Pein
Perceraian mengakhiri pernikahan mereka di dunia modern.
Dua orang yang pernah saling mencintai itu berpisah dengan membawa luka dan penyesalan masing-masing. Mereka mengira kisah di antara mereka telah benar-benar berakhir.
Namun, takdir ternyata memiliki rencana lain.
Dalam waktu yang hampir bersamaan, keduanya mengalami transmigrasi ke sebuah dunia yang sama sekali berbeda—dunia kekaisaran yang dipenuhi perebutan kekuasaan, konspirasi keluarga kerajaan, perang antarbangsa, serta intrik mematikan.
Sang pria terbangun sebagai Kaisar muda.
Namun, bukannya menjadi penguasa yang disegani, ia justru hanyalah seorang kaisar boneka. Kekuasaan sebenarnya berada di tangan Perdana Menteri, para pejabat tinggi, dan keluarga bangsawan yang selama bertahun-tahun mengendalikan istana. Bahkan para selir dan pelayan berani meremehkannya.
Tidak ingin mengulangi kehidupan sebelumnya yang penuh kegagalan, sang Kaisar mulai menggunakan pengetahuan dari dunia modern untuk mengubah keadaan. Ia memahami strategi, ekonomi, perdagangan, pertanian, teknologi sederhana, hingga cara membangun kekuatan militer.
Sedikit demi sedikit, ia mulai merebut kembali kekuasaan yang seharusnya menjadi miliknya.
Di sisi lain, sang wanita terbangun sebagai salah satu Selir Kekaisaran.
Nasibnya bahkan lebih buruk. Ia berasal dari keluarga yang tidak memiliki pengaruh dan sengaja dikirim ke istana sebagai alat politik. Di dalam kediamannya sendiri, ia dihina, dijebak, bahkan hampir menjadi korban permainan para Selir yang lebih berkuasa.
Dengan pengetahuan yang dimilikinya, ia mulai membangun kekuatannya sendiri.
Ia memperkenalkan berbagai metode modern dalam bidang kecantikan, kesehatan, perdagangan, pengelolaan usaha, hingga strategi menghadapi manusia. Dari seorang selir yang dianggap tidak berguna, perlahan namanya mulai dikenal di seluruh ibu kota.
Kaisar mulai membongkar konspirasi yang selama ini membuatnya menjadi boneka.
Sang Selir mulai menyadari bahwa pertarungan di Istana Kekaisaran bukan sekadar perebutan perhatian Kaisar, melainkan perang hidup dan mati antar faksi.
Hingga akhirnya, takdir mempertemukan mereka.
Akankah mereka kembali jatuh cinta, atau justru menyelesaikan perceraian yang belum benar-benar berakhir?
212