Elsa Mahesa
"Mas... nanti, ya. Aku lagi nggak enak badan." Suara Ellena terdengar lirih, nyaris seperti memohon. Namun Mahesa tetap menuntut nafkah batinnya sebagai seorang suami. Baginya, cinta kepada Ellena bukan sekadar kasih sayang, melainkan rasa memiliki yang semakin kuat hingga berubah menjadi obsesi. Ia mencintai istrinya terlalu dalam, sampai-sampai sulit menerima kata tidak dari wanita yang paling ia cintai. Ketika cinta berubah menjadi tuntutan, kasih sayang berubah menjadi kendali, dan pernikahan perlahan terasa seperti belenggu, apakah cinta seperti ini masih layak dipertahankan?
1.0K