ก็แค่นางบำเรอที่คุณไม่เคยแคร์ NC20+

ก็แค่นางบำเรอที่คุณไม่เคยแคร์ NC20+

last updateآخر تحديث : 2026-02-11
بواسطة:  มาตานานา พิธุمستمر
لغة: Thai
goodnovel16goodnovel
لا يكفي التصنيفات
57فصول
1.4Kوجهات النظر
قراءة
أضف إلى المكتبة

مشاركة:  

تقرير
ملخص
كتالوج
امسح الكود للقراءة على التطبيق

ก็แค่นางบำเรอ จะให้เขาแคร์ ก็หวังสูงเกินไป กฎของนางบำเรอคือ ห้ามหลงรักลูกค้า แต่เธอกลับรักเขาไปแล้วทั้งใจ

عرض المزيد

الفصل الأول

บทนำ

“Sampai kapan aku harus duduk disini? membosankan sekali! Arrghh … tulisan-tulisan ini membuatku muak!”

“Mohon bersabar, Ms. Elma. Pekerjaan Anda bahkan baru dimulai.” Mya sang sekretaris tiba-tiba menyahut dan masuk ke dalam ruangan dengan setumpuk berkas baru di tangan. Elma langsung pasang muka masam, ketika berkas tersebut sudah berpindah ke meja yang telah selesai setengahnya dan kini upaya penyelesaian itu sepertinya sudah tidak lagi terlihat adanya.

“Oh … ya Tuhan, kenapa kau harus membawa berkas sialan itu kemari sekarang?” keluh Elma. Sebetulnya keluhan macam itu lebih pada sisi tenang sang nona besar. Sebelumnya bahkan sang nona besar bisa mengamuk, galak, temperamental pada semua karyawan. Tetapi hari ini tampaknya dia sedikit jauh lebih rileks meski masih sesekali mengeluh ketika sedang bertugas.

“Ini dokumen yang harus Anda periksa dan tanda tangani,” jelas Mya cuek, dia sama sekali tidak mengindahkan perkataan Elma sebelumnya.

“Ini banyak sekali lho, Mya. Ini sudah mau jam pulang juga. Oh ya apa ada jadwal meeting yang perlu aku hadiri untuk besok?”

Mya tampak berpikir sejenak sebelum menjawab pertanyaan bos cantiknya. “Tidak ada, tapi saya tadi dapat telepon dari asisten Arash Elvander, dia bilang atasannya ingin bertemu denganmu secara pribadi untuk membicarakan soal kerja sama bisnis antara Enderson Company dengan Elvander Grup”

Kening Elma kontan berkerut mendengar penjelasan dari sang sekretaris. “Aku sudah membicarakan hingga ke detail terkait kerja sama bisnis itu dengan Raiden adiknya. Kenapa dia mendadak turun tangan untuk urusan yang sudah selesai?”

Mya menggelengkan kepala. “Aku tidak tahu, mungkin saja dia hanya sedang cari-cari alasan untuk menemuimu. Terlebih aku heran padamu, kenapa dari semua pria elite yang ada di negara ini, kenapa kau tidak pernah sedikit pun punya ketertarikan untuk mendekati dan merayu Arash Shely?” tanya Mya yang sudah mulai keluar dari mode kerjanya dan masuk ke mode sebagai sahabat.

Elma tertawa, baginya pertanyaan Mya terdengar lucu dan menghibur di sesi penatnya sekarang ini. “Mya … kau ini buta ya? Arash itu terlalu serius dan alim untuk diajak gila-gilaan. Singkat kata dia sama sekali bukan tipe ku. Kalau kau ada pembicaraan pribadi diluar konteks pekerjaan dengan asistennya. Kau bisa sampaikan apa yang aku katakan hari ini kepadanya. Dan, umm … untuk pertemuannya kau bisa sampaikan pada Arash kalau aku akan menemui dia sehabis jam makan siang besok walau sebenarnya aku malas bertemu dia sih.”

“Oke, aku sudah mencatat itu dikepalaku.”

“Ah, aku harap aku bertemu dengan seseorang yang bukan sekadar pria, tetapi pria yang bisa menyuguhkan pengalaman bercinta yang luar biasa menarik.”

