LOGINHidupku memang tidak seberuntung kalian. Sejak kecil bapakku telah tiada, aku hanya hidup dengan ibu dan adikku, aku pula yang harus menjadi tulang punggung keluarga. Mulai saat itulah aku menyadari bahwa tidak semua manusia mempunyai hidup yang beruntung, bahkan banyak yang mengarah pada penderitaan. Tapi hidup adalah sebuah perjuangan untuk bertahan, tak pelak itu adalah dengan menjual diri.
View MoreDua bulan berlalu, semua berjalan dengan baik-baik saja. Rania setiap pagi kuliah kecuali hari libur. Beberapa bulan lagi Asya juga akan lulus dari sekolahnya. Sebuah tantangan yang baru telah datang, beban biaya hidup bertambah semakin banyak. Asya harus membayar uang ujian, juga uang pengobatan rutin untuk ibunya, satu bulan sekali. Semua itu adalah hasil dari kerja keras Rania, dibantu dengan ibunya yang sekarang berjualan berbagai macam kue.“Kak, sebentar lagi ujian!” kata Asya kepada kakaknya, Rania.“Biayanya berapa?” Rania langsung menebak pada apa yang akan dikatakan Asya kepadanya. Meskipun mereka berdua adalah adik-kakak, namun sepertinya mereka tidak banyak untuk saling bicara, tidak saling mengerti antara masalah satu dengan masalah yang lainnya.“Satu juta kalau tidak salah, Kak!” ujar Asya hati-hati.Sebenarnya Asya tidak bermaksud memberatkan hati kakaknya, namun semua ini harus dia lakukan, dia sendiri
“Perkenalkan namaku Sinta, panggil saja aku dengan sebutan demikian!” ujar seorang wanita yang menamakan dengan diri dengan Sinta.“Namaku...”“Aku sudah tahu namamu, kau adalah Rania, bukan?”“Iya, aku Rania!”Rambut pirangnya melambai-lambai di bawa angin, lalu dia kembali berkata, “Aku yakin sekali pasti kamu datang sore ini. Aku yakin pasti kamu tengah membutuhkan uang yang banyak agar ibumu tetap hidup sehat!”“Apa pekerjaan yang bisa mbak Sinta berikan kepadaku?” Rania bertanya dengan polosnya.“Tenang, waktu masih sore. Aku akan menceritakan sebuah kisah yang akan membuat hidupmu lebih berwarna!” ujar Sinta. “Hidup ini memang sulit, Nia!” Sinta memulai ceritanya.Iya, memang sulit, batin Rania.“Tapi semua kesulitan pastilah ada jalan keluar yang akan menghantarkan pada kemudahan! Dahulu hidupku sama seperti hidupmu, Nia
Di rumah, di kampus, bahkan di toko sekalipun banyak waktu yang dihabiskan Rania untuk melamun. Dia akhir ini sering sekali melamun. Bahkan, Desi, teman dekat Rania sejak kecil, merasa heran dengan keadaan Rania yang seperti tersebut.Tidak banyak yang mengetahui bahwa ibu Rania sakit kronis, dan Rania harus menanggung beban dan menjadi tulang punggung keluarga. Rania telah merasakan apa yang mnausia lain seusia dirinya tidak merasakan. Rania telah merasakan bagaimana sakit dan lelahnya mencari uang demi keluarga. Dia telah merasakan bagaimana sulitnya membeli sekilo beras, yang kadang-kadang gadis seusia dirinya begitu menyepelekan.Sepulang kerja, pukul sebelas malam, Rania melamun di depan rumahnya, berpikir tentang alur kehidupan Tuhan yang diberikan kepadanya.“Tuhan, aku harus bagaimana lagi?” Rania mengeluh, lenguhan panjang selanjutnya terdengar dari gerak bibirnya, napasnya terasa berat setiap kali ia menarik dan mengeluarkannya.
Dua hari sudah ibu pulang dari rumah sakit. Keadaannya berangsur-angsur membaik. Hanya saja setiap ibu menarik napas karena terbatuk-batuk, saat itulah hati Rania tidak menentu karena khawatir. Namun semua itu sudah cukup bagi Rania, ibunya sehat. Rania untuk sementara ini mengirimkan surat kepada pihak kampus untuk tidak kuliah beberapa hari, ia menggantikan semua pekerjaan rumah sementara adiknya sekolah. Sore hari gantian Asya yang menjaga ibu sedang Rania berangkat bekerja.“Kamu kuliah saja, Nia, ibu sudah tidak apa-apa!” ujar ibu kepada Rania ketika mereka duduk bersama di depan televisi.“Aku sudah mengirim surat ke kampus, Bu! Jadi tidak apa-apa beberapa hari ini aku tidak masuk kuliah!” sahut Rania sembari mengganti tayangan televisi.“Nanti ketinggalan pelajaran?” kata ibu lagi.“Tidak apa-apa, Nia bisa belajar sendiri, Bu. Yang penting,” Rania menghadap ibunya, “sekarang ibu sehat terlebih d


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews