenal, tapi masakannya sangatlah enak menurut Serina dan ibunya. Tapi sayang dua bulan yang lalu keduanya sudah pergi meninggalkannya karena kecelakaan, dan hanya dirinyalah yang selamat dari kecelakaan itu. "Aku masih tidak menyangka kak," ujar Serina tak henti-hentinya. "Iya-iya yang lagi bahagia, ngomong-ngomong kamu ga ada niatan buat lanjut kuliah?" tanya Tania. "Ga tahu kak." "Lanjut aja, sayang tahu kalo ga dilanjut. Apalagi kamu kan pintar dapet juara satu terus." Serina memang baru lulus sekolah, ia langsung mendaftar menjadi aktris karena ingin mengikuti jejak ibunya. "Gimana nanti aja kak." Serina tersenyum misterius, Keduanya berjalan keluar sambil mengobrol, tapi ternyata di depan pintu banyak wartawan. Serina sudah berhasil melewati para wartawan, saat ia ingin menaiki mobil ada pisau melayang ke arahnya dan mengenai punggungnya. Darah mulai bercucuran, Serina merasa pusing kehabisan darah dan pada akhirnya ia ambruk. Banyak teriakan histeris melihat kejadiannya dan banyak pula yang memvideokan. "Serina/Nona Serina!" seru manajer dan bodyguardnya, di sisa kesadarannya Serina melihat seseorang yang memakai topeng yang hanya menutupi matanya, menyeringai ke arahnya. Serina terbatuk mengeluarkan darah, Kenapa aku harus mati seperti ini? Bahkan aku belum menjadi aktris terkenal, semua ini tidak adil! Semoga saja di surga nanti aku bisa menjadi aktris terkenal. Ibu, ayah, Serina senang bisa berkumpul kembali dengan kalian lagi- pikir Serina tersenyum, setelahnya mata cantik itu menutup. Serina seorang aktris yang baru lolos di nyatakan koma di umurnya yang ke 19 tahun karena haters yang tidak menyukainya. ******* Di tempat yang berbeda, seorang wanita sedang mengejan. "Gue- hosh udah nggak kuat." "Ayo Nyonya sebentar lagi bayinya akan keluar, ikuti instruksi saya nyonya." Titah dokter, berusaha menguatkan pasiennya. Satu... Dua... Tiga... "Sekarang!" Aaarrrrrgggggggggg "Sebentar lagi nyonya." Wanita itu sudah tidak kuat, tapi ia hanya diam saja. Meskipun tidak kuat ia harus mempertahankan bayinya, buah cinta dirinya dan suaminya yang selama ini ia kagumi. matanya sudah kabur bahkan semuanya terasa berputar, akhirnya ia menutup mata. Waktu tiba-tiba berhenti, membuat orang-orang terdiam seperti patung. Ya, wanita itu meninggal dunia tanpa disadari orang-orang. Tak lama mata cantik itu kembali terbuka lagi dan melihat sekelilingnya dengan linglung dan akhirnya Waktu kembali berputar. "Aku dimana?" tanya wanita itu lagi pelan. "Bukannya aku tertusuk pisau, lalu kenapa aku berada di tempat mewah seperti ini." Wanita itu yang tak lain adalah Serina termenung, sampai perutnya terasa mules dan seruan seorang dokter menyadarkannya. "Nyonya Serena, satu kali lagi mengejan dan bayinya akan keluar!" seru dokter, Serina meraba perutnya yang menonjol. Gila! Ini benar-benar gila, bagaimana mungkin? "Arggghhhh! pe-perutku sakit," lirih Serena meringis seakan tubuhnya terbelah dua. Satu... Dua... Tiga... Serina mengikuti instruksi dokter, ia pun mengejan. Aaaaaarrrrrrrrrggggggggggggggggg!! Ooeee Ooeee Oeee "Selamat nyonya Serena, bayi anda berjenis kelamin laki-laki." Dokter itu berucap dengan penuh rasa bahagia, berbeda dengan Serina yang sedang mengatur nafasnya yang ngos-ngosan. Serina menatap ke atas dengan pandangan kosong termenung memikirkan sesuatu, tak lama ia tak sadarkan diri karena syok. Bersambung... Halooo, aku baru buat cerita baru dan lagi belajar berkarya di apk iniiii!! Bantu support dan tinggalkan jejaknya yaa, terima kasih semuanya🙏Sejak hari itu, Ricardo tidak pernah lagi datang mengganggu. Dia memilih untuk diam dan menemani dari kejauhan. Dia tahu, membuat Eva mau menerimanya kembali bukanlah hal yang mudah. Yang bisa dia lakukan hanyalah bersabar dan menunggu perlahan.Eva pun mulai terbiasa dengan kenyataan bahwa Ricardo dan Ivany tinggal tepat di seberang rumahnya. Ivany tetap seperti biasa, sesekali datang bermain ke rumah, bahkan terkadang makan malam bersama mereka.Hubungannya dengan Kengo juga berjalan baik dan tidak pernah ada konflik yang berarti.Bahkan, Ivany kini jauh lebih dewasa dibanding dulu. Dia tahu cara menjaga dan mengalah pada Kengo dan itu sudah merupakan hal yang sangat berharga.Namun, kasih sayang Eva padanya tetap terbatas. Dia tidak lagi rela memberi segalanya tanpa syarat seperti dulu.Bagi Eva yang sekarang, Kengo adalah anak kandungnya, satu-satunya yang benar-benar dia anggap sebagai miliknya. Sedangkan Ivany ... tetaplah anak yang dulu pernah mengutuk dirinya mati dan mengataka