Mya menggelengkan kepala. Dia sudah sangat hafal prilaku sahabatnya tetapi kali ini tampaknya pria yang Elma temui terbilang dalam strata yang lumayan tinggi. “Elma, kapan kau akan serius dengan laki-laki? kau sudah tidak muda lagi. Bahkan aku saja sahabatmu sudah menikah dan punya anak satu. Tinggal tunggu giliranmu sampai kau berada di fase yang sama denganku. Aku rasa ayahmu tidak akan tinggal diam, dia pasti sudah menyiapkan jodoh untuk kau nikahi sekarang.”

Elma mendecak sebal. “Iya aku tahu kalau kau sudah menikah, tapi hei … tolong jangan ajak-ajak aku untuk punya garis hidup yang sama sepertimu. Lagipula kalau sudah tiba timmingku untuk menikah ya, tentu saja aku akan menikah. Tapi untuk sekarang aku belum tertarik jadi milik seorang pria saja untuk seumur hidupku. Kalau kau masih ingin memberiku ceramah tambahan, aku ingatkan pintu keluarnya ada disana,” tunjuk Elma pada pintu ruangannya, tidak mengira dia akan meniru kelakuan aktris telenovela di tempat kerjanya begini.

“Aku sudah hafal sih dengan perangaimu yang menyebalkan. Tapi jujur, hari ini kau dua kali lipat mengesalkan dari pada biasanya, Elma,” sahut Mya.

Elma tertawa dengan reaksi itu, tetapi sejurus kemudian tawanya memudar dan senyumnya menghilang. Dia menatap langit-langit ruang kerjanya dan merenung. Dia bosan dengan ceramah soal punya hubungan dengan pria secara serius dan memikirkan pernikahan hanya karena teman-temannya sudah ada ditahap itu duluan.

“Justru kau yang menyebalkan, kenapa aku harus ikut sibuk memikirkan soal pernikahan hanya karena kau sudah menikah? Kenapa pula wanita tidak boleh bersenang-senang tanpa terikat komitmen seperti laki-laki? kau pikir mudah menemukan seorang pria baik-baik saat dunia ini saja sekarang isinya lebih banyak pria brengsek pecinta lubang?”

“Ehem …”

Suara deheman maskulin serta merta membawa Elma kembali pada realitas, menyibak semua trance-nya dan membuat tubuh kedua wanita itu tersentak. Terutama Elma yang kedua matanya kontan membelalak lebar melihat sosok seorang pria yang mengganggu kegiatan nistanya.

Tepat di pintu ruang kerjanya, telah berdiri seorang pria berambut hitam dengan rambut pendek rapi dipadukan dengan stelan Armani. Eskpresi geli yang terpancar dari wajah tampannya saat itu seolah mengejek Elma yang kaget lantaran sesi bergosip rianya terganggu akibat kedatangannya yang tidak diundang.

“Ar … rash?”

Mya sebagai yang paling peka akan kondisi bergegas pamit undur diri keluar dari ruangan sang bos sementara Elma langsung mencoab mengatur kembali ekspresi wajahnya.

“Apa aku mengganggu pembicaraan kalian soal pria brengsek pecinta lubang?” komentar pria itu dengan nada bicara yang sangat menyebalkan.

“Mau apa kau datang kemari?” balas Elma dengan agresif, dia sudah cukup stress seharian ini dan memandang wajah Arash adalah hal terakhir yang dia inginkan. Bertatap muka dengannya membuat Elma selalu emosi, apalagi bicara.

“Tadinya aku tidak mau kemari. Tetapi tadi siang aku baru saja meeting bersama ayahmu dan ayahku. Mereka berdua menyuruh … ah, bukan. Lebih tepatnya mereka berdua memaksaku untuk menjemputmu pulang.”

Mendengar kata meeting dan ayah dalam satu kalimat membuat Elma memicingkan mata. Ekspresi masam langsung tercipta secara otomatis pada wajah cantiknya. “Atas dasar urusan apa? tidak ada kepentingan yang mendesak sehingga kau perlu menjemputku kemari. Dan lagi urusan kerja sama antara Enderson Company dengan Elvander Company sudah dihandle oleh Raiden. Kenapa tiba-tiba kau merangsek masuk dan terkesan mengambil alih?” tuding Elma to the point yang langsung membuat si pria memberikan senyuman manis.

“Aku hanya menjalankan perintah dari ayahku, untuk alasan dan detailnya kau mungkin bisa bertanya langsung pada ayahmu.”

Elma mendesis dan mendecakan lidah. “Apa kau tidak punya mulut untuk menjawab pertanyaanku sendiri?”

Arash hanya menaikan bahunya acuh tak acuh. “Aku merasa tidak berhak untuk itu.”

“Kalau ini tentang sesuatu yang akan melibatkan kita, aku bersumpah akan menolaknya apapun yang terjadi.”

Arash sejenak menatap wajah Elma lekat-lekat sebelum kemudian mengeluarkan kata-kata dari mulutnya. “Lucu sekali Enderson, aku tahu kalau kau tidur hampir dengan separuh dari populasi pria elit, tetapi kau menolak untuk sesuatu yang bahkan belum pasti. Sungguh, aku sangat tersinggung.”

“Tolong pisahkan antara hubungan semalam dengan komitmen jangka panjang, Arash Elvander. Lagipula darimana kau tahu soal kehidupan pribadiku? Kita berinteraksi secara pribadi pun baru kali ini kalau aku tidak salah mengingat.” Bibir merah muda sang nona mencebik tidak suka.

“Aku tahu soal dirimu juga dari adikku. Dia tidak pernah cerita kalau kau into that thing. Tapi selebihnya aku tahu kalau kau perempuan yang cukup haus seks dan tipikal hyper di atas ranjang.”

Elma berdecak sebal, dia dan Raiden memang seumuran dan mereka juga satu fakultas saat masih kuliah dulu. Tidak mengherankan kalau pria itu tahu banyak. Hanya saja mengapa dia mengatakan semua hal kepada kakaknya yang notabene tidak memerlukan informasi itu?

“Aku tidak menyangka orang itu cukup mulut ember untuk ukuran laki-laki,” sahut Elma mencoba untuk tidak terlalu reaktif.

Arash hanya mengedikan bahu. “Bisakah kau bersiap-siap saja sekarang? kita perlu bertemu dengan orangtua kita sekarang.”

“Kapan aku setuju ikut denganmu? Aku tidak bisa pergi. Aku cukup sibuk dan banyak pekerjaan yang perlu aku selesaikan.”

“Kalau begitu hubungi ayahmu dan bilang sendiri kalau kau tidak mau datang.”

“Si bedebah ini,” gumam Elma yang langsung meraih ponselnya untuk melakukan apa yang laki-laki itu bilang. Hanya perlu menekan satu nomor panggilan cepat, Elma langsung terhubung dengan sang ayah hanya dalam hitungan detik.

“Elma putriku, kau sedang—”

“Ayah dengarkan aku, apa maksud Ayah mengirim Arash ke kantorku? Aku sedang sibuk sekarang, aku tidak mau pergi dengannya. Lagipula kalau memang ada pertemuan harusnya dalam perencanaannya Ayah membawaku ikut serta. Kok bisa-bisanya Ayah merencanakan meeting mendadak begini?!” potong Elma yang lumayan murka atas segalanya.

“Tinggalkan pekerjaanmu sekarang. Ikutlah dengan Arash dan jangan berani kau bawa mobil sendiri. Biarkan Arash yang menyetir untukmu. Kau harus ada disini untuk mendiskusikan masalah penting. Jangan membantah!” jawab Ethan singkat dan tegas kepada putrinya. Untuk beberapa alasan Elma langsung mencicit. Dia tidak pernah mendengar ayahnya bicara dengan nada seperti itu kepadanya kecuali hanya ketika dia sedang marah.

Apalagi ketika sambungan telepon dimatikan, membuat Elma tidak bisa berbuat apa-apa dan langsung merasa gelisah. Elma menggigit bibir bawahnya. Ini sudah pasti masalah yang serius.

Arash yang sejak tadi hanya berdiri menyaksikan sang nona besar tidak bereaksi banyak, dan malah mengajukan pertanyaan sebagai gantinya. “Jadi bagaimana keputusan akhirnya Ms. Elma?”

“Lima menit, tunggu aku diluar.”

“Take your time,” sahut Arash yang langsung meninggalkan ruangan dan menunggu di luar depan pintu ruangan.

