Novels
Short Stories

Genres

Mafia×
All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
Mafia×
All
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

15
Plot Twist×
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Plot Twist Mafia Short Stories & Mafia Novels

Discover a collection of engaging Plot Twist Mafia short stories featuring Mafia, with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Cinta Buta Sang Mafia - Mafia novels & stories
Mountain
Suamiku, Rian adalah sosok bos mafia yang paling ditakuti di Keluarga Liam dan dia selalu benci anak kecil. Namun, semuanya berubah sejak adik tiriku, Melisa pindah ke rumah sebelah bersama bayinya yang baru berusia enam bulan. Tiba-tiba saja, suamiku jadi sangat terobsesi dengan bayi itu. Dia menyuapi susu sendiri, menyanyikan lagu dan bahkan menggendong bayi itu ke mana pun dia pergi. Setiap hari dia pulang subuh dalam keadaan lelah, tapi wajahnya selalu dihiasi senyuman, seolah-olah bayi itu telah menyita seluruh jiwanya. Sementara aku menjadi sosok transparan di dunianya. Tiga hari yang lalu, mobilku diserempet orang dengan sengaja hingga menabrak pembatas jalan. Dengan kening berdarah dan kepala pening, aku meneleponnya lima puluh lima kali. Tak satu pun panggilanku diangkat, tapi dia malah mengunggah foto bayi itu di media sosialnya dengan keterangan, [Malaikat kecil sudah bisa tersenyum hari ini!] Aku sudah muak. Malam ini, di acara perjamuan makan keluarga yang dihadiri semua anggota keluarga. Aku menghabiskan gelas terakhirku dan meletakkannya. “Aku mau cerai.” Semua orang ternganga. “Kamu sudah gila?” teriak orang tuaku. Rian mencengkeram pergelangan tanganku dengan tatapan tidak percaya. “Yossi, hanya karena aku sibuk mengurus bayi dan nggak angkat teleponmu, kamu mau minta cerai?” “Bisa-bisanya kamu cemburu sama bayi enam bulan?” Aku tak membalas tatapannya. Mataku malah tertuju pada bekas cupang yang mencolok di belakang telinganya. “Kalau kamu memang begitu sayang sama bayi itu, aku akan merestui keinginanmu. Silakan jadi ayah dari anak itu saja,” ujarku dengan tenang.
Runtuhnya Kerajaan Sang Bos Mafia - Mafia novels & stories
Aria Salvatore
Udara di rumah mode kelas atas Paris itu berbau uang dan ketakutan. Aku telah menunggu enam bulan untuk gaun pengantinku. Sekarang, gaun itu justru tersampir di pundak Selena Rosion, seorang influencer yang sedang viral dan juga adik angkat tunanganku yang seorang mafia, Vicky Delano. Manajer rumah mode itu berkeringat dingin, matanya melirik gelisah antara aku dan pria yang sedang bersantai di sofa beludru. Vicky berdiri. Dia menyesuaikan lipatan ekor gaun bertabur berlian pada Selena dengan gerakan tangan yang santai. “Acara perdananya minggu depan, dia membutuhkan gaun yang menonjol dan menarik perhatian. Dia akan meminjamnya. Kau pilih saja sesuatu dari etalase dan jangan buat onar.” Nada suaranya datar dan tegas. Di bawah lampu gantung kristal, Selena mengagumi dirinya sendiri di depan cermin panjang, senyum kemenangan tersungging di bibirnya. Aku melihat bayanganku sendiri di cermin yang sama, mengenakan celana denim dan mantel yang basah kuyup. Aku tampak seperti turis yang tersesat. Tiba-tiba, seluruh rencana yang kususun selama setahun terakhir terasa seperti lelucon yang menyakitkan. Aku tidak berteriak, hanya merasa kedinginan. Mati rasa. Aku pun melepaskan cincin pertunangan dengan berlian lima karat dari jariku. Cincin itu membentur meja kopi kaca dengan bunyi klik yang tajam. “Kau benar, Vicky. Aku memang tidak butuh gaun pengantin ini. Pernikahan ini … aku juga tidak membutuhkannya.”
