ทะลุมิติมาเป็นภริยานายพลแสนร้าย

ทะลุมิติมาเป็นภริยานายพลแสนร้าย

last updateTerakhir Diperbarui : 2026-02-26
Bahasa: Thai
goodnovel12goodnovel
Belum ada penilaian
5Bab
225Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

โรซี่ เป็นนักวิทยาศาสตร์ชื่อดังแต่ถูกเพื่อนกลั่นแกล้ง ทำให้เธอหายใจเอาสารพิษเข้าไปและหมดสติ พอรู้สึกตัวอีกทีก็อยู่ร่างของผู้หญิงชื่อ เยว่ชิง เป็นภรรยาของ นายพลหลิวเหว่ย นายทหารใหญ่ที่มีชีวิตในยุค 80 เธอมีลูกสาวอายุ 4 ขวบ แต่ถูกแม่สามีกีดกันเพราะไม่ชอบสะใภ้ ที่เยว่ชิงต้องแต่งงานกับนายพลหลิวเหว่ยเพราะพ่อของเขาเป็นเพื่อนสนิทกับพ่อของเธอ สัญญากันในสนามรบว่าจะให้ลูกแต่งงานกัน หลิวเหว่ยเองก็ไม่ได้รักเยว่ชิงเพราะคิดว่าเธอน่าเบื่อและเป็นคนไร้สติปัญญา

Lihat lebih banyak

Bab 1

บทที่ 1  อัจฉริยะผู้โดดเดี่ยว

Hujan turun perlahan membasahi jalanan tua Istanbul saat seorang pria berpakaian serba hitam berdiri diam di atas balkon hotel mewah yang menghadap Selat Bosphorus. Lampu kota memantul di permukaan air seperti ribuan rahasia yang tak pernah terungkap. Pria itu menyesap whiskey-nya pelan. Tatapannya dingin, tenang dan mematikan.

Di dunia bawah tanah internasional, namanya cukup untuk membuat banyak orang gemetar.

Leon.

Agen terbaik milik NOVA. Tak ada yang tahu wajah aslinya. Tak ada yang pernah melihatnya gagal. Dan malam ini, ia datang ke Istanbul untuk menjalankan satu misi. Ia bukan orang yang gampang takut, ia bisa membunuh dengan mudahnya jika diperlukan.

Leon meletakkan gelas kristalnya di meja marmer sebelum mengambil sebuah ear piece kecil dari saku jasnya.

“Target baru saja keluar dari laboratorium.”

Suara wanita dari komunikator terdengar tenang. Leon memasang ear piece itu ke telinganya.

“Send me the route.”

Sebuah titik merah muncul di layar jam tangan hitam miliknya. Matanya menyipit melihat mangsanya yang sedang bergerak.

Dr. Raphael Veyron.

Ilmuwan jenius yang sedang diburu banyak organisasi intelijen dunia. Pria itu menciptakan ORION—program AI militer yang mampu membobol sistem pertahanan negara hanya dalam hitungan menit. Teknologi yang bisa memulai perang dunia baru dan NOVA menginginkan teknologi itu sebelum jatuh ke tangan pihak lain.

“Ada kemungkinan BLACK LOTUS juga bergerak malam ini,” suara di seberang kembali terdengar.

Leon mengambil pistol Glock hitam dari dalam laci. Gerakannya santai dan terlatih.

“Biarkan mereka datang.”

“Kau terlalu percaya diri, Leon.”

Sudut bibir Leon terangkat tipis.

“Itulah alasan aku masih hidup.”

Klik.

Sambungan terputus. Leon memasukkan pistol ke balik jasnya lalu berjalan keluar kamar hotel. Wajah tampannya terlihat dingin di bawah cahaya lorong yang redup. Beberapa tamu hotel meliriknya diam-diam. Terlalu tampan untuk diabaikan dan terlalu berbahaya untuk didekati.