توسيع
الفصل التالي
تحميل

أحدث فصل

فصول أخرى
لا توجد تعليقات
57 فصول
บทนำ
“ฮัลโหล...น้องช่อใบบัวใช่ไหมจ๊ะ” “ใช่ค่ะ” “นี่...พี่ชมพู่นะคะ” “ค่ะ...พี่ชมพู่” “พี่จะไม่อ้อมค้อมล่ะนะ ขอถามตรง ๆ เลยแล้วกัน น้องยังซิงอยู่จริง ๆ ใช่ไหม” “ค่ะ” ตอบแล้วก็ต้องเม้มปากแน่น ไม่นึกว่าชาตินี้จะต้องมาป่าวประกาศบอกใครว่า เธอยังไม่เคยทำเรื่องอย่างว่า “ถ้างั้น...ค่าเปิดซิงห้าหมื่น พี่หักสี่สิบเปอร์เซ็นต์นะ น้องโอเคไหม” “เอ่อ...บัวขอมากกว่านั้นได้ไหมคะ” “ราคานี้แหละ จะทำหรือไม่ทำก็ตัดสินใจเองได้เลยนะ พี่ไม่บังคับ” เจ้าของกลุ่มบริการลับพูดด้วยน้ำเสียงราบเรียบ “ทำค่ะ” ช่อใบบัวรีบตอบเร็วปรื๋อ เธอมีความจำเป็นต้องใช้เงินด่วนที่สุด ไม่มีวิธีไหนที่ได้เงินเร็วและง่ายขนาดนี้แล้ว “งั้นก็แอดไลน์พี่มา แล้วก็ส่งรูปถ่ายที่คิดว่าสวยที่สุดมาสักสองสามรูป แล้วก็แจ้งส่วนสูง น้ำหนัก สัดส่วน มาด้วย พี่จะเอาลงในกรุ๊ปไลน์ลูกค้า” “ได้ค่ะ เอ่อ...พี่ชมพู่คะ หนูจะได้งานวันนี้ไหมคะ” “หนูต้องการใช้เงินด่วนเหรอ” “ค่ะ” “งั้น...พี่จะช่วยเชียร์ลูกค้าให้ก็แล้วกัน ถ้าเขาสนใจหนู พี่จะแชทบอก
اقرأ المزيد
1 ไม่มีทางเลือก (1)
คนที่เพิ่งเคยรับงานครั้งแรกยืนขาสั่นอยู่หน้าลิฟต์ ซึ่งอยู่ภายในคอนโดสุดหรู กระทั่งก้าวเข้าไปในลิฟต์ เธอก็ยังสั่นอยู่เหมือนเดิมช่อใบบัวมองหมายเลขชั้นแบบดิจิตอลที่เปลี่ยนไปเรื่อย ๆ จนถึงชั้นที่ลูกค้าอยู่ประตูลิฟต์เปิดออก ห้องริมสุด ซ้ายมือเท้าบางก้าวอย่างไม่มั่นคงนัก ตรงไปยังห้องเป้าหมาย เมื่อไปหยุดอยู่หน้าประตูห้องของลูกค้า เธอกดสัญญาณกริ่งที่หน้าห้อง แล้วถอยหลังมาหนึ่งก้าวในตอนที่รอประตูห้องเปิดออก ช่อใบบัวเกิดความลังเลขึ้นในใจหากกลับไปตอนนี้ยังทันแต่เธอจะเอาเงินที่ไหนจ่ายค่ารักษาแม่ช่อใบบัวสูดลมหายใจลึก เธอตัดสินใจแน่วแน่แล้ว เธอไม่กลับ เธอจะทำงาน เธอต้องการเงินเมื่อประตูห้องเปิดออกกว้าง คนที่เพิ่งมาทำงานแรก ประนมมือไหว้โดยไม่มองหน้าลูกค้า“ช่อใบบัว” เสียงนุ่มทุ้มเอ่ยถาม“ค่ะ” ช่อใบบัวตอบรับโดยไม่เงยหน้าขึ้นมองคนตรงหน้า เธอมองแค่อกกว้าง เขาคงสูงมาก เพราะเธอสูง 160 เซนติเมตร ระดับสายตาของเธอยังอยู่แค่อกกว้างของเขา“เข้ามาสิ”ร่างสูงถอยหลัง และเบี่ยงตัวเปิดทางให้หญิงสาวเดินเข้ามาในห้อง ตาคมมองเธอตั้งแต่หัวจรดเท้า เธอสวมเดรสสั้นเหนือเข่าสีขาว สวมคาร์ดิเกนสีน้ำตาลอ่อน รองเท้าผ้าใ
اقرأ المزيد
