Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

26
All
Mandiri
Pelakor
Munafik
Psikopat
Wanita Kuat
Mafia
Cinta Pertama
Kejam
Istri Muda
Teman Masa Kecil
Cinta Sejati
Dokter
Bestie
Pengasuh
Pengganti
Bucin
Menantu
Guru
Identitas Tersembunyi
Sekretaris
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Show more

Plot & Setting

27
Karma×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

15
Drama×
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Drama Karma Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Drama Karma short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Di Antara Tangis Anakku dan Diam Suamiku - undefined novels & stories
Quinn
Setelah dipaksa menukar jantung untuk cinta pertama suamiku, aku mati di koridor rumah sakit swasta yang didirikannya sendiri. Saat menjelang ajal, anak lelakiku yang berusia enam tahun menangis dan memohon padanya tiga kali. Pertama, anakku menggandeng tangan ayahnya dan berkata bahwa aku muntah darah. Ayahnya menyeringai dingin dan berkata, "Kali ini akhirnya ada kemajuan, sampai mengajarkan anak untuk berbohong." Lalu menyuruh pengawal mengusir anakku dari kamar. Kedua, anakku menarik lengan bajunya dan berkata bahwa aku sudah mulai mengoceh tak karuan karena menahan sakit. Ayahnya mengerutkan kening dan berkata, "Bukannya hanya mengganti jantung? Kata dokter, tidak akan mati." Pengawal maju dan kembali menyeret anakku keluar dari kamar. Ketiga, anakku merangkak di lantai, menggenggam erat ujung celananya sambil menangis, berkata bahwa aku sudah tidak sadarkan diri. Ayahnya akhirnya marah, mencekik leher anakku dan melemparkannya keluar dari kamar. "Sudah kukatakan, Kiyano tidak akan mati. Jika kamu masih berani mengganggu istirahat Sheilla, pasti akan kulempar kalian berdua keluar dari rumah sakit." Untuk menyelamatkanku, anakku menggadaikan Kalung Penjaga Umur yang paling berharga kepada perawat. "Bibi, aku tidak ingin panjang umur lagi, aku hanya ingin ibuku hidup." Perawat menerima Kalung Penjaga Umur dan bersiap mengatur kamar terakhir untukku. Namun Sheilla, cinta pertama suamiku, menyuruh orang menggendong anjing peliharaannya dan menghalangi depan kamar, lalu berkata, "Maaf ya nak, ayahmu khawatir aku akan bosan tidak bertemu anjing, kamar ini disediakan untuk anjingku."
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian - undefined novels & stories
Seli
Aku meninggal di hari aku memenangkan Penghargaan Doktor Medis Global. Tiga jam setelah kematianku, orang tua, kakak laki-laki, dan tunanganku baru saja pulang dari pesta ulang tahun ke-16 adik perempuanku. Ketika adikku mengunggah foto keluarga kami saat merayakan ulang tahunnya di media sosial, aku sedang terbaring di ruang bawah tanah yang tertutup rapat dan berlumuran darah. Aku mencoba menggunakan lidahku untuk menggeser layar ponsel dan meminta bantuan. Di antara kontak darurat, hanya tunanganku yang menjawab panggilanku. Artinya orang tua dan kakakku telah memblokir nomorku. Begitu telepon diangkat, tunanganku hanya mengucapkan satu kalimat, “Karin, pesta ulang tahun Lina yang ke-16 itu sangat penting. Jangan pakai alasan nggak masuk akal untuk cari perhatian kami dan bersikap manja lagi!” Dia menutup telepon dan memutus harapan terakhirku untuk bertahan hidup. Jantungku berhenti berdetak karena nada sibuk telepon. Ini adalah ke-100 kalinya mereka memilih adikku, ke-100 kalinya mereka mengabaikanku, mengecewakanku, dan ini juga yang terakhir. Aku terbaring di dalam genangan darahku sendiri, merasakan napasku perlahan berhenti. Mereka mengira aku kabur dari rumah lagi sebagai alasan untuk melampiaskan ketidakpuasanku. Mereka pikir bahwa selama mereka memberiku pelajaran, aku akan kembali dengan patuh seperti 99 kali sebelumnya. Sayangnya, itu tidak akan terjadi kali ini. Karena aku tidak pernah meninggalkan rumah, aku terus terbaring di ruang bawah tanah rumahku.
Cinta Berujung Duka atau Suka - undefined novels & stories
Yama
Pada hari putriku demam tinggi, Jeffry Aryadi sedang menghadiri pertemuan orang tua untuk anak cinta sejatinya. Aku meneleponnya, tetapi yang mengangkat adalah si cinta sejatinya itu. Wanita itu menangis sambil meminta maaf padaku. Jeffry merebut ponselnya, lalu berkata dengan nada marah. "Mereka adalah janda dan anak yatim, apa salahnya kalau aku membantu mereka?" Aku memahaminya. Kemudian, aku bertanya pada putri kecilku yang sedang menerima suntikan dengan patuh di samping. "Bagaimana kalau mulai sekarang kamu tinggal berdua saja dengan Ibu?"
Seratus Kali Janji Palsu - undefined novels & stories
Makjos
Hari pendaftaran pernikahan, aku menunggu di Kantor Catatan Sipil sejak pagi hingga langit gelap. Sementara itu, pacarku Soni malah menemani cinta pertamanya naik gunung. Aku meneleponnya belasan kali, tapi semuanya ditolak. Sampai telepon ke-20 baru dia mengangkat. "Sehari nggak ketemu aku saja kamu harus menelepon puluhan kali, mau nyawa aku diambil, ya? Kamu sebenarnya segitu kekurangan lelaki, ya?" "Yeni lagi nggak enak badan, jantungnya kambuh. Aku harus jagain dia di rumah sakit. Urusan nikah, lain kali saja." Sepuluh tahun bersama, ini sudah ke-100 kalinya Soni meninggalkanku sendirian di depan Kantor Catatan Sipil demi perempuan itu. Untuk ke-101 kalinya, dia hanya meninggalkan pesan. [Sayang, jam sepuluh ketemu di Kantor Catatan Sipil.] Aku menahan tawa dingin, mengabaikan pesannya, lalu melangkah naik ke pesawat menuju luar negeri. Soni, kali ini aku tidak akan memilihmu lagi. Pria yang biasanya selalu terlihat tenang itu, begitu tahu aku pergi, benar-benar kehilangan kendali menggila.
Tamparan Sang Kakak - undefined novels & stories
Hayley
Saat hendak pergi dari restoran milik adikku, tiba-tiba aku dipanggil oleh manajernya, “Permisi kak, kamu belum bayar.” Melihat wajah asing itu, aku pikir dia karyawan baru yang belum mengenalku. Jadi, aku menjelaskan dengan ramah, “Tagihkan ke bos kalian saja, dia tahu.” Manajer itu pun menatapku dengan jijik, “Kak, restoran kami ini michelin bintang tiga. Kami nggak pernah ada sistem utang seperti itu.” Usai bicara, dia menyerahkan selembar tagihan yang sudah dicetak. Aku menunduk dan melirik, sekali makan harganya satu miliar. Biaya perawatan alat makan yang kinclong, enam puluh juta. Biaya pembersihan udara khusus, seratus juta. Biaya layanan penenang suasana hati tamu VIP, dua ratus juta. Dan banyak biaya aneh lainnya lagi. Aku bahkan tidak tahu adikku membuka bisnis gelap seperti ini. Aku sampai tertawa kesal di tempat, “Aku ini kakaknya Pak Oscar. Kalau ada masalah, suruh dia pulang dan bicarakan denganku.” Namun, dia tetap mengeyel, “Makan saja nggak mampu bayar, masih sok kenal dengan Pak Oscar segala.” Aku langsung mengirim pesan ke sekretaris, [Tolong bilang ke adikku, pecat perempuan ini atau aku tarik investasinya.]
Penantian Sia-sia, Aku Bukan Orangnya - undefined novels & stories
Gracey
Aku memohon pada suamiku sampai 99 kali, memintanya menemaniku menonton konser Jay. Pada permohonan ke-100 kali, akhirnya dia membeli dua tiket barisan depan. Aku yang sudah berdandan rapi justru dicegat satpam di pintu masuk karena tidak bisa mengeluarkan tiket. Sampai konser bubar, aku juga tidak berhasil menghubunginya. Berita tentang suami dan pacarnya yang memesan lagu "Sunny Day" pada konser Jay masuk ke trending topic. Di lirik "Sunny Day" tidak ada hujan, karena hanya duniaku yang diguyur hujan deras.
Penghentian Terakhir Kapten Jenius - undefined novels & stories
Rabbit
Setelah kapal pesiar menabrak terumbu karang, Yilin dan aku didorong ke laut oleh para turis yang panik. Pacarku, sang kapten, terjun ke laut, dan membawa Yilin menaiki sekoci penolong terakhir. Saat aku berjuang dan berteriak minta tolong, dia menepis tanganku dari tepi sekoci sambil berkata, “Kau bisa berenang, hentikan drama berebut perhatian ini! Yilin mengalami hipotermia, aku harus segera membawanya ke rumah sakit!” Laut di sekitar kami hitam pekat seperti tinta. Kata-kata itu sama saja dengan menyuruhku untuk mati. Ketika gelang yang tak pernah kulepas ditemukan di perut hiu, Jerry menyelam sendirian ke perairan yang dipenuhi hiu dan mencariku selama tiga hari tiga malam. Kemudian, kapten jenius yang telah menaklukkan lautan itu tak pernah berlayar lagi.
Kepura-puraan yang Berujung Kejutan - undefined novels & stories
Rubby
Dalam perjalanan merayakan ulang tahun anakku, aku mengalami kecelakaan mobil. Saat terbangun, aku melihat anggota keluarga mengelilingi ranjang rumah sakit, lalu aku bercanda, "Maaf, kalian siapa?" Aku menahan tawa, ingin melihat bagaimana mereka akan menghiburku, si "pasien amnesia" ini. Apakah ibu dan suamiku akan menggenggam tanganku dengan penuh kasih? Atau anakku akan menerjang sambil menangis memanggil Mama? Namun aku tidak menyangka, mereka malah tertegun sejenak, lalu sama-sama menghela napas lega. Ibuku yang pertama kali berbicara, suaranya terdengar lega, "Bagus juga kalau lupa. Sebenarnya kamu cuma anak angkat Keluarga Kurniawan. Bella-lah putri kandung Keluarga Kurniawan yang sebenarnya." Suamiku juga menunjuk ke arahku, lalu berkata pada anak kami, "Kamu seharusnya panggil Tante." Belum sempat aku pulih dari keterkejutan, kulihat anak yang selama ini kulindungi mati-matian, menoleh dan langsung berlari memeluk putri palsu itu. "Mama! Aku seharian tadi main di luar, kangen sekali sama Mama!" Ternyata, amnesia ini malah persis seperti yang mereka harapkan. Kalau begitu, semua yang palsu ini, tidak perlu lagi dipertahankan.
Jangan Bilang Kau Menginginkan Cintaku Lagi - undefined novels & stories
Suarani
Putriku sakit parah dan membutuhkan sejumlah besar uang untuk pengobatan. Sementara itu, suamiku bukan hanya langsung menyerah dalam memberikan pengobatan, tetapi juga memulai hubungan asmara dengan teman masa kecilnya, Rachel Linata. Dalam keputusasaan, cinta pertamaku, Collin Luandra, mentransfer 10 miliar ke rekeningku dan menemaniku merawat putriku. Namun, putriku tetap tidak dapat terlepas dari cengkeraman maut. Enam tahun kemudian, Collin dan aku memiliki anak sendiri. Saat pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan kehamilan sendirian, aku mendengar percakapan Collin dengan dokter. "Pak Collin, kamu dan Bu Rhea juga sudah punya anak kalian sendiri sekarang. Gimana kalau apa yang terjadi waktu itu terungkap?" "Waktu itu, Rachel sakit parah. Aku mau nggak mau pakai sedikit trik supaya Rachel bisa terima transplantasi jantung dari anak itu. Lagian, Rhea sudah hamil lagi sekarang. Dia seharusnya nggak akan permasalahkan hal itu lagi." Saat ini, aku baru menyadari bahwa putriku sengaja didiagnosis secara salah. Collin telah diam-diam mentransplantasikan jantungnya kepada Rachel.
Kebohogan Suamiku Demi Menutupi Aib Keluarganya - undefined novels & stories
Merissa
Saat suamiku pergi ke toilet, ponselnya berdering. Aku melirik sekilas. Telepon dari adik suamiku, Ruslan. Aku mengernyit, tetapi tetap mengangkatnya. "Kak, uang bulanan 20 juta buat Ayah dan Ibu kok belum ditransfer? Ibu barusan nanya ke aku." Telepon ditutup. Darahku seolah-olah mengalir terbalik. Suamiku berdiri tepat di depan pintu toilet dan tangannya bahkan belum dikeringkan dari air. Aku menarik sudut bibirku. "Gajimu 16 juta, cicilan rumah 6 juta, kasih aku 4 juta, kamu simpan sendiri 2 juta. Kamu bilang kasih orang tuamu 4 juta, kok jadi 20 juta?" Bibirnya bergerak, tetapi tidak ada suara. Wajahnya sangat pucat, sementara tanganku gemetar hebat. Selama lima tahun, aku tak pernah sekali pun melihat kartu banknya. Lalu, apa lagi yang tidak aku ketahui?
Sandiwara Antara Pelacur dan Penolong, Siapa Yang Benar? - undefined novels & stories
Shelley
Pada malam pernikahan, aku dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans setelah terkena kondom yang telah disabotase, membuatku kesakitan luar biasa. Operasi berlangsung lebih dari dua puluh empat jam, dan cerita itu menyebar dengan cepat. Suamiku, Arya, justru mengumumkan bahwa siapa pun yang berhasil memotretku dalam keadaan pasca operasi akan diberi hadiah uang 160 miliar. Dalam semalam, aku berubah dari istri baru seorang miliarder menjadi bahan olok-olokan setiap kalangan elit di Neruda. Keesokan harinya, kekasih masa kecilnya Arya yang bernama Dina, muncul di depan pintuku. Saat itulah, aku baru tahu kebenarannya, bahwa dia yang telah melapisi kondom itu dengan perekat sebagai bagian dari apa yang dia sebut dengan eksperimen sosial. Dia tidak menunjukkan sedikit pun penyesalan. Nada bicaranya sembrono dan kejam. "Itu cuma eksperimen. Bagaimana aku bisa tahu kalau kau akan bereaksi seperti itu? Lagian kau tidak pernah pantas untuk Arya. Jadi, hentikan sandiwaramu itu." Arya berdiri di sampingnya dengan tatapan dingin dan meremehkan. "Kalau bukan karena kontrak pernikahan, tak ada orang yang mau menyentuhmu. Kau tahu itu, kan?" Yang tidak dia ketahui adalah wanita yang dia sebut pelacur itu telah menyelamatkan hidupnya berkali-kali, lebih dari yang bisa dia bayangkan.
Setelah Menjadi Raja Tinju Ilegal, Tunanganku Menyesal - undefined novels & stories
Billion
Usai menjalani hukuman penjara selama tiga tahun, Vina Naryama, kekasih masa kecilku, menemukanku di arena tinju ilegal dan menyeretku keluar dari sana. Dia memukul wajahku dan matanya terbelalak penuh amarah. "Rafael Ranjana, siapa yang kasih kau keberanian buat nggak pulang? Berani-beraninya kau membuat dirimu jadi seperti ini!" Aku mengusap darah di wajahku dan tersenyum tanpa beban. "Bu Vina, satu pukulan dua ratus juta. Kalau masih belum puas, boleh lanjut. Lumayan, bisa sekalian menutup biaya sewa rumahku tahun ini." Kepalan tangan Vina gemetar tidak terkendali, tetapi suaranya melunak. "Ikut aku pulang ... minta maaf ke Sena." "Dia berhati baik. Dia sudah lama nggak mempermasalahkan fitnah yang kau lemparkan padanya." Pandangannya menyapu luka-luka yang memenuhi tubuhku, sorot matanya tampak rumit. "Lihat dirimu sekarang, wajahmu penuh darah seperti hantu. Apa bedanya kau dengan anjing liar di tempat sampah?" Tubuhku bergetar hebat, lalu aku berbalik pergi. Vina tidak tahu, wajah berlumuran darah seperti ini adalah satu-satunya cara bertahan hidup yang kupelajari di penjara. "Jangan lupa, aku masih tunanganmu!" Langkahku terhenti. Bagaimana mungkin aku lupa? Tiga tahun lalu, pada malam pertunanganku, Sena membiusku dan menyeretku ke pelelangan pasar ilegal. Keperjakaanku diperdagangkan secara terbuka, menunggu para wanita kaya mengajukan tawaran. Malam itu, seluruh harga diriku hancur. Aku menjadi bahan tertawaan seluruh warga Kota Jica. Sementara orang yang menandatangani surat penjualanku adalah tunanganku sendiri.
Ratu yang Tak Pernah Menunduk - undefined novels & stories
Muriaz
Aku adalah putri yang diangkat langsung oleh mendiang Raja. Bersedia menikah ke kediaman Jenderal Penakluk Utara saja sudah merupakan anugerah kerajaan yang begitu besar bagi mereka. Di hari pernikahan, tepat saat kereta kencana pengantin menyentuh tanah, seorang wanita berbaju putih polos malah berlutut di depan gerbang kediaman jenderal, menggendong seorang bayi yang masih dibedong. Rangga Baskoro, sang pengantin pria, masih mengenakan jubah merah pernikahannya, menghalangiku dengan raut wajah serba salah. "Yang Mulia, Laras ... adalah wanita yang kutemui saat aku bertugas di perbatasan. Kini, dia tidak punya tempat tujuan." "Mengingat hari ini hari baik, biarkan dia ikut masuk bersama kita." "Yang Mulia tetap menjadi istri utama, sedangkan dia sebagai istri pendamping. Dengan begini, garis keturunan Keluarga Baskoro tetap terjaga." Para tamu di depan gerbang sontak gempar. Nyonya Besar Keluarga Baskoro bahkan tak berlutut sama sekali, melainkan langsung angkat bicara. "Tuan Putri begitu luhur dan terhormat. Tentu tidak akan keberatan berbagi status." "Tapi, Keluarga Baskoro hanya memiliki satu penerus dalam tiga generasi. Anak ini adalah harapan Keluarga Baskoro. Masa kami harus membiarkannya hidup sebagai anak haram tanpa status yang sah?" Para prajurit perbatasan serempak berlutut memenuhi halaman. "Mohon Yang Mulia berbelas kasih!" Kutundukkan kepala, menatap bayi dalam gendongan itu, lalu beralih menatap Rangga yang memandangku dengan tatapan memohon. Lalu, aku tersenyum. Kulepas mahkota phoenix dari kepalaku, kuletakkan di atas meja persembahan pengantin, lalu berbalik dan melangkah masuk ke dalam kereta kencanaku. "Jenderal Rangga, kalau kamu menginginkan penerus, aku takkan menghalangimu." "Tapi, titah mendiang Raja tertulis dengan jelas. Aku dinikahkan ke sini, bukan dianugerahkan kepada keluargamu." "Kalau Keluarga Baskoro tak mampu menerima titah ini, maka akan kutarik kembali."
Jalinan Cinta Dan Benci yang Akhirnya Harus Diputus - undefined novels & stories
Airey
Carol memeluk putranya yang kehilangan lengan akibat kecelakaan sambil menunggu bantuan di bandara. Tiba-tiba, dia menerima kabar bahwa pesawat itu telah disewa secara mendadak oleh seseorang. "Nggak bisa! Tolong bantu beri kelonggaran ...." Carol menggenggam tangan petugas sambil memohon. "Lengan anakku putus. Aku harus membawanya pulang ke negara kami untuk menjalani operasi dalam waktu tiga jam!" Kantong es yang berisi lengan putus itu dipeluk erat di dadanya. Meski tubuhnya menggigil kedinginan, dia sama sekali tidak mau melepaskannya. Petugas itu memasang ekspresi serba salah. "Maaf, Bu. Pak Brad membayar tiga kali lipat untuk menyewa seluruh pesawat ini demi mengadakan pesta perayaan untuk muridnya. Dia sudah berpesan agar jangan ada siapa pun yang mengganggu." Pak Brad? "Brad yang mana?" tanya Carol. Petugas itu menjelaskan, "Pianis terkenal, Pak Brad." Brad, suaminya.
Perpisahan di Bawah Awan - undefined novels & stories
Lampy
Alaric adalah sosok yang menjadi panutan bagi semua pilot. Di usia 16 tahun, dia menyelamatkan para sandera seorang diri. Pada usia 25 tahun, dia mengambil alih komando Pangkalan Penerbangan Utara. Dari puluhan ribu operasi yang dipimpinnya, dia tidak pernah melakukan kesalahan sekali pun. Dalam dunianya, tidak ada istilah "kompromi demi perasaan", yang ada hanyalah "tanggung jawab". Hazel menghabiskan waktu lima tahun untuk mengatasi fobia ketinggiannya. Dia memanjat tebing setinggi seratus meter dengan tangan kosong dan berjalan di atas kabel baja yang membentang di antara dua sisi samudra demi mengalahkan rasa takut itu. Dia berhasil masuk akademi penerbangan, lulus sebagai peringkat pertama, lalu bergabung dengan Pangkalan Penerbangan Utara. Jika berhasil melewati evaluasi selama lima tahun berikutnya, dia akan menjadi pilot elite dan satu-satunya partner Alaric. Namun, tiga misi yang dijalaninya selama lima tahun itu selalu berakhir tragis. Dalam misi pertama, dia mengalami pendarahan hebat dari mata, telinga, hidung, dan mulutnya. Dalam misi kedua, seluruh keluarganya tewas mengenaskan akibat aksi balas dendam. Dalam misi ketiga, dia mengalami patah tulang remuk. Semua kejadian itu ternyata disengaja. Hazel akhirnya menemukan dalang di balik semuanya. Namun, dia malah mendengar Alaric berkata, "Nessa tahu aku bakal menikah sama Hazel dan dia nggak bisa menerima kenyataan. Karena itu, aku sengaja menutupi semuanya. Nggak perlu menghancurkan seluruh hidup Nessa hanya gara-gara masalah kecil begini." Hazel tersenyum. Lalu, dia meninggalkan tiga hal yang membuat Alaric menyesal seumur hidup.
PREV
12345
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status