Kau Bukanlah Mempelai Pengantin Prianya! - Mafia novels & stories
Velvet
Tiga hari sebelum pernikahanku, Angga membatalkannya untuk yang ke lima puluh dua kalinya. Dia datang ke rumah mode di Paleris untuk menyetujui bordiran lambang pada gaun pengantinku, tetapi begitu aku melangkah keluar dari tirai ruang ganti, dia langsung mengambil sarung pistol dan radionya. “Bajingan Torino itu menghancurkan kebun anggur Bella, mereka mengepung perkebunannya. Luna ketakutan, jadi aku harus pergi sekarang. Pernikahannya kita tunda.” Dulu, aku pasti akan menghentikannya dan menuntut jawaban siapa yang lebih penting baginya, aku atau Bella. Kali ini, aku hanya membiarkannya saja. Tiga puluh menit kemudian, Bella mengunggah momen di media sosialnya: [Kaulah satu-satunya tempat berlindung bagiku dan putriku.] Foto itu menunjukkan gambar Angga yang sedang memeluk Bella erat-erat, dengan Luna di gendongannya dan memanggilnya papa. Mereka tampak seperti sebuah keluarga sungguhan. Orang tuaku menghela napas. “Sephia, apa pernikahanmu kali ini dibatalkan lagi? Kita sudah mengirim undangan ke setiap keluarga ternama di kota ini. Bagaimana dampaknya nanti terhadap kehormatan Keluarga Bundari?” Aku menggelengkan kepala, lalu mengetuk undangan cadangan. "Pernikahan ini tetap berjalan. Tiga hari lagi, aku akan tetap menjadi pengantin. Hanya saja, bukan dengan Angga."
Belenggu Sang Bos Mafia - Mafia novels & stories
Lotus
Seminggu sudah berlalu, dan Tonny akhirnya menyadari bahwa aku tak lagi meminta-minta uang padanya. Saking senangnya, pria itu sampai meluangkan waktu untuk mengirimiku pesan singkat, sebuah pujian yang langka. [Sayang, akhirnya kamu paham juga caranya jadi istri ketua mafia yang pantas.] Dia bahkan menambahkan janji manis. [Obat khusus buat ibumu sudah aku kirim. Selama kamu bersikap manis dan tidak serakah, aku akan kasih segalanya buat kamu.] Tonny tidak tahu, saat pesan itu masuk, aku sedang berdiri di depan mesin cetak, menunggu lembar demi lembar surat cerai keluar. Saat itu aku masih mengenakan gaun usang dari tiga tahun yang lalu. Di balik kemewahan statusku sebagai istri ketua mafia yang ditakuti, tak ada yang percaya bahwa untuk sekadar membeli pembalut pun, aku harus mengemis pada Helen, orang kepercayaannya. Aku pun harus mengajukan izin tiga hari sebelumnya hanya untuk bisa keluar rumah. Tonny selalu berdalih bahwa itu semua demi melindungiku. "Di luar sana terlalu berbahaya, Sayang. Kamu cukup diam di rumah aja." Namun, segalanya hancur seminggu yang lalu. Saat Ibu kritis, aku memohon pada Helen agar mengizinkanku pergi tanpa melewati prosedur birokrasi yang konyol itu. Helen sengaja menahanku selama lima hari dan baru melepaskanku setelah Ibu mengembuskan napas terakhir. Obat khusus? Buat apa lagi? Ibu sudah tiada, dan kesabaranku pun sudah habis.
Wanita Pengganti, Pengingat Wanita Di Masa Lalu - Mafia novels & stories
Anna Smith
Semua orang di Idalia selatan tahu bahwa Lorenzo mencintaiku dengan tergila-gila. Namun, ternyata dia menjadikan seorang wanita yang jauh lebih muda di Naplas sebagai simpanannya. Orang-orang bilang wajahnya sangat mirip denganku di masa lalu. Dia mengatakan kepada semua orang bahwa gadis itu hanyalah pengingat dari wanita yang pernah paling dicintainya. Dia juga memberi perintah tegas agar jangan ada yang membiarkanku mengetahui tentang wanita itu. Sampai hari ketika aku mengetahui bahwa aku hamil. Aku pergi ke kantornya untuk memberitahukan kabar itu sendiri, tetapi langkahku terhenti di depan pintu ketika aku mendengar suara seorang wanita muda dari dalam. "Lorenzo ... apa aku ada di sini hanya karena aku mengingatkanmu pada dirinya?" Pintunya sedikit terbuka. Dari celah itu, aku melihat seorang wanita muda yang terlalu mirip denganku, mengenakan jaketnya dan memegang gelas miliknya. Aku berdiri di sana, nyaris tidak bisa bernapas. Lalu, aku mendengarnya menjawab, "Jangan bandingkan dirimu dengannya. Dia nggak akan pernah bisa jadi seperti kamu." Aku berbalik dan pergi tanpa mengeluarkan suara sedikit pun. Malam itu, aku menelepon ibuku. "Ibu, aku sudah memutuskan." Ibuku terdiam sesaat. "Aku ingin sebuah kebakaran," kataku. "Sesuatu yang nggak akan menyisakan seorang pun hidup. Saat semuanya berakhir, Sofia Mardiansyah harus mati bagi dunia."