1 ไม่มีทางเลือก (2)
ช่อใบบัวลุกขึ้นยืนตรงหน้าเขา เธอถอยหลังไปหนึ่งก้าว ก่อนจะลงมือปลดเปลื้องเสื้อผ้าด้วยมือไม้สั่นเทา ยิ่งพอเผลอมองสบตาคมวาววับที่จับจ้อง มือบางก็ยิ่งสั่นไปกันใหญ่ ลนลานจนน่าขำ แต่กระนั้นเธอก็พยายามทำตามคำสั่งของเขาจนแล้วเสร็จเรือนร่างงดงามเปลือยเปล่า เย้ายวนชวนมอง น่าหลงใหล ธันวายอมรับว่าเธอสวย เซ็กซี่ แต่ความงามแบบนี้ เขาเจอมานักต่อนักแล้ว ทว่า ช่อใบบัวมีบางอย่างที่กระตุ้นสัญชาตญาณความเป็นชายได้มากกว่าคนอื่นเธอใสซื่อ อ่อนโยน น่าแกล้ง เป็นเหยื่อที่นักล่าชื่นชอบ สายตาตระหนกแกมหวาดหวั่น ท่าทางตื่นกลัวแต่จำต้องสยบยอมโดยมิอาจเลี่ยงหลบ เธอเป็นเหยื่อที่แสนอ่อนแอ และสิ่งที่เธอเป็น มันทำให้เขาอยากขย้ำเธอให้จมเขี้ยว ร่างสูงลุกขึ้นยืนตรงหน้าคนตัวเล็ก เขาย่อตัวลงเล็กน้อย เพื่ออุ้มเธอขึ้นมาแนบอก แล้วพาเธอเข้าห้องนอนในตอนที่แผ่นหลังเนียนแตะลงบนเตียง ช่อใบบัวใจหายแวบ แต่เธอถอยไม่ได้แล้ว เธอไม่มีสิทธิ์ถอยตาคู่งามพริ้มหลับลง เมื่อใบหน้าหล่อเหลาก้มลงมาหา เขาจูบเธออีกครั้ง และเธอก็เผยอปากรับจูบจากเขาด้วยวามเต็มใจธันวาจูบอย่างหื่นกระหาย หมดเวลาใจเย็น หมดเวลาให้โอกาสเธอเปลี่ยนใจแล้ว นับจากนี้ไป เขาจะต
اقرأ المزيد
2 พ่อนักบุญทุนตัวเอง (1)
ช่อใบบัวนั่งมองยอดเงินที่โชว์ในแอปธนาคาร คุณธันวาโอนเงินให้เธอตั้งแต่เมื่อคืน เขาโอนเงินเข้าบัญชีทันทีหลังจากที่เธอกับเขาตกลงกันเป็นที่เรียบร้อยเขาโอนเงินก้อนสามแสนบาทพร้อมกับเงินรายเดือนสี่หมื่นบาทให้ล่วงหน้า ตอนนี้เงินในบัญชีของเธอจึงมียอดรวมทั้งหมด สามแสนสี่หมื่นบาทช่อใบบัวถอนหายใจ เธอปิดหน้าจอโทรศัพท์แล้วเงยหน้าขึ้นมา“มีอะไรไม่สบายใจหรือเปล่าลูก”แม่เบญญากึ่งนั่งกึ่งนอนอยู่บนเตียงคนไข้ โดยมีลูกสาวนั่งเฝ้าอยู่ข้างเตียง เมื่อครู่นางพักสายตา พอลืมตาขึ้นมาแล้วเห็นลูกสาวเอาแต่ก้มหน้ามองจอโทรศัพท์ แล้วก็ถอนหายใจ คนเป็นแม่จึงเอ่ยถามด้วยความเป็นห่วงเป็นใย“เปล่าค่ะ” ช่อใบบัวตอบแล้วยิ้มสดใส เพื่อยืนยันว่า ไม่มีอะไรจริง ๆ “แล้วทำไมเมื่อกี้ สีหน้าไม่ดีเลยล่ะ”ช่อใบบัวจับมือเหี่ยวย่นตามกาลเวลาของแม่มากุมไว้ในสองมือ เธอมองหน้าแม่แล้วบอกว่า“บัวแค่เครียดเรื่องเรียนนิดหน่อยค่ะ พรุ่งนี้มีเทสย่อย บัวก็เลยหนักใจนิดหนึ่ง แต่แม่ไม่ต้องห่วงนะคะ ลูกสาวแม่คนนี้เก่งอยู่แล้ว ยังไงบัวก็ต้องสอบผ่านแน่นอน”แม่เบญญายิ้มอ่อนโยน ทว่าใบหน้าซีดเซียวอย่างคนอ่อนล้าโรยแรงเพราะโรคร้าย“แม่ทำให้บัวลำบากมากเลยใช่ไห