Lift terbuka, Leon masuk tanpa ekspresi dan saat pintu lift hampir tertutup sebuah tangan putih menahannya.

“Wait.”

Seorang wanita masuk tergesa. Gaun hitam panjang yang dikenakannya terlihat sederhana namun elegan. Rambut hitamnya disanggul rendah dengan beberapa helai jatuh di sisi wajah dan matanya…anehnya membuat Leon berhenti bernapas sepersekian detik. Wanita itu berdiri di sampingnya sambil menunduk memperhatikan ponselnya. Aroma parfumnya lembut, tidak menyengat. Namun entah kenapa mengganggu fokus Zayn. Ia jarang memperhatikan wanita. Tapi yang satu ini berbeda.

Sangat berbeda.

Lift bergerak turun perlahan.

Sunyi.

Hanya terdengar musik klasik pelan dari speaker lift. Zayn melirik sekilas ke arah wanita itu.

Cantik.

Terlalu cantik untuk berada sendirian di kota seperti ini dan instingnya mengatakan satu hal wanita itu berbahaya. Tiba-tiba wanita itu mengangkat wajah. Tatapan mereka bertemu. Untuk beberapa detik, tak ada yang bergerak. Wanita itu tersenyum kecil.

“Lantai berapa?”

Suara lembut itu terdengar menenangkan.

Leon menatapnya datar.

“Lobby.”

“Ah… sama.”

Wanita itu mematikan layar ponselnya lalu bersandar santai pada dinding lift.

“Aku jarang melihat orang lokal memakai jas seformal itu tengah malam.”

“Aku bukan orang lokal.”

“Turis?”

“Kurang lebih.”

Wanita itu terkekeh kecil.

“Aneh.”

“Apa?”

“Kau terlihat seperti seseorang yang sedang pergi membunuh orang.”

Kalimat itu membuat suasana berubah dingin. Tatapan Zayn menajam. Wanita itu tetap tersenyum tenang seolah tidak mengatakan sesuatu yang aneh.

Menarik.

Sangat menarik.

“Dan kau,” ucap Zayn pelan, “terlihat seperti seseorang yang terbiasa melihat pembunuh.”

Mata wanita itu sedikit menyipit, namun hanya sepersekian detik sebelum senyumnya kembali muncul.

“Namaku Azzura.”

Zayn tidak menjawab.

“Aku mulai tersinggung.”

“Leon.”

Itu bukan nama aslinya. Namun Leon memang tidak pernah memberikan identitas asli kepada siapa pun.

“Aku suka nama itu,” gumam Azzura.

Pintu lift terbuka. Mereka berjalan keluar bersama menuju lobby hotel yang dipenuhi cahaya keemasan dan suara piano. Hujan masih turun di luar. Beberapa pria bersenjata jas hitam berdiri di sudut ruangan mengawasi sekitar diam-diam. Leon langsung mengenali mereka. Para pengawal Dr. Raphael. Targetnya ada di sini. Matanya bergerak cepat mengamati setiap sudut. Mereka berlalu lalang mengawasi. Ada kamera di mana-mana. dan posisi sniper pun sudah ia ketahui. Semua terekam otomatis dalam kepalanya.

“Aku harus pergi,” ucap Azzura tiba-tiba.

Leon menoleh. Wanita itu berdiri sangat dekat sekarang.

“Semoga kita bertemu lagi, Leon.”

Lalu ia pergi begitu saja tanpa menunggu jawaban. Leon memperhatikannya berjalan keluar hotel sebelum menghilang di balik hujan Istanbul.

Aneh.

Untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun, seorang wanita berhasil mengalihkan fokusnya dari misi dan Leon tidak menyukai itu.

---

Sebuah mobil hitam berhenti di depan bangunan tua dekat pelabuhan. Azzura turun sambil melepas heels hitamnya. Wajah lembut dan elegan tadi perlahan menghilang, berganti dingin, tajam dan mematikan. Ia masuk ke dalam bangunan gelap itu tanpa suara. Beberapa pria langsung menundukkan kepala saat melihatnya.