Kematian Palsu, Lembaran Baru - Mafia novels & stories
Moore
Saat Arseno berselingkuh, aku tidak menangis ataupun membuat keributan. Aku hanya berpura-pura tidak tahu. Ketika dia menjadikan Hazel sebagai simpanan di luar, aku juga memaksa diri menahan kesedihan di hati dan terus bersabar. Sebab, aku dan Arseno memiliki seorang putra yang lucu. Dia sangat mencintaiku dan aku ingin memberinya keluarga yang utuh. Sampai akhirnya aku mengetahui bahwa putraku, Ryder, dengan sukarela mengikuti Arseno ke keluarga kecil itu, bahkan memanggil Hazel sebagai "Kakak" dengan akrab. Saat itulah, aku akhirnya tidak ingin bertahan lagi. Aku berkata pada sahabat masa kecilku bahwa aku ingin bercerai. Dia menatapku dalam-dalam lalu berkata, "Aurora, Arseno cinta mati sama kamu. Seluruh Napolis tahu itu. Kekuasaannya tersebar di seluruh Napolis. Nggak akan semudah itu kalau kamu mau pergi." Namun, aku berkata dengan mati rasa, "Kalau begitu, biarkan 'Aurora' mati saja. Mati di depan mata Arseno, biarkan dia menyaksikan sendiri kepergian istrinya. Mulai sekarang, nggak akan ada lagi Aurora di dunia ini." Setelah mengetahui bahwa Ryder lebih menyukai Hazel, barulah aku sadar bahwa dua tahun pertahananku hanyalah sebuah lelucon. Jadi kali ini, baik suami ataupun anakku ... aku sudah tidak menginginkan keduanya lagi.
Sistem Yang Memberiku Keadilan - Mafia novels & stories
Aria Salvatore
Ketika aku kembali ke Keluarga Virera sebagai anak perempuan mereka yang telah lama hilang, aku malah mengenakan pakaian bekas adik angkatku, dan sopir keluarga hanya datang untuk menjemputnya. Namun, mereka justru merasa bersalah terhadap anak perempuan yang telah mereka besarkan selama ketidakhadiranku. Jadi, ketika pemerintah meluncurkan Sistem Perlakuan Adil, mereka mendaftarkan seluruh keluarga sebelum aku sempat menyadarinya. Ayahku menghela napas lega. "Sistem ini akan menegakkan keadilan yang tidak bisa diganggu gugat, dan Bianca tidak akan pernah menderita lagi." Ibu menggenggam tanganku, suaranya tidak memberi ruang untuk bantahan. "Kau kembali ke rumah ini dan mencuri semua yang sudah menjadi miliknya. Itu tidak adil buat Bianca." Kakakku bahkan tidak berusaha menyembunyikan rasa jijiknya. "Aku hanya mengakui satu adik. Kau sudah mendapatkan lebih dari yang pantas kau terima. Jangan coba-coba berulah." Aku menyantap makanan sisa, sementara dia memiliki koki pribadi. Aku berkeringat tinggal di dalam gudang, sementara dia tidur di kamar yang dirancang khusus. Aku hampir tertawa. Ketika Sistem tersebut mulai beroperasi, justru merekalah yang hancur berantakan.
Kembaran Terlupakan: Satu Dicintai, Satu Diabaikan - Mafia novels & stories
Cocojam
Di Keluarga Paladin, setiap anak lahir dengan sebuah cip. Cip itu menyatu dengan bio-arloji di pergelangan tangan mereka, layarnya terus menghitung mundur setiap detik dari sisa hidup yang mereka miliki. Semua orang bisa melihat angka di arloji saudara kembarku terus berkurang. Begitu juga di arlojiku. Mereka semua tahu dia akan meninggal tepat di hari ulang tahun kami yang ke-18. Karena itu, Vivian menjadi putri yang tidak tersentuh di dunia kami yang kejam. Semua gaun bertabur berlian menjadi miliknya. Semua perhiasan paling langka juga menjadi miliknya. Bahkan sisa rasa kemanusiaan ayahku yang terakhir juga hanya diberikan untuknya. Sedikit kehangatan yang hanya terlihat saat pistol ayahku sudah disarungkan kembali. Dulu, aku merasa kasihan padanya. Waktunya terus berkurang. Namun, ya Tuhan ... aku juga iri padanya. Dia punya semua yang tidak pernah kumiliki, kasih sayang orang tua kami. Lalu, pada malam pesta ulang tahun kami yang ke-18 .... Orang tuaku khawatir aku akan membuat keributan. Mereka takut aku akan menyinggung bos mafia dari keluarga sekutu kami. Jadi, mereka mengunciku di ruang bawah tanah. Lembap. Dingin. Sementara demam parah membakar seluruh tubuhku. Aku terus menggedor-gedor pintu kayu ek yang berat itu sampai suaraku serak. "Mama, tolong! Keluarkan aku! Tubuhku panas sekali. Kepalaku sakit banget ...." Dari luar, suara ibuku terdengar dingin dan tak tergoyahkan. "Cukup, Lilian! Hari ini ulang tahun adikmu yang ke-18. Hari terakhirnya hidup! Berhenti cari perhatian! Apa kamu nggak bisa menahan diri demi kehormatan keluarga kita?" "Tapi aku benar-benar sakit ...." Suara langkah kakinya makin lama makin menjauh, sampai akhirnya lenyap. Lalu, kegelapan menelanku sepenuhnya. Di pergelangan tanganku, bio-arloji itu terus berkedip dan menunjukkan peringatan darurat. [ PERINGATAN KRITIS: Tanda vital tidak cocok. Data cip yang terhubung tidak kompatibel. Harap verifikasi pengguna. ]
Ketika Ingatan Pulih, Aku Melepaskan Cintaku - Mafia novels & stories
Bagel
Ada sebuah aturan tidak tertulis di dunia mafia Corvano. Saat seorang ketua mafia mempertahankan wanita baru di sisinya selama tiga bulan berturut-turut, sang nyonya harus secara pribadi melepas cincin meterai yang melambangkan kekuasaannya dan memakaikannya ke jari wanita baru itu di depan seluruh keluarga. Ketika suamiku, Lukas, ketua dari Keluarga Nugraha, mengumumkan bahwa dia akan membawa Mia pergi berdua untuk perjalanan bisnis selama tiga bulan, seluruh dunia mafia Corvano menunggu reaksiku. Aku sudah bersama Lukas Nugraha selama tujuh tahun. Aku mengikutinya ke mana pun dan menolak berpisah darinya. Bahkan di tengah malam, aku sering terbangun hanya untuk menyentuhnya, memastikan dia masih ada di sana agar aku merasa tenang. Mereka semua tahu betapa posesifnya aku dan mereka bertaruh aku tidak akan pernah bisa melepaskannya. Namun, saat Mia mengulurkan tangannya kepadaku dengan suara manis yang dibuat-buat, aku bahkan tidak meneteskan air mata sedikit pun. Dengan tenang, aku melepas cincin meterai berukir lambang keluarga itu dan menyelipkannya ke jari manisnya. Lukas, yang bersandar santai di kursi kulit di ujung meja, memutar gelas wiski di tangannya. Dalam mata birunya melintas kepuasan. "Elara, akhirnya kamu tahu posisi dirimu." Aku menunduk menatap jariku yang kini kosong, tanpa mengatakan sepatah kata pun. Yang tidak Luca ketahui adalah, sebulan lalu aku telah mendapatkan kembali seluruh ingatanku yang hilang selama tujuh tahun. Aku sama sekali bukan anak jalanan yatim piatu, melainkan putri Keluarga Ruswita yang telah lama hilang. Keluargaku adalah keluarga paling berkuasa di antara keluarga-keluarga Dunia Lama. Tiga hari lagi, konvoi bersenjata milik kakakku akan memasuki Corvano untuk membawaku pulang.
Tujuh Tahun Menjadi Rahasia - Mafia novels & stories
Juju
Aku telah menjalin hubungan rahasia selama tujuh tahun bersama bos mafia Marco Hardianto. Tidak ada kontak di depan umum. Tidak ada foto bersama. Tidak ada bukti apa pun bahwa aku pernah berada di sisinya. Dia berkata, "Tunggu sampai aku cukup kuat, sampai nggak ada yang berani menyakitimu. Aku akan memberimu status resmi." Aku percaya. Sampai sehari sebelum hari jadi kami yang ketujuh, aku menemukan cincin berlian sepuluh karat di saku bagian dalam jasnya. Aku menangis bahagia. Aku pikir tujuh tahun bersabar dan bersembunyi akhirnya akan berakhir. ... Keesokan paginya, aku mengenakan gaun termahal, menyemprotkan satu-satunya botol parfum yang pernah dia berikan, dan berkali-kali berlatih tersenyum di depan cermin untuk saat menerima lamaran nanti. Tiba-tiba, berita dari dunia hiburan muncul di ponselku. [Berita Terkini: Kisah cinta tujuh tahun berakhir bahagia, influencer percintaan terpopuler Sunny Sanjaya menerima lamaran ke-100 kali dari pacarnya!] Di foto itu, sang "idola cinta" yang memiliki delapan juta pengikut sedang berjinjit, mencium seorang pria dengan bahagia. Pria itu memegangi belakang lehernya. Di punggung tangan pria itu, ada bekas luka yang sangat kuhafal di luar kepala. Itu bekas luka tusukan pisau saat Marco melindungiku.
Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah - Mafia novels & stories
Bagel
Pacar mafiaku, Fendy, selalu bertengkar dengan sahabat masa kecilnya, Amanda. Di hari ulang tahunku, Amanda memberiku sebuah bullet vibrator. "Nih. Buat ronde kedua, kalau-kalau perlu. Aku lebih tahu stamina dia daripada siapa pun." Fendy melemparkan sebotol foundation berwarna pucat ke arahnya. "Pakai yang lebih banyak lagi. Siapa tahu akhirnya ada yang mau sentuh kamu." Mereka saling mendorong saat keluar, lalu membanting pintu di belakang mereka. Lilin di atas kue ulang tahunku habis meleleh hingga padam, sementara aku duduk sendirian di meja makan. Saat kedua keluarga kami pertama kali mengadakan makan malam resmi bersama, Amanda tersenyum dan menyelipkan sebotol kecil pelumas ke tangan Fendy. "Ambil. Biar kamu nggak bikin gadis malang itu menderita." Ekspresi Fendy langsung menjadi muram. "Masih lebih baik daripada kamu yang menangis malam-malam sambil memeluk guling." Kali ini, Fendy mengatur liburan ke sebuah pulau pribadi. Seorang teman kami diam-diam memberitahuku bahwa dia berencana melamarku di atas tebing saat matahari terbenam. Setelah tujuh tahun menjalin hubungan, aku berkata pada diri sendiri bahwa inilah akhirnya. Garis akhir yang selama ini kutunggu akhirnya sudah di depan mata. Aku berdandan dengan sangat teliti, mengenakan gaun termahal yang kumiliki, lalu berjalan menuju helipad. Aku membuka pintu helikopter. Amanda sudah duduk di kursi kopilot. Dia mengangkat alis saat melihatku. "Chloe, kamu datang? Aku agak klaustrofobia, jadi kamu nggak keberatan kalau aku duduk di depan, 'kan?" Fendy yang sedang memegang kendali helikopter menoleh dan mengamatiku. "Chloe, kamu duduk di belakang saja. Aku khawatir dia tiba-tiba mengamuk, lalu mulai mencakar dan menggigit. Nanti suasananya jadi rusak." Sebelum aku sempat mengatakan apa pun, Amanda sudah lebih dulu membalas, "Apa maksudmu? Aku ini beban buatmu?" "Bukan baru hari ini aku mikir begitu. Kenapa kamu drama sekali hari ini?" Perdebatan mereka berlangsung begitu alami, seolah-olah mereka telah mengulang naskah yang sama ribuan kali. Pada saat itu, kelelahan yang telah menumpuk selama tujuh tahun terakhir tiba-tiba menghantamku. Untuk pertama kalinya, aku menyadari bahwa aku tidak lagi ingin menerima lamarannya.
Setelah Terlahir Kembali, Aku Tidak Membuat Keributan Lagi - Mafia novels & stories
Nora
Setelah terlahir kembali, aku tidak lagi ikut campur dalam urusan suamiku, Oliver, dengan teman masa kecilnya, Grace. Aku membiarkan Grace mencari alasan untuk membuat Oliver meninggalkanku setiap kali. Grace menelepon, lalu berkata sambil menangis, "Oliver, aku takut .... Ada suara tembakan di luar rumah dan Aaron menangis ketakutan. Bisa nggak kamu datang temani kami?" Oliver merasa ragu, tetapi aku sudah dengan penuh pengertian menyerahkan jaket kepadanya. "Pergilah, mereka pasti ketakutan." Langkah Oliver terhenti. Dia menatapku dengan ekspresi yang rumit. Aku yang dulu pasti akan menangis histeris dan bertanya siapa yang lebih penting baginya, aku atau mereka. Namun, aku yang telah terlahir kembali hanya akan menuruti setiap keinginannya. Setelah transplantasi ginjal putriku berhasil, aku akan membawanya pergi dan meninggalkan Oliver sepenuhnya.
Membawa Anak Kembarku Dan Meninggalkan Kenangan Pahit - Mafia novels & stories
Bagel
Saat cinta pertama suamiku sedang sekarat melahirkan, ayah mertuaku, bos mafia Keluarga Lantara, menempatkan sepuluh pria bersenjata di depan pintu kamarku. Mereka berjaga dengan siaga penuh, takut aku akan menerobos masuk ke ruang bersalin dan mengacaukan kelahiran pewaris pertama Keluarga Lantara. Namun, aku bahkan tidak menyentuh pintu itu. Bahkan ketika tangisan bayi yang baru lahir menggema di sepanjang lorong, Ibu Logan, nyonya keluarga itu, mengembuskan napas panjang penuh kelegaan sambil menggenggam erat tangan wanita yang terbaring di ranjang rumah sakit. "Calista, kami ada di sini. Si Stella mandul itu nggak akan bisa ganggu kamu ataupun cucuku." Logan membungkuk, lalu menyeka keringat dingin di dahi Calista. Tatapannya dipenuhi kelembutan. "Jangan khawatir. Ayah sudah perintahkan anak buahnya untuk kunci seluruh rumah sakit pribadi ini. Kalau dia berani bikin keributan, aku sendiri yang akan mencoret namanya dari catatan keluarga." Barulah setelah memastikan aku tidak akan datang membuat masalah, dia benar-benar merasa tenang. Logan tidak mengerti. Di matanya, dia hanya sedang membalas budi, memberi seorang wanita yang akan segera meninggal seorang anak untuk meneruskan namanya, membantu cinta pertamanya mewujudkan harapan terakhirnya. Mengapa aku tidak bisa menerimanya dengan lapang dada? Mengapa aku tidak bisa melihat gambaran yang lebih besar? Senyum puas terukir di bibir Logan saat dia memandangi bayi yang terbungkus selimut itu. Dia bahkan berpikir bahwa jika aku mau merendahkan harga diriku, mengakui kesalahanku, dan menunjukkan sedikit kebaikan kepada Calista, dia akan memaafkan sikap dinginku selama ini sepenuhnya. Dia akan menebus semuanya kepadaku, bahkan memberiku gelar sebagai ibu dari anak itu, membiarkanku tetap mempertahankan posisiku sebagai istrinya. Namun, yang tidak dia ketahui adalah bahwa aku sudah menandatangani surat cerai yang disiapkan pengacaraku. Dalam seminggu, aku akan memutus semua hubungan dengan Keluarga Lantara, membawa kedua bayi kembar yang tumbuh di dalam kandunganku dan pergi. Kami tidak akan pernah bertemu lagi, bukan di kehidupan ini maupun kehidupan berikutnya.