اقرأ المزيد
2 พ่อนักบุญทุนตัวเอง (2)
หลังจากกินอาหารมื้อกลางวันกับครอบครัวแล้ว ธันวาขอตัวกลับคอนโด ระหว่างขับรถกลับ เขาผิวปากอย่างอารมณ์ดี กะว่าพอถึงห้องแล้ว จะทักแชทไปบอกเด็กเลี้ยงให้มาหา ทว่าความคิดนั้นก็ต้องเป็นหมัน เพราะภากรโทรมาบอกเขาว่า งานมีปัญหา ธันวาจึงต้องเปลี่ยนเส้นทางขับรถ จากที่จะไปคอนโด ก็ต้องไปที่บริษัทแทน… “วันนี้วันหยุดนะโว้ย!” ธันวาโวยวายทันทีที่เปิดประตูห้องทำงานของภากรเข้าไป สองหนุ่มที่นั่งอยู่ในห้องก่อนแล้ว หันไปมองไอ้คนขี้โวยวายด้วยสายตาเรียบเฉย ภากรนั่งอยู่บนเก้าอี้หลังโต๊ะทำงานตัวใหญ่ อชิระนั่งอยู่ที่เก้าอี้ตรงกันข้ามกับภากร ธันวาเดินไปลากเก้าอี้มานั่งข้างอชิระ เขาถอนหายใจ กอดอก แล้วถามเพื่อนว่า “มีปัญหาอะไร เล่ามา!” อชิระพยักพเยิดบอกให้ภากรเป็นคนพูด “ไซซ์งานที่เชียงใหม่มีปัญหานิดหน่อย มึงต้องไปตรวจสอบและแก้ไข” “ทำไมต้องเป็นกู” ธันวาถามเสียงแข็ง เขาไม่อยากไป เขางอแง เขาอยากกินตับสาวมากกว่าไปตรวจงานที่เชียงใหม่ ภากรกอดอก มองหน้าเพื่อนยิ้ม ๆ แล้วตอบว่า “เพราะมึงโสด กูมีเมียแล้ว ไอ้อชิก็มีคู่หมั้นแล้ว”
اقرأ المزيد
3 เธอเป็นของฉันคนเดียว (1)
ณ มหาวิทยาลัยช่อใบบัวนั่งอยู่กับกลุ่มเพื่อนสนิท ไข่มุกและพลอยขวัญ ทั้งสามคนเพิ่งกินอาหารกลางวันเสร็จจ จึงมานั่งรอเรียนคาบบ่ายที่โต๊ะใต้ตึกของคณะ“บัวได้งานแล้วใช่ไหม” พลอยขวัญถามด้วยความเป็นห่วง เพราะช่อใบบัวเล่าเรื่องของครอบครัวให้เพื่อนรักฟังทั้งหมด เพื่อนทั้งสองจึงเป็นห่วงช่อใบบัวมาก“อือ...ได้แล้ว” ช่อใบบัวตอบไม่เต็มเสียง เธอเปิดหนังสือ แล้วทำทีก้มหน้าอ่าน เพราะไม่กล้ามองสบตาเพื่อน และไม่อยากเล่ารายละเอียดงานให้เพื่อนฟังไข่มุกยิ้มดีใจ เธอจับมือของช่อใบบัวแล้วบีบเบา ๆ“ถ้ามีอะไรให้มุกกับพลอยช่วย บัวบอกได้เลยนะ เราสองคนยินดีและเต็มใบช่วยมาก ๆ”ช่อใบบัวเงยหน้าขึ้นมา เธอยิ้มให้กับเพื่อนทั้งสอง“ขอบใจนะมุก ขอบใจนะพลอย”พลอยขวัญยื่นมือไปกุมมืออีกข้างของช่อใบบัว แล้วบอกว่า“บัวห้ามลืมเด็ดขาดว่า บัวยังมีพลอยกับมุกอยู่เคียงข้าง และจะคอยซัพพอร์ตบัวตลอดไป สู้ ๆ นะ”“อือ...สู้ ๆ” ช่อใบบัวพยักหน้า เธอยิ้มเต็มใบหน้า เธออาจจะโชคร้ายเรื่องครอบครัว แต่เธอโชคดีที่มีเพื่อนน่ารักและจริงใจ แต่อะไรที่มันหนักหนาเกินไป เธอก็ไม่คิดจะรบกวนเพื่อน “ขึ้นตึกกันเถอะ ไปจองที่นั่งเรียนกัน” ช่อใบบัวเปลี่ยนเรื่อง