“Zoya.”

Azzura berjalan melewati mereka menuju ruangan bawah tanah.

Di sana, seorang pria tua sedang duduk sambil memainkan bidak catur. Pemimpin BLACK LOTUS. Tak ada yang tahu nama aslinya. Semua orang memanggilnya Master.

“Laporan,” ucap pria tua itu tanpa menoleh.

Azzura duduk santai di depannya.

“NOVA sudah mengirim Leon.”

Tangan pria tua itu berhenti.

“Yakin?”

“Iya.”

“Secepat itu…”

Azzura menyandarkan tubuhnya.

“Dia lebih berbahaya dari rumor.”

Master tersenyum tipis.

“Dan bagaimana kesan pertamamu?”

Azzura terdiam beberapa saat. Entah kenapa wajah pria di lift tadi kembali muncul di kepalanya. Tatapan dingin itu, cara pria itu memperhatikannya dan insting mematikan yang ia rasakan.

“Dia tidak mudah dibaca,” jawabnya akhirnya.

“Itulah kenapa dia dijuluki Ghost of NOVA.”

Master menggeser sebuah foto ke meja.

Foto Dr. Raphael.

“Kita harus mendapatkan ORION sebelum NOVA bergerak lebih jauh.”

“Aku tahu.”

“Dan jika perlu…”

Pria tua itu menatap Azzura dalam.

“Bunuh Leon.”

Ruangan mendadak terasa lebih dingin. Azzura menatap foto itu tanpa ekspresi. Ia sudah membunuh banyak orang. Politikus, pengkhianat, mantan agen dan bahkan seseorang yang pernah mencintainya. Namun anehnya, nama Leon terasa berbeda.

“Aku tidak pernah gagal menjalankan misi,” ucap Azzura tenang.

Master tersenyum puas.

“Bagus.”

---

Pukul dua dini hari. Sebuah pesta eksklusif digelar di mansion pribadi Dr. Raphael di pinggir kota Istanbul. Musik jazz memenuhi ruangan mewah itu. Para tamu tertawa sambil memegang wine mahal. Politikus, pebisnis, mafia dan para pembeli teknologi ilegal. Semua berkumpul malam ini. Di antara keramaian, Zayn berdiri tenang dengan tuxedo hitam sempurna. Tatapannya mengawasi balkon lantai dua tempat Dr. Raphael berbicara dengan beberapa pria asing.

“Target bergerak ke ruang pribadi,” suara dari ear piece terdengar.

Zayn mengambil sampanye dari pelayan lalu berjalan santai melewati kerumunan. Tak ada yang menyadari bahwa pria tampan itu sedang menghitung cara tercepat membunuh semua orang di ruangan ini. Namun langkahnya terhenti. Di ujung ballroom, ia melihat seseorang yang sangat familiar.

Azzura.

Wanita itu mengenakan gaun merah gelap yang memperlihatkan bahunya. Ia terlihat begitu cantik, berbahaya dan semua pria di ruangan itu diam-diam memperhatikannya. Azzura juga melihat Leon. Tatapan mereka bertemu lagi. Kali ini lebih lama.

Leon berjalan mendekatinya perlahan.

“Kita bertemu lagi.”

Azzura tersenyum kecil.

“Aku mulai percaya ini takdir.”

“Atau kebetulan yang buruk.”

“Kenapa harus buruk?”

“Karena setiap kali aku bertemu wanita misterius…”

Leon berhenti tepat di depan Azzura.

“Biasanya ada masalah setelahnya.”

Azzura tertawa pelan dan sialnya suara itu terdengar indah.

“Aku hanya wanita biasa.”

“Kau terlalu cantik untuk menjadi wanita biasa.”