Pewaris Yang Disembunyikan - Mafia novels & stories
Anna Smith
Aku menghabiskan waktu lima tahun sebagai istri dari Damian Santorini hanya di atas kertas. Lima tahun tersembunyi di balik pintu tertutup, terkubur di bawah selimutnya, dan terhapus dari dunianya. Ketika akhirnya dia setuju untuk membawaku kembali ke Kota Cigo, untuk berdiri di sisinya dan diakui secara terbuka, aku pikir telah menang. Aku pun membeli sebuah gaun baru. Gaun yang lembut dan elegan. Sebuah gaun yang layak untuk seorang istri Bos Mafia. Pada malam sebelum kami berangkat, dia menatapku melalui cermin dan berkata dengan tenang, “Hapus riasanmu itu, dan ganti gaunmu dengan celana.” Aku bertanya mengapa. Dia terus merapikan kancing kemejanya seolah aku ini tak penting. “Julia Landovo sudah kembali. Dan, malam ini adalah pertunangan kami.” Sebuah aliansi pernikahan dengan keluarga dari dunia mafia di Rusian, putri Keluarga Landovo. Melihat keheninganku, dia pun tertawa dengan nada tak peduli dan kejam. “Apaan tatapan itu? Bukannya kita sudah sepakat tentang hal ini saat kita menikah? Hanya ada persaudaraan, loyalitas, dan tanpa ada romansa.” Lalu dia berbalik, sorot matanya tajam dan mengejek. “Vicky Milia … kau tidak benar-benar jatuh cinta padaku, kan?” Aku berdiri terpaku di sana. Karena di dalam saku bagian dalam jasnya .... Terdapat laporan tentang kehamilanku. Dan, Bos Mafia itu tidak tahu bahwa wanita yang baru saja dia korbankan sedang mengandung pewaris tahtanya.
Aku Menikahi Pamannya, Baru Dia Menyesal - Mafia novels & stories
sago pudding‌
Seminggu sebelum hari pernikahan, Liam Suwanto diam-diam ganti nama calon mempelai pria di formulir pendaftaran pernikahan. Nama yang semula miliknya diganti jadi nama pamannya sendiri, Edwin Suwanto, ketua mafia baru Keluarga Suwanto. Seorang temannya menatap dia dengan wajah terkejut. "Kamu sudah gila, yah? Selena sudah tunggu kamu selama tujuh tahun. Di mata semua orang, dia hampir dianggap perawan tua! Dan sekarang kamu justru serahkan dia ke pamanmu yang paling kejam itu?" Liam hanya tersenyum santai. "Lena dan aku kalah dalam sebuah taruhan. Aku sudah janji akan penuhi satu permintaannya." "Lagian, begitu Selena tahu namanya diganti, dia pasti akan panik lalu lari cari aku untuk minta perbaiki semuanya." "Dan lagi, mana mungkin pamanku beneran mau nikahi Selena? Begitu tahu kesalahan itu, dia pasti langsung batalkan pertunangannya. Dan pada akhirnya, Selena tetap akan jadi istriku." Nada suaranya terdengar begitu ringan, seolah semua itu cuma permainan saja. Teman-temannya langsung tertawa terbahak-bahak. Sementara itu, aku telah berdiri di balik pintu cukup lama, dengarkan setiap kata yang mereka ucapkan. Sedikit demi sedikit, hatiku jadi beku. Hari pernikahan akhirnya tiba. Aku tetap datang seperti yang telah direncanakan. Sementara itu, Liam, pria yang selama ini selalu angkuh dan merasa segalanya berada dalam genggamannya justru jadi gila saat berusaha terobos masuk ke dalam gereja. "Aku pengantin prianya! Aku yang seharusnya jadi pengantin prianya!"