اقرأ المزيد
3 เธอเป็นของฉันคนเดียว (2) nc18++
“อื้อ!” คนที่เพิ่งถูกดึงเข้ามาในห้องส่งเสียงได้เพียงในลำคอ เพราะเธอถูกร่างใหญ่กดไว้กับประตูที่เพิ่งปิดลง ข้อมือบางสองข้างถูกจับด้วยมือแข็งแรง และกดเอาไว้ข้างศีรษะเล็ก ปากอิ่มถูกปากอุ่นร้อนจูบอย่างเอาแต่ใจ คนที่ถูกจูบโดยไม่ทันตั้งตัวเบิกตากว้าง และดิ้นรนอยู่ชั่วครู่ แต่พอได้ยินเสียงครางไม่พอใจของคนตัวสูง ช่อใบบัวก็หลับตาลง เธอแหงนเงยหน้ายอมรับจูบจากเขาด้วยความเต็มใจ และเอาอกเอาใจเขาด้วยการจูบตอบอย่างไม่ประสา ธันวาตะโบมจูบอย่างหื่นกระหาย เขากดปากแนบแน่น ดูดลิ้นเล็กจนเกิดเสียงดังหลายครั้ง ก่อนจะปล่อย แล้วสอดลิ้นควานลึก ดูดกลืนรสชาติความหวานซ่านในปากนุ่มจนพอใจแล้วจึงถอนจูบ เสียงหอบหายใจสองหนุ่มสาวดังประสานกัน คนหนึ่งหอบหายใจแรงเพราะยังจูบไม่ค่อยเป็น เลยหายใจไม่ทัน อีกคนหอบใจแรงเพราะร่างกายมันร้อนรุ่มพลุ่งพล่าน ยิ่งเห็นใบหน้าสาวแดงซ่าน ปากอิ่มบวมนิด ๆ เพราะฝีมือตัวเอง ความต้องการในกายหนุ่มก็ยิ่งพุ่งทะยานสูง “คุณธันวา” ช่อใบบัวครางเรียกเขาเสียงสั่นพร่า เมื่อใบหน้าหล่อเหลาซุกเข้าหาซอกคอ เขาสูดดมเสียงดัง แล้วลากลิ้นเลียลำคอขาวผ่อง ทำให้ขนอ่อนบนกายสาวลุกซู่
اقرأ المزيد
4 หน้าที่เด็กเลี้ยง (1) nc20+++
ตาคมจับจ้องเรือนกายขาวผ่องไม่วางตา เขามองลามเลียไปทั้งร่างสาว มองตั้งแต่หัวจรดเท้า พอเธอขึ้นมานั่งพับเพียบบนเตียง และช้อนสายตาขึ้นมองเขาอย่างหวาดหวั่น ธันวาก็ยื่นมือไปจับแขนเรียว เขาออกแรงดึงเพียงนิดเดียว ช่อใบบัวก็ลงมานอนคว่ำอยู่บนเรือนกายแกร่ง “คุณธันวา...” ช่อใบบัวเรียกเขาด้วยความตกใจ เพราะยังไม่ทันตั้งตัว ก็ถูกเขาดึงเข้าไปหา แถมตอนนี้เขายังกอดเธอไว้แน่น ธันวายิ้มอ่อนบาง เขามองสบตาคู่ตื่นตระหนก “จูบฉัน” ช่อใบบัวทำตามคำสั่งของเขา เธอขยับตัวเลื่อนขึ้นไป จนใบหน้าเสมอกัน เรือนกายนวลนุ่มเสียดสีแนบชิดกับผิวเนื้อแข็งแกร่งและร้อนผะผ่าว สองมือบางจับบ่ากว้างเอาไว้ ในตอนที่เธอก้มหน้าลงไป กดปากอิ่มลงบนปากอุ่นร้อน เพียงแค่ปากนุ่มแตะแต้มผิวเผิน คนใจร้อนอย่างธันวาก็ไม่อาจรอได้ เขากดร่างสาวลงนอนหงาย แล้วขึ้นคร่อม ทาบทับเธอเอาไว้ใต้เรือนกายกำยำ เขาจูบอย่างรุนแรงเอาแต่ใจ พร้อมกับมือหนาฟอนเฟ้นลูบไล้ไปทั่วกายสาว ช่อใบบัวถูกล่อหลอกให้หลงไปกับจูบรุกเร้า ร่างกายของเธอถูกเรือนกายชายหนุ่มห่มเอาไว้ทั้งตัว มือร้อนผ่าวแตะต้องสัมผัสไปทั
اقرأ المزيد
4 หน้าที่เด็กเลี้ยง (2) nc20+++
ธันวารับรู้ถึงอาการสั่นของหญิงสาว แต่เขาไม่คิดจะหยุด เขาสอดแขนลงใต้แผ่นหลังเนียน กอดเธอไว้แน่น แล้วค่อย ๆ ขยับบั้นเอว สอดใส่แก่นกายเข้าไปอย่างใจเย็น “คุณธันวา...” ช่อใบบัวเรียกด้วยน้ำเสียงสั่นเจือสะอื้น เขาใหญ่โตมาก การสอดแทรกเข้ามาในตัวเธอ ทำให้เธอเจ็บแสบจนน้ำตาไหลริน “แน่นเกินไปแล้ว อ่า...เสียวฉิบหาย” แม้เข้าไปยังไม่ทันถึงครึ่งลำ แต่ธันวาก็ถูกบีบรัดจนแทบหลั่งอยู่รอมร่อ “เจ็บเหรอ” “ค่ะ” “อย่าเกร็ง มันเข้ายาก” ช่อใบบัวสูดลมหายใจลึก เธอผ่อนคลายอย่างที่เขาบอก ธันวาขยับบั้นเอว ถอดถอน สอดใส่ เขาทำแบบนี้ซ้ำ ๆ อย่างใจเย็น เพราะไม่อยากให้เธอเจ็บมากเกินไป “คะ...คุณธันวาคะ” “หืม...” “เสียวค่ะ อยากได้แรง ๆ” ธันวายิ้มพอใจ เขาขยับบั้นเอวสอดใส่เข้าไปอีกนิด แล้วถอดถอนออกมา สูดลมหายใจลึก กัดฟัน แล้วกระแทกลำกายฝ่าปราการบางเบาเข้าใส่ร่องสาวสุดแรง หัวมนอวบแหวกร่องเนื้อเข้าสู่ช่องทางรักคับแน่น จมจ่อมและสลักลึกใจกลางความสาวสด เธอบีบรัดเขาทั้งลำอย่างเร้าใจ ช่อใบบัวสะท้านเฮือก หวีด
اقرأ المزيد
5 เป็นไข้ ไอคุก ๆ (1)
เป็นเช้าที่ตื่นขึ้นมาด้วยความสดชื่นสดใส ธันวาหอมแก้มคนที่นอนหลับอยู่ในอ้อมกอด เขาลูบแก้มนุ่มเบา ๆ เจ้าของแก้มครางงึมงำในลำคอแล้วพลิกตัวนอนตะแคงหันหลังให้เขาคล้ายรำคาญ ธันวายิ้มเอ็นดูคนที่หมดแรงคาอกเขาไปตั้งแต่เมื่อคืน เช้านี้เธอจึงขี้เซา และคงไม่ตื่นง่าย ๆ เขาจูบหัวไหล่มาเบา ๆ ตัดใจลุกจากเตียง เพราะขืนอยู่ใกล้เธอแบบนี้ เขาต้องจับเธอกดอีกแน่นอน แต่เขาไม่อยากให้เธอช้ำไปมากกว่านี้แล้ว แค่นี้ ร่องรอยที่เขาฝากไว้บนตัวเธอก็เยอะแยะไปหมดแล้ว ร่างสูงเดินเข้าห้องน้ำไปทำธุระส่วนตัว พอออกมาจากห้องน้ำก็สวมเสื้อยืดสีขาวกับกางเกงขาสั้น แล้วเดินออกจากห้องนอนไป ปล่อยให้เด็กเลี้ยงที่ทำหน้าที่อย่างดีเยี่ยมมาตลอดทั้งคืนนอนหลับพักผ่อนตามสบาย แม้จะบอกเพื่อนว่าขอลาพักผ่อน แต่ธันวาก็ยังเป็นห่วงบริษัท ห่วงงาน พอชงกาแฟเสร็จ เขาก็ถือแก้วกาแฟเดินไปนั่งที่โซฟาในห้องโถงเปิดแล็ปท็อปเช็กเมลเช็กงาน หลังจากเช็กงานเรียบร้อยแล้ว เขายกแก้วกาแฟที่เหลือค่อนแก้วขึ้นดื่มจนหมด ลุกจากโซฟาเพื่อจะเอาแก้วไปเก็บ แต่สายตาก็เหลือบไปเห็นกระเป๋าสะพายของช่อใบบัวที่ตกอยู่ใกล้ประตู ธั
اقرأ المزيد
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status