El Nurien
Lin Anqi tumbuh dengan luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Saat kecil, ia menyaksikan ibunya diceraikan dan diusir dari keluarga besar hanya karena gagal melahirkan anak laki-laki. Sementara itu, wanita simpanan ayahnya justru disambut bak ratu setelah melahirkan seorang putra.
Sejak hari itu, ibunya bersumpah akan membesarkan ketiga putrinya menjadi perempuan bermartabat yang tak akan pernah dipandang rendah oleh siapa pun.
Bagi Anqi, cinta dan anak hanyalah belenggu yang membuat perempuan kehilangan harga diri. Karena itu, ia menerima perjodohan dengan Gu Chen semata-mata demi memenuhi keinginan ibunya, bukan karena cinta.
Namun Gu Chen berbeda dari pria yang selama ini ia bayangkan. Ia tidak pernah memaksa, tidak pernah menguasai, dan selalu menghadirkan kehangatan yang perlahan mencairkan hati Anqi yang dingin. Kecintaannya pada anak-anak membuat Anqi mulai mempertanyakan keyakinan yang selama ini ia pegang.
Ketika Anqi akhirnya membuka hati dan mulai memimpikan kebahagiaan, masa lalu kembali menghantui mereka. Rahasia yang disembunyikan Gu Chen, bersama kenyataan kelam tentang ibu Anqi, terungkap satu per satu, mengancam menghancurkan cinta yang baru saja bersemi.
352