Harga Sebuah Ambisi : Status dan Tahta - Mafia novels & stories
Jasmine Flower
Tiga hari sebelum tanggal hari perkiraan lahirku, suamiku pulang dan memberi tahu bahwa dia akan menikahi Bella Voltera. “Bayinya akan lahir sebentar lagi,” kata Lukas. “Kalau aku menikahinya, aku akan mendapatkan posisi sebagai Bos Keluarga Moreno.” Aku berdiri di sana dalam keadaan mengandung anaknya dan bertanya, “Jadi, kau ingin aku menghabiskan sisa hidup sebagai wanita simpanan rahasiamu?” Dia menjanjikanku dokter, pengawal, uang, dan rumah yang dijaga ketat di luar Kota Charagos. Dia berkata bahwa aku akan tetap menjadi istrinya, selama aku tidak pernah muncul di hadapan Bella. Ketika aku menolak, dia menatapku dengan tatapan iba, seolah-olah aku ini terlalu biasa untuk bisa memahami dunia tempat dia sebenarnya berasal. Dia pikir aku hanyalah Arina, wanita pendiam yang senang menanam tomat di rumah tepi danau. Dia tidak tahu bahwa aku adalah Arina Castelo, putri tunggal Ketua Komisi Tinggi Mafia. Aku menatapnya dan berbisik, “Bagaimana kalau aku mengatakan bahwa keluarganya Bella tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan keluargaku?”
Jujur atau Tantangan: Aku Pilih Pergi - Mafia novels & stories
Bagel
Setiap kali bermain game "Jujur atau Tantangan", Clara, teman masa kecil pacarku, selalu menantang Ronan untuk mengerjaiku, sedangkan Ronan tidak pernah menolak, dia berpura-pura melamarku. Terakhir kali, aku sempat percaya dengan tipuan mereka. Aku mengulurkan tangan dengan senang hati, tetapi komponen di dalam cincin itu tiba-tiba menjepit jariku, seketika itu juga aku menjerit kesakitan. Ronan dan Clara tertawa terbahak-bahak, mengabaikan jariku yang sudah membiru karena terjepit. Setelah itu, Ronan menahanku di dinding dan bersumpah bahwa dia akan serius melamarku tahun ini. Sehingga ketika pengawalnya mengantarku ke klub elite tempat kami pertama kali bertemu, aku mengenakan gaun sutra putih yang mahal, menata rambut, bahkan berdandan secantik mungkin. Aku juga membayangkan momen lamaran yang mengharukan, membayangkan aku menganggukkan kepala dan menjawab, "Ya, aku bersedia." Namun begitu aku membuka pintu ruang VIP, betapa terkejutnya diriku, ada seseorang yang mengguyur segelas anggur merah ke wajahku. Minuman itu menetes dari dagu dan membasahi gaunku. Tawa seorang wanita langsung pecah di tengah kerumunan. "Sudah kubilang, Aurora pasti datang, 'kan? Ronan, kamu kalah!" Ronan menghampiriku dengan wajah pasrah. Pria itu mengusap wajahku menggunakan tisu dengan lembut, nada suaranya masih selembut biasanya. "Kamu dandan demi aku, ya? Sayang sekali, gaunmu jadi kotor." "Clara menantangku bertaruh apakah kamu berani datang ke klub kita malam ini, aku yakin kamu pasti datang. Taruhannya seperti ini: Kalau kamu nggak datang, aku akan melamarmu besok. Sebaliknya, kalau kamu datang, maka lamaran ini diundur tahun depan." "Maaf, Sayang. Karena kamu datang, jadi kita batal menikah tahun ini." Aku menatapnya. Setelah terdiam lama, aku bertanya, "Apa kamu ingat besok itu hari apa?" Pria itu mengangkat bahu sambil tersenyum. "Tentu, besok adalah hari jadian kita yang keenam tahun, aku nggak mungkin lupa." Anggur merah itu mengalir melewati tulang selangkaku, rasa dingin dan lengketnya membuat tubuhku menggigil. Tiba-tiba, semua terasa sia-sia. Hari jadian kami tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan salah satu lelucon mereka ini. Orang sepertiku tidak pernah bisa menang melawan teman masa kecilnya, Clara. Aku melepaskan gelang perak yang terus kupakai selama enam tahun dari pergelangan tanganku. "Semua sudah berakhir, kita putus!"
Putri yang Mereka Biarkan Mati - Mafia novels & stories
Finn
Bella Basuki sekarat. Leukemia mieloid akut stadium tiga. Dokter keluarga kabari aku lewat telepon, satu-satunya harapan adalah transplantasi sumsum tulang. Dibutuhkan donor yang benar-benar cocok. Dan saudara kembar identik punya tingkat kecocokan hingga sembilan puluh sembilan persen. Aku remas lembar hasil diagnosis itu. Di bagian paling atas tertulis namaku: Gemma Basuki. Namun suara dokter bergetar saat dia berulang kali minta maaf. Terjadi kesalahan administrasi. Yang sakit bukan aku. Melainkan saudara kembarku Bella. Dan obatnya adalah aku. Aku harus segera pulang. Hujan menghantam jendela taksi tanpa henti. Sepanjang perjalanan, aku terus bayangkan gimana semuanya akan terjadi. Ayah akan letakkan cerutunya. Ibu akan terkejut. Lalu aku akan jelaskan kekeliruan itu. Nama di laporan itu memang namaku, tetapi hasil pemeriksaan darah adalah milik Bianca. Aku masih bisa perbaiki semuanya sebelum terlambat. HP-ku tiba-tiba menyala. Grup keluarga. Sebuah pesan singkat dari Ayah muncul di layar. [Gemma divonis penyakit terminal. Bianca nggak boleh jadi pendonor. Ini keputusan keluarga.] Darahku seketika membeku. Mereka sudah lihat berkas yang salah kirim. Mereka kira akulah yang lagi sekarat dan mereka pilih biarkan aku mati. Saat aku dorong pintu rumah hingga terbuka dan lihat sosok Ayah berdiri di sana, aku langsung rasakan hawa di sekelilingku berubah. Seolah suhu ruangan mendadak turun drastis. Seakan seluruh dunia membeku di sekitarku. Mataku mulai terasa panas. Air mata menggenang, nggak mampu kutahan lagi. "Ayah," ucapku lirih, berusaha jaga suaraku agar nggak pecah. "Aku mau tanya sesuatu." Dia angkat kepala dari cerutunya dengan raut kesal. "Kalau yang sedang sekarat itu Bianca," bisikku. "Apa Ayah akan minta aku donorkan sumsum tulangku untuk selamatkan dia?" Ruangan itu langsung sunyi. Ayah perlahan letakkan cerutunya. Keheningan panjang penuhi udara. "Aku nggak akan lakukan itu," jawabnya akhirnya. "Tentu saja nggak. Keluarga kita punya cukup sumber daya. Kita akan cari pendonor lain. Kita nggak akan pernah minta kamu ambil risiko sebesar itu." Senyum tipis terukir di bibirku. Senyum kecil yang pahit. "Bagus," kataku pelan. "Itu jawaban ayah sendiri, jangan nyesal nanti."
Tunangan yang Direbut Sahabatku - Mafia novels & stories
September
Lima tahun setelah Luca dari Keluarga Brahmana menghilang, aku bertemu dengannya lagi di pernikahan sahabatku. Dia adalah mempelai pria, sedangkan aku hanya seorang pengiring pengantin. Sofia, sahabat terdekatku sekaligus mempelai wanita, menggandeng lenganku dengan riang sambil terus menceritakan kisah cinta mereka. "Aku yang menyelamatkan Luca setelah kecelakaan mobilnya. Kudengar waktu itu dia sudah punya tunangan, tapi diam-diam kubawa dia ke rumah sakit pribadi milik keluargaku untuk dirawat." "Kamu jangan terus cari tunanganmu yang hilang. Semua pendamping pengantin pria di sini tampan-tampan. Biar aku kenalkan kamu dengan salah satu dari mereka!"
Melepaskan Semua yang Menyakitiku Dengan Lapang Dada - Mafia novels & stories
Sarah Lane
Adik perempuanku, Rosa, merebut sembilan pacarku berturut-turut. Aku begitu trauma hingga tak pernah berani jatuh cinta lagi. Sampai akhirnya, Nikolas melamarku. Dia memanjakanku seolah aku adalah harta paling berharga. Aku sungguh percaya akhirnya telah menemukan belahan jiwaku. Kupikir aku ditakdirkan menjadi istrinya, menjalani hidup yang damai dan penuh rasa aman di sisinya. Pada malam menjelang pernikahan kami, Nikolas mengirim Rosa ke luar negeri. Empat tahun setelah kami menikah, aku bertemu lagi dengan Rosa di sebuah acara makan. Seorang tamu menyeringai. "Selama empat tahun Nikolas membuangmu ke luar negeri, apa kamu nggak membencinya?" Rosa tersenyum penuh godaan. "Dia ayah dari anak-anakku. Untuk apa aku membencinya?" Ruangan itu seketika menjadi sunyi senyap. "Kakakku benar-benar bodoh dan polos, sampai percaya Nikolas benar-benar membenciku!" Dia mencibir dengan tatapan penuh penghinaan. "Padahal kenyataannya, aku yang melahirkan ahli warisnya, tinggal di rumah mewahnya, mengendarai mobil-mobil supernya, dan menghabiskan uangnya." Begitu dia selesai berbicara, semua mata di ruangan itu langsung tertuju kepadaku. Sebagai istri sah Nikolas, aku sama sekali tidak tahu-menahu tentang semua yang baru saja diucapkannya. Namun, aku tidak menangis ataupun membuat keributan. Aku hanya menekan tombol "kirim" pada email yang sudah lama kususun. Balasannya datang dengan sangat cepat. [ Kami dengan senang hati menyambut Anda bergabung dengan tim medis kami. Kami sudah lama menunggu Anda. ] Menatap balasan itu, senyuman tulus perlahan kembali menghiasi bibirku. 'Nikolas, mulai saat ini, kamu nggak perlu lagi berpura-pura mencintaiku.'
PREV
12345
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status