Sekarang, Ricardo menjadi sangat berhati-hati. Dia takut Eva masih enggan menemuinya, bahkan tidak berani menaruh harapan terlalu besar. Karena dia tahu, semakin besar harapan, semakin besar pula kekecewaan.Itu adalah pelajaran yang baru benar-benar dia pahami setelah Eva meninggalkannya. Semua siksaan dan hukuman yang dulu ditimpakannya pada Eva, kini seakan berbalik menyiksa dirinya sendiri.Sejak kepergian Eva, Ricardo semakin menyadari apa yang sebenarnya dia inginkan dan apa yang benar-benar dia cintai.Keputusannya datang ke kota kecil di utara ini dan sengaja tinggal di dekat Eva, sudah cukup membuktikan bahwa dia tidak pernah benar-benar menyerah.Namun dia juga sadar, luka yang dia torehkan di hati Eva terlalu dalam. Mengharapkan maaf darinya itu nyaris mustahil. Dia bahkan sudah berkali-kali berniat meminta maaf. Tak peduli Eva akan menghukumnya dengan cara apa pun, selama dia bisa mendapatkan pengampunan, Ricardo rela melakukan apa saja.Sayangnya, Eva tidak pernah memberin
Sejak Eva berhasil mengadopsi Kengo secara resmi, hidupnya terasa jauh lebih bahagia dan lengkap. Suasana hatinya pun jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Namun anehnya, selama beberapa waktu ini, keberadaan Herbert seolah lenyap tanpa jejak.Sudah setengah bulan berlalu, memangnya rapat yang dia ikuti belum selesai juga?Kengo sering menanyakannya, membuat Eva bingung harus memberi jawaban seperti apa.Sore itu, mereka duduk berdampingan di tepi tempat tidur sambil memandangi salju yang turun di luar jendela. Pikiran mereka melayang jauh, sama-sama memikirkan sosok yang sama.Sebenarnya, Eva sempat ingin menghubungi Herbert lebih dulu, entah lewat telepon atau pesan singkat. Namun, dia tidak menemukan alasan yang tepat.Meskipun Herbert adalah bosnya, interaksi langsung mereka di tempat kerja tidak terlalu banyak.Lagi pula, urusan Kengo juga hanya karena Herbert bersedia membantu. Dia sudah banyak berkorban, Eva pun merasa tidak enak hati jika harus merepotkannya lagi untuk hal l
Herbert tiba-tiba mulai sering mengajak Eva makan bersama. Eva cukup terkejut, tetapi dalam hatinya tetap merasa sedikit bahagia.Sejak pertemuan terakhir mereka yang berakhir tanpa kejelasan, mereka memang tidak lagi berkomunikasi. Eva bisa memahaminya, bahkan menganggapnya sebagai hal yang sangat wajar.Tidak semua orang bisa menerima keadaannya. Dia pernah menikah, wajahnya masih memiliki bekas luka, dan dia mengasuh seorang anak yang bukan darah dagingnya sendiri. Kalau ada yang merasa ragu atau menolak, itu hal yang lumrah.Setelah makan malam selesai, Kengo menggandeng tangan Eva dan Herbert dengan kedua tangannya. Anak itu terlihat sangat senang.Eva tersenyum, sudut bibirnya terangkat penuh kelembutan. Dia sendiri tidak tahu, sampai kapan momen seperti ini akan terus ada dalam hidupnya. Namun baginya, walaupun hanya sesaat, itu sudah cukup berharga.Apa pun yang terjadi, dia tidak mungkin meninggalkan Kengo. Anak itu bukan hanya sandarannya, tapi juga satu-satunya alasan mengap
Eva tahu benar, setiap kata yang diucapkan Fiona itu dimaksudkan untuk memancing emosinya. Akan tetapi, wajahnya tetap tenang dan tidak menunjukkan reaksi apa pun."Aku sudah memutuskan untuk melepaskan semuanya. Aku nggak akan rebut apa pun darimu," ucap Eva dengan datar.Fiona tertawa sinis. "Suda
Saat melihat mereka pulang, tidak ada gelombang emosi apa pun di hati Eva.Tak ada lagi rasa benci seperti dulu. Lagi pula, hanya tinggal dua hari tersisa. Setelah itu, kemungkinan besar mereka tidak akan pernah bertemu lagi. Maka, biarlah semuanya berakhir dengan tenang dan damai.Sikap Eva yang se
Setelah acara makan malam berakhir, Ricardo menolak halus ajakan Fiona untuk mampir ke rumahnya dan minum teh. Dalam hati, dia merasa bersalah. Awalnya, dia berniat pulang untuk menghibur Eva agar luluh.Namun tak disangka, Eva sama sekali mengabaikannya. Seketika, kemarahan meledak dalam dirinya."
Ricardo duduk bersama Fiona dan Ivany, dikelilingi beberapa orang lain yang tidak dikenali oleh Eva.Hari ini adalah ulang tahun Fiona. Di kepalanya terpasang topi ulang tahun dan dia duduk manja bersandar di sisi Ricardo.Orang-orang di meja itu bercanda dengan riang. "Pak Ricardo dan Fiona benar-b






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews