Roman
Histoire Courte

Genres

Tous
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Personnages

27
Tous
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Voir plus

Intrigue & univers

27
Selingkuh×
Tous
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Sistem
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Voir plus

Thème

15
Plot Twist×
Tous
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
Voir plus

Nouvelles Plot Twist Selingkuh & Romans

Découvrez une collection de nouvelles sur le thème Plot Twist avec univers Selingkuh captivantes, avec des intrigues prenantes et une narration immersive. Idéales pour les lecteurs en quête de lectures courtes d’une heure, à dévorer en ligne.
Pembalasan Dendam, Menikahi Musuh Kekasihku - undefined roman & histoires
Crispy Coco
Aku bersama sang bos mafia, Maxim, selama lima tahun. Sepanjang waktu itu, dia tak pernah menyembunyikan siapa wanita favoritnya. Clara, putri sopirnya. Sopirnya permah menahan peluru demi melindunginya. Dia menyebutnya sebagai "membayar utang". Bodohnya, aku mempercayainya. Dia memberi Clara perhiasan, mobil-mobil sport, dan dia bahkan membelikannya sebuah pulau. Tiga hari sebelum pernikahan, aku tahu dia memindahkan lokasi acara. Bukan ke tanah milik keluargaku di Silia, melainkan ke pulau itu. Pulau milik Clara. Alasannya? Clara klaustrofobia. Tak sanggup menghadapi pernikahan besar di dalam ruangan. Saat itu, aku sudah muak. Tiga hari kemudian, pernikahan tetap berlangsung di pulau itu. Namun, pengantinnya tak pernah muncul. Maxim dipermalukan di depan umum. Dia mengacak-acak kota, mencariku ke mana-mana. Saat itulah dia baru menyadari kebenarannya. Dia mengira akan menikah denganku. Nyatanya, aku menikahi musuh terbesarnya. Niko Valgana. Bos mafia dari Rasia. Dia meninggalkan Clara. Dia berlari ke kediaman milik keluargaku dan menunggu. Tujuh hari tujuh malam. Dengan bunga, sebuah cincin, dan segunung permohonan ampun.
Kuberi Segalanya, Tetapi Dia Berpaling - undefined roman & histoires
Camilla Hafsah
Aku disiram segelas air oleh klien, tubuhku gemetar saat menghadapi makiannya, sementara Raisa Gunawan memeluk asistennya sambil menatapku dengan dingin. "Yoga, hal kecil seperti ini saja nggak bisa kamu selesaikan. Perusahaan nggak butuh pemalas!" Aku menyeka air di wajahku, mengambil gelas dan menenggaknya sekaligus. Lalu, tanpa ragu, aku menuang segelas lagi dan menyiramkannya balik! Siapa yang mau bekerja di sini, silakan ambil alih. Aku nggak peduli lagi!
Bisa Tidak Mencintaimu Saja - undefined roman & histoires
Mohini
Cinta sejati Samuel Dirja diam-diam mengenakan gaun pengantinku. Saat kami berkelahi, dia yang sedang hamil tidak sengaja terjatuh. Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter mengatakan bahwa dia tidak akan bisa hamil lagi. Samuel yang murka pun mengirimkanku ke sebuah biara di luar negeri untuk menjadi biarawati. Setahun kemudian, Samuel datang menjemputku dari biara. Namun, saat dia mengetahui bahwa aku sudah kabur sejak lama dan sekarang menggendong seorang anak, dia memarahiku dengan mata memerah. "Kamu ingin menikah karena memiliki anak, atau kamu ingin menggunakan anak ini untuk menghina Shinta yang nggak bisa hamil?" Samuel tentu tidak tahu bahwa anak ini bukan anaknya. Selain itu, aku pun juga akan segera menikah.
Vonis Terakhir untuk Cinta Kita - undefined roman & histoires
Potato
Selama sepuluh tahun, aku menjalani profesi sebagai penyiar radio malam yang berbagi kisah-kisah menyentuh hati. Malam ini adalah episode ke-521 dari acara tersebut. Hari ini bertepatan dengan turunnya salju pertama di musim dingin ibu kota, sekaligus adalah peringatan ulang tahun pernikahan ketujuhku dengan Arden Sorandi, seorang profesor hukum. Di sela jeda iklan selama lima menit, aku menatap laporan pemeriksaan kehamilan yang tergeletak di atas konsol kendali. Senyum tipis tanpa sadar menghiasi wajahku. Di atas kertas itu, tertera dengan jelas kalimat "hamil delapan minggu". Inilah hadiah yang kusiapkan untuk Arden di ulang tahun pernikahan kami yang ketujuh. Sambil membayangkan raut terkejut yang akan menghiasi wajah pria yang biasanya begitu tenang dan terkendali itu, aku pun meneleponnya. Panggilan pertama berdering selama sepuluh detik sebelum akhirnya terputus. Panggilan kedua langsung ditolak, sedangkan panggilan ketiga langsung menunjukkan ponselnya telah mati .... Arden adalah seorang pakar hukum yang memegang teguh aturan dalam hidupnya. Dia pernah berjanji dengan sungguh-sungguh bahwa di mana pun dia berada, jika aku menelepon, dia pasti akan mengangkat teleponku. Meskipun sedang rapat, dia juga akan menghentikan rapat. Malam ini, tepat saat aku sedang diliputi kebahagiaan dan bersiap untuk memberitahunya secara langsung bahwa kami akhirnya dikaruniai anak yang selama ini kami dambakan, dia justru tidak bisa dihubungi.
Kehilangan Paling Menyakitkan, Dia Takkan Kembali - undefined roman & histoires
Julian
Pada hari aku didiagnosis kanker paru-paru stadium akhir, hal pertama yang aku lakukan adalah mengirim pesan putus kepada Aliando. Dokter bilang aku paling lama hanya punya enam bulan lagi. Di sisi lain, Aliando hanya membalasku dengan satu kata dalam waktu kurang dari tiga detik. [ Ya. ] Dia tidak tahu, kali ini aku bukan mencari perhatian. Aku benar-benar akan pergi. Ketika aku terbaring di ranjang rumah sakit dan bersiap menyerahkan detak jantungku kepada gadis lain .... Aliando akhirnya runtuh. Dia berlutut di samping tempat tidur dan memohon padaku, "Jangan pergi ...." Namun kali ini, perpisahanku sudah tidak ada hubungannya lagi dengannya.
Sentuhan Terlarang Bawahan Suamiku - undefined roman & histoires
Liam
“Ternyata tubuh istriku jauh lebih sensitif dari yang kubayangkan.” Di dalam kegelapan, napas Steve berhembus di ceruk telingaku, sementara tangan besarnya mulai bergerak liar di pinggangku. Aku berusaha keras memberontak, tapi dia malah memelukku dengan lebih erat. “Jangan gerak, Pak Freddy masih menunggu kabar baik di lantai bawah.” Izin dari suamiku dan perlakuan lancang bawahannya membuatku terjebak di antara rasa malu dan kenikmatan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Aku benar-benar tak bisa melarikan diri.
Terjebak dalam Gurun Kebohongan - undefined roman & histoires
Sansan
Aku kembali setelah lima tahun bertugas di luar daerah. Begitu keluar dari bandara, aku berharap Henry akan menepati janjinya untuk melamarku. Namun, Henry hanya berdiri di sana dengan ekspresi dingin. "Linda, maafkan aku." Aku masih terhenyak, tetapi Henry berkata lagi, "Mengenai mutasimu … akulah yang mengaturnya." "Aku sengaja memindahkanmu ke proyek di daerah terpencil di Wilayah Saloka, agar aku bisa menghabiskan waktu bersama Sandra. "Sandra waktu itu hamil, nggak ada pilihan lain." Setelah terdiam lama, aku menggigit bibir hingga berdarah. Lima tahun lamanya, aku hidup di padang gurun, diterpa badai pasir dan panas yang menyengat, bekerja 16 jam sehari yang terasa seperti neraka. Ternyata semua ini jebakan yang dibuat oleh Henry. "Kamu terlalu keras kepala dan dominan, aku takut kamu menyakitinya." "Aku mengakui kesalahanku bukan berharap kamu memaafkanku, melainkan ingin kamu bisa menenangkan diri dulu, supaya kamu nggak membuat keributan nanti." Nada suara Henry terdengar pasrah. Aku mundur selangkah, menjauh dari tangannya yang mencoba meraihku, tersenyum dengan berlinang air mata. "Henry, padahal kita bisa berpisah baik-baik, tapi kamu malah merusak semuanya."
Tak Lagi Menunggu Untuk Dipilih - undefined roman & histoires
Bintang
Setelah ujian nasional selesai, kami berlima teman masa kecil yang sudah sangat dekat sejak kecil, berkumpul untuk bermain permainan kekompakan. Ronde pertama, sahabatku, si Mina bertanya, “Kalau salah satu dari kita terjebak di daerah pinggiran kota tengah malam, siapa yang akan kalian selamatkan lebih dulu?” Tiga pemuda yang sejak kecil sering dijuluki sebagai calon suamiku itu tanpa ragu menuliskan nama Mina secara bersamaan. Orang-orang langsung menyoraki mereka karena terlalu kompak. Dengan wajah memerah, Mina menjelaskan, “Mungkin karena aku yang paling penakut. Jena begitu hebat, dia sama sekali nggak membutuhkan orang lain untuk menyelamatkannya.” Mereka semua mengangguk. Namun, mereka lupa bahwa saat berusia enam belas tahun, saat aku terjebak di pegunungan, merekalah yang menerobos hujan deras untuk mencariku. Mereka bahkan berebut untuk menggendongku turun gunung saat itu. Saat itu, mereka semua berkata, “Apapun yang terjadi, kami pasti akan memilihmu lebih dulu.” Ronde kedua, giliranku yang mengajukan pertanyaan. Aku menatap mereka, lalu tersenyum sambil membacakan pertanyaan dari kartu, “Kalau dari kita berlima hanya empat orang yang boleh kuliah di kampus yang sama, siapa yang akan kalian korbankan?” Suasana di dalam ruang VIP itu langsung hening. Mina menggigit bibirnya, lalu menjadi orang pertama yang mengangkat papan jawabannya. Di sana tertulis namanya sendiri. Namun, ketika tiga papan lainnya dibalik, semuanya tertulis namaku. Jack yang paling memanjakanku, bicara lebih dulu, “Ini hanya permainan, jangan-jangan kamu malah menganggapnya serius?” Kelvin bergegas menimpali, “Kesehatan Mina nggak begitu baik, dia nggak bisa ditinggal sendirian di kota asing.” Sementara Kelvin mengusap rambutku, berkata dengan nada lembut seperti biasanya, “Lagipula kamu juga mendaftar di kampus lokal. Kalau misal harus berkurang satu orang, kamu masih bisa pulang ke rumah setiap hari. Itu nggak bisa dibilang meninggalkanmu.” Aku menatap keempat jawaban itu, lalu tiba-tiba tersenyum. Mereka tak tahu, kampus lokal yang sudah mereka pilihkan untukku itu, sama sekali tak pernah kumasukkan ke dalam formulir pendaftaran...
Kini Aku Melupakanmu - undefined roman & histoires
Jojo
Ryan Badawi selalu dikenal sebagai orang yang penuh kasih sayang. Tetapi pada hari ketika cinta pertamanya terdiagnosa kanker, dia malah kasih aku obat yang bisa membuat seseorang amnesia. “Mona, Clara sudah mau meninggal. Kasih aku tiga hari, aku akan memenuhi pernikahan impiannya." "Aku tidak akan membuatmu sedih. Obat ini hanya membuatmu amnesia sementara. Ketika pernikahan kami selesai dalam 3 hari, kamu minum obat penawarnya dan akan kembali mencintaiku. Saat itu, kita menikah kembali." Melihat tatapannya yang sangat mendesak, aku mengambil obat itu dan langsung menelannya tanpa ragu-ragu. Tapi Ryan tidak tahu bahwa obat amnesia itu adalah hasil penelitianku sendiri, dan sebenarnya tidak ada obat penawarnya. Setelah tiga hari, aku akan benar-benar melupakan dia.
Ketika Cinta Kandas, Sudah Saatnya Aku Pergi - undefined roman & histoires
Jazzy
Ketika selingkuhan Wilson datang membuat keributan di depanku untuk yang kesembilan kalinya, aku tidak lagi merasakan apa pun. Aku menatap Wilson dengan tenang dan berujar, "Kamu sudah berkali-kali berjanji nggak akan biarkan selingkuhanmu membuat masalah di depanku." Wilson terkekeh dan menyahut dengan nada datar, "Molly masih muda dan sifatnya cuma lebih menggebu-gebu. Sebagai kakak, bukankah kamu seharusnya lebih pengertian dan menoleransinya?" Dia menyilangkan tangannya sambil menatapku. Sorot matanya jelas menunjukkan sikap meremehkan.
Pernikahan yang Ketiga Puluh Tiga - undefined roman & histoires
Yeni