Kalimat itu keluar begitu saja dan untuk pertama kalinya Leon sedikit menyesal mengatakannya. Karena ia melihat mata Azzura berubah lembut sepersekian detik.

Bahaya.

Itu bahaya.

Agen seperti mereka tidak boleh memiliki ketertarikan emosional. Namun sesuatu dalam diri Azzura terasa seperti jebakan yang ingin ia masuki.

“Dance with me?” tanya Azzura.

Musik berganti menjadi lagu jazz lambat. Zayn menatap uluran tangan wanita itu beberapa detik lalu menerimanya. Tangan mereka bertaut. Azzura melingkarkan tangan di leher Zayn sementara pria itu menahan pinggangnya perlahan. Mereka mulai berdansa di tengah ballroom mewah. Seolah dua orang normal yang sedang jatuh cinta. Padahal keduanya menyembunyikan pistol di balik pakaian mereka.

“Kau datang sendirian?” tanya Azzura.

“Aku selalu sendiri.”

“Aku tidak percaya.”

“Kenapa?”

“Pria sepertimu terlihat sulit dilupakan.”

Zayn tersenyum tipis.

“Dan wanita sepertimu terlihat berbahaya untuk dicintai.”

Mata mereka saling menatap.

Dekat sekali.

Leon bisa mencium aroma parfum Azzura dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia merasakan sesuatu yang tak pernah ia rasakan saat menjalankan misi. Rasa tenang dan di saat yang sama mulai menghancurkan pertahanannya secara perlahan.

Tiba-tiba, lampu ballroom mati. Jeritan terdengar dan suara tembakan menggema.

DUAARR!

Kerusuhan langsung pecah. Para tamu panik. Tubuh penjaga berjatuhan. Leon otomatis menarik Azzura ke belakang tubuhnya sambil mengeluarkan pistol. Matanya berubah dingin seketika. Insting pembunuhnya aktif.

“Sniper,” gumamnya.

Tembakan kembali terdengar. Kaca di ruangan itu pecah. Orang-orang berlari ketakutan. Namun di tengah kekacauan itu Leon menyadari sesuatu. Gerakan Azzura terlalu tenang dan terlalu terlatih. Wanita biasa tidak akan tetap tenang di situasi seperti ini. Tatapan mereka bertemu dan untuk sepersekian detik mereka sama-sama menyadari hal yang sama.

Namun sebelum Leon sempat bicara, Azzura tiba-tiba mendorongnya ke lantai.

DUARR!

Peluru sniper menghantam dinding tepat di tempat kepala Leon tadi berada. Leon menatap Azzura tajam.

“Kenapa menyelamatkanku?”

Azzura tersenyum kecil di tengah kekacauan.

“Insting.”

Lalu wanita itu menghilang di tengah kerumunan.

Begitu saja.

Leon berdiri cepat sambil mengawasi sekitar, namun Azzura sudah lenyap. Seperti bayangan.

Seperti hantu.

Dan anehnya, itu membuat jantung Leon berdebar lebih keras daripada suara tembakan di sekelilingnya. Baru kali ini agent Leon tertarik pada seseorang dan itu mungkin akan menjadi kesalahan terbesar dalam hidupnya.

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya
Tidak ada komentar
5 Bab
บทที่ 1  อัจฉริยะผู้โดดเดี่ยว
บทที่ 1 อัจฉริยะผู้โดดเดี่ยวภายในห้องแล็บวิจัยสารเคมีขั้นสูงที่ตั้งอยู่ใจกลางเมืองหลวงที่ทันสมัย แสงไฟนีออนสีขาวนวลสะท้อนกับพื้นกระเบื้องสะอาดกริบ เสียงหึ่งๆ ของเครื่องเหวี่ยงสารปนเปไปกับเสียงเคาะคีย์บอร์ดที่สม่ำเสมอโรซี่ ลี นักวิทยาศาสตร์สาววัย 25 ปี ยืนสงบนิ่งอยู่หน้าตู้ดูดควัน ใบหน้าเรียบเฉยของเธอถูกปิดทับด้วยแว่นตานิรภัยและหน้ากากอนามัย มือที่สวมถุงมือยางสีฟ้าเคลื่อนไหวอย่างแม่นยำประดุจเครื่องจักร เธอคือกำลังสำคัญของสถาบันวิจัยแห่งนี้ ผู้ที่เพิ่งจะจดสิทธิบัตรสารประกอบชนิดใหม่ที่โลกต้องการได้สำเร็จแต่ความสำเร็จที่ส่องประกายนั้น กลับตามมาด้วยเงาทึบที่กัดกินชีวิตทางสังคมของเธอ“เรียบร้อย” โรซี่พึมพำกับตัวเองเบาๆ เมื่อเห็นผลลัพธ์ในหลอดทดลองเปลี่ยนเป็นสีที่เธอต้องการเธอยืดตัวขึ้นและถอดหน้ากากออก เผยให้เห็นใบหน้าที่สวยงามหมดจดราวกับตุ๊กตากระเบื้องเคลือบ แต่ดวงตาสีดำสนิทคู่นั้นกลับเรียบเฉยและเย็นชาจนคนรอบข้างเข้าไม่ถึง“โรซี่... ผลการทดลองส่วนที่สามเสร็จหรือยัง? ทีมเราต้องรีบส่งรายงานนะ” ลินดา เพื่อนร่วมงานวัยเดียวกันเดินเข้ามาถามด้วยน้ำเสียงกึ่งเกรงใจกึ่งรำคาญโรซี่หันไปมองโดยไม่เป
last updateTerakhir Diperbarui : 2026-02-26
Baca selengkapnya
บทที่ 2 ผู้หญิงคนใหม่ในบ้านหลังเก่า
คืนนั้น โรซี่ยังคงทำงานล่วงเวลาอยู่ในแล็บเพียงคนเดียว แสงไฟในตึกดับไปเกือบหมดแล้ว เหลือเพียงห้องของเธอที่ยังสว่างเธอสังเกตเห็นควันที่ลอยออกมาจากช่องระบายอากาศที่เชื่อมกับห้องแล็บข้างๆ ซึ่งปกติจะเป็นห้องเก็บสารเคมีอันตรายของทีมลินดา“กลิ่นนี่มัน...” โรซี่ขมวดคิ้ว สัญชาตญาณของเธอเตือนว่ามีบางอย่างไม่ถูกต้อง กลิ่นมันไม่เหมือนสารเคมีรั่วไหลทั่วไป แต่มันคือปฏิกิริยารุนแรงที่เกิดจากการผสมสารที่ไม่ควรจะอยู่ด้วยกันเธอกำลังจะก้าวไปที่โทรศัพท์ฉุกเฉิน แต่จู่ๆ ประตูด้านหน้าห้องแล็บก็ถูกล็อกจากภายนอก“ใครน่ะ! เปิดประตูนะ!” โรซี่ตะโกน พร้อมกับวิ่งไปที่ประตู แต่แรงดันอากาศในห้องเริ่มเปลี่ยนไป ควันสีเทาเข้มเริ่มหนาตาขึ้นเรื่อยๆเธอจำกลิ่นนี้ได้... มันคือไซยาไนด์คอมพาวด์ที่เข้มข้น และมันถูกปล่อยออกมาในปริมาณที่จงใจให้ถึงตาย“ลินดา? เมย์? ใครก็ได้...ช่วยด้วย!”โรซี่พยายามจะหยิบหน้ากากป้องกันแก๊สพิษที่อยู่บนชั้น แต่ความมึนงงเริ่มถาโถมเข้ามาเร็วเกินไป สติของเธอพร่าเลือน ลมหายใจของเธอเริ่มติดขัด ปอดแสบร้อนเหมือนถูกไฟเผาเธอล้มลงกับพื้น มือสั่นระริกพยายามจะคว้าขวดน้ำเปล่าที่วางอยู่บนโต๊ะ แต่พลังงานในร่าง
last updateTerakhir Diperbarui : 2026-02-26
Baca selengkapnya
บทที่ 3 ชีวิตในโลกใหม่
“แม่... แม่อย่าดุแม่จ๋าเลยค่ะ เป่าเป้ยกลัวแล้ว ฮึก...” เสียงเล็กๆ ที่สั่นเครือดังขึ้นข้างกาย แรงสะกิดเบาๆ ที่ต้นแขนทำให้โรซี่ฝืนลืมตาขึ้นมองสิ่งที่เห็นคือเด็กหญิงตัวน้อยอายุประมาณ 4 ขวบ สวมชุดผ้าฝ้ายปะชุนจนแทบไม่เหลือเนื้อผ้าเดิม ใบหน้าที่มอมแมมไปด้วยคราบน้ำตาดูหวาดหวั่นอย่างเห็นได้ชัด และถัดไปคือหญิงวัยกลางคนรูปร่างผอมเกร็ง สวมชุดสีเทาเข้มแบบโบราณที่ดูละม้ายคล้ายยุค 70 หรือ 80 ในหนังสือประวัติศาสตร์จีน ใบหน้าของเธอเต็มไปด้วยริ้วรอยแห่งความโกรธแค้น“เป่าเป้ย ไปให้พ้น! อย่าไปยุ่งกับแม่ที่ไม่ได้ความของแก!” อันฉี แม่สามีตวาดใส่หลานสาว ก่อนจะหันมาใช้เท้าเขี่ยที่ขาของโรซี่ “เยว่ชิง! ฉันบอกให้ลุกขึ้นมาหุงข้าวไง! วันนี้หลิวเหว่ยจะกลับมาจากการฝึก ถ้าเขามาเห็นบ้านช่องสกปรกแบบนี้ แล้วยังเห็นเมียไร้ค่าอย่างแกนอนสำออยอยู่ล่ะก็ อย่าหาว่าฉันไม่เตือน!”โรซี่พยายามยันกายลุกขึ้นด้วยความมึนงง แขนขาของเธอไม่มีแรงเอาเสียเลย เมื่อเธอมองลงไปที่มือของตัวเอง... เธอก็ต้องชะงักนี่ไม่ใช่ความฝัน... มือที่เคยเรียวยาวและขาวผ่องจากการถนอมในห้องแล็บ บัดนี้กลับหยาบกร้าน มีรอยแตกตามข้อนิ้ว และดูซูบซีดกว่าที่ควรจะเป็
last updateTerakhir Diperbarui : 2026-02-26
Baca selengkapnya
บทที่ 4 สัญญาผูกพันและใจที่ด้านชา
ในเมื่อความตายในโลกก่อนเป็นเรื่องจริง และการอยู่ในร่าง ‘เยว่ชิง’ นี้ก็เป็นเรื่องจริง เธอไม่มีทางเลือกอื่นนอกจากต้องสวมบทบาทนี้ให้ดีที่สุด‘เยว่ชิง’ คนเดิมอาจจะอ่อนแอและถูกรังแกจนตายไปแล้ว แต่ ‘โรซี่ ลี’ คนนี้จะไม่ยอมให้ใครมาตราหน้าว่าไร้สติปัญญาอีกเป็นอันขาด“ฉันจะไปทำครัวเดี๋ยวนี้ค่ะ” โรซี่ตอบด้วยน้ำเสียงที่นิ่งเรียบจนอันฉีต้องขมวดคิ้วด้วยความแปลกใจ“เออ! รู้ความเสียบ้างก็ดี” หญิงชราสะบัดหน้าเดินออกไปจากห้อง ทิ้งไว้เพียงคำพูดที่เต็มไปด้วยการดูถูก “รีบไปจัดการตัวเองซะ อย่าให้หลิวเหว่ยกลับมาเห็นสภาพที่ดูไม่ได้ของแกล่ะ นังสะใภ้ไร้สกุล!”โรซี่มองตามแผ่นหลังของแม่สามีไป ก่อนจะก้มลงมองเด็กน้อยเป่าเป้ยที่ยังคงมองเธอด้วยสายตาที่เต็มไปด้วยความคาดหวังและหวาดกลัว“เป่าเป้ย...” โรซี่เรียกชื่อเด็กน้อยเบาๆ “ไม่ต้องกลัวนะ แม่... แม่จะดูแลหนูเอง”เธอยังไม่คุ้นชินกับคำว่า ‘แม่’ แต่ในใจของเธอกลับรู้สึกถึงความผูกพันประหลาดที่ติดมากับร่างนี้ การต่อสู้ครั้งใหม่ในยุคที่ไร้ซึ่งเทคโนโลยี แต่เต็มไปด้วยกฎระเบียบและคำครหา กำลังจะเริ่มต้นขึ้น และเธอจะใช้สมองอัจฉริยะนี้พิสูจน์ให้ทุกคนเห็นว่า... นายพลหลิวเหว่ยช่า
last updateTerakhir Diperbarui : 2026-02-26
Baca selengkapnya
บทที่ 5  นายพลผู้เย็นชาและการเผชิญหน้า
โรซี่พยักหน้าช้าๆ อา... พล็อตน้ำเน่าเรื่องพันธสัญญาในสนามรบนี่เอง“แต่คุณนายใหญ่ไม่เห็นด้วยมาตลอด แกอยากให้คุณหลิวเหว่ยแต่งงานกับลูกสาวบ้านนายพลคนอื่นที่มีอำนาจเกื้อกูลกันได้มากกว่า พอเห็นคุณหนูที่ดูหัวอ่อนและ... เอ่อ... ไม่ค่อยทันคน คุณนายใหญ่จึงยิ่งได้ใจ กดขี่ข่มเหงคุณหนูทุกวิถีทาง” ป้าหลิวลดเสียงลง “แม้แต่คุณหลิวเหว่ยเอง... เขาก็ดูเหมือนจะเย็นชากับคุณหนูเหลือเกิน”“เขาเกลียดฉันเหรอคะ?” โรซี่ถามตรงๆ จนป้าหลิวสะดุ้ง“ไม่ใช่เกลียดหรอกค่ะ... แต่อาจจะเป็นความไม่เข้าใจมากกว่า” ป้าหลิวตอบอย่างอ้อมค้อม “คุณหลิวเหว่ยเป็นคนบ้างาน เขาเป็นทหารที่เคร่งครัดและฉลาดหลักแหลม เขาอาจจะมองว่าคุณหนูดู... เรียบง่ายเกินไปสำหรับเขา เขาไม่เคยเห็นความดีในใจที่คุณหนูมีเลย”โรซี่แค่นยิ้มบางๆ ในใจคิดว่า ‘เรียบง่าย’ ของป้าหลิว คงหมายถึง ‘ซื่อบื้อ’ ในสายตาของหลิวเหว่ยสินะ“อาภัพจริงๆ นะคะคุณหนู พ่อแม่ก็เสียไปหมดแล้ว ญาติพี่น้องก็ไม่มีที่ไหนให้พึ่งพา ต้องมาทนมือทนเท้าคุณนายใหญ่ที่นี่ ถ้าไม่ใช่เพราะเป่าเป้ย ป้าก็ไม่รู้ว่าคุณหนูจะทนมาได้นานขนาดนี้ได้ยังไง” ป้าหลิวเช็ดหางตาเบาๆโรซี่มองไปที่เป่าเป้ยที่เริ่มสัปหงกอยู
last updateTerakhir Diperbarui : 2026-02-26
Baca selengkapnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status