Pernikahanku dengan ketua mafia, Lorenzo Corsica, selalu terhenti tepat sebelum langkah terakhir. Kami telah bertunangan selama lima tahun dan mengadakan upacara pernikahan sebanyak 32 kali, tetapi setiap kali selalu berakhir dengan kecelakaan di tengah jalan. Hingga upacara yang ke-33, saat prosesi baru berjalan setengah, dinding luar gereja tiba-tiba runtuh dan aku tertimpa hingga masuk ruang perawatan intensif. Tulang tengkorakku retak, aku mengalami gegar otak parah, dan telah menerima lebih dari sepuluh surat pemberitahuan kondisi kritis... Aku berjuang di ambang kematian selama dua bulan sebelum akhirnya berhasil bertahan hidup. Namun, pada hari aku keluar dari rumah sakit, tanpa sengaja aku mendengar percakapan antara Lorenzo dan orang kepercayaannya. "Tuan Muda, jika Anda benar-benar jatuh cinta pada gadis miskin itu, Anda bisa langsung membatalkan pertunangan dengan Nona Chiara. Kekuatan Keluarga Corsica cukup besar untuk membungkam segala gosip. Mengapa Anda harus berulang kali menciptakan kecelakaan seperti ini?" "Dia hampir saja mati." Suara orang kepercayaannya penuh ketidaksetujuan. Lorenzo terdiam lama sebelum akhirnya berkata, "Aku juga nggak punya pilihan... Sepuluh tahun lalu, Tuan dan Nyonya Moreto menyelamatkanku dengan nyawa mereka. Aku hanya bisa membalas budi melalui pertunangan." "Tapi aku mencintai Sophia. Selain dia, aku nggak ingin menikahi siapa pun." Aku menatap bekas luka yang memenuhi tubuhku dan menangis tanpa suara. Ternyata semua penderitaan yang kualami bukan karena nasib yang kejam, melainkan hasil perhitungan matang dari pria yang kucintai. Jika dia tidak sanggup membuat pilihan, aku yang akan mengakhiri semua ini untuknya.
Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh - undefined roman & histoires
KarenW
Sudah delapan tahun aku menikah dengan Elvin Ginanjar, pemimpin mafia narkoba di Nasara. Namun pada hari ini, tepat pada hari peringatan pernikahan kami, aku menerima sebuah foto dirinya bersama sahabat terbaikku, Lina Malloni, merayakan seolah merekalah yang menikah. Dan dalam pelukannya adalah putraku, Owen Ginanjar. Aku menatap foto itu, lalu mengetik dua kata sebagai balasan. [Betapa sempurnanya] Setengah jam kemudian, Elvin menerobos pintu depan. Suaranya bergemuruh memenuhi lorong. “Kenapa kamu selalu begitu jahat pada Lina?” Owen, anak kandungku sendiri mendorong kakiku sambil menatapku dengan marah. “Ibu jahat,” katanya. “Aku harap Bu Lina jadi ibu asli aku.” Aku tidak terkejut. Aku hanya berjalan menuju lemari, mengeluarkan setumpuk dokumen yang telah kusiapkan sejak lama, lalu menjatuhkannya di meja dengan kepastian yang dingin. “Baiklah,” kataku dengan datar. “Semua salah aku. Sekarang, bolehkah aku pergi?”
Dia Bagai Pasir di Pelupuk Mataku - undefined roman & histoires
Mohini
Saat istriku dinyatakan hamil, di perjalanan pulang tiba-tiba dia berkata kepadaku, "Ada sesuatu yang mau kukatakan." "Sebenarnya anak yang ada di dalam kandunganku adalah anak kakak ipar. Surat izin kelahirannya juga sudah selesai diurus." Senyum di wajahku langsung membeku. Dia mengeluarkan selembar hasil Tes DNA dari dalam tasnya. Pada kolom ayah benar-benar tertulis nama Felix Gondo. Dia berkata dengan nada yang begitu tenang hingga terasa mengerikan, "Hari itu kau demam tinggi dan tertidur di kursi belakang mobil. Kami melakukannya di kursi depan." "Di tempat aku duduk sekarang ini." Dalam sekejap, seluruh tubuhku seakan terjun ke dalam jurang es. Aku membuka mulut, tetapi tenggorokanku terasa seperti tersumbat sesuatu. Setelah mengatakan itu, Salma Kurniawan menatap perutnya yang mulai membesar. Setiap kata yang keluar dari mulutnya menusuk hatiku. "Kalau kau benar-benar nggak bisa menerimanya, aku bisa gugurkan. Tapi kuota surat izin kelahiran cuma ada satu. Kalau kesempatan ini hilang, kita berdua nggak mungkin punya anak lagi." "Sekarang, aku sudah mengatakan yang sebenarnya padamu. Membiarkan anak ini lahir atau nggak, kau yang putuskan."
Rahasia Indah Di bawah Kembang Api - undefined roman & histoires
Liam
“Cindy, kamu jelas-jelas lebih sensitif daripada dia.” “Kalau kamu mau, buka sendiri kakimu.” Di atas kapal penyeberangan sungai yang padat, Sisil, sahabatku sedang asik melihat kembang api yang memenuhi langit dengan penuh semangat. Sementara aku malah ditindih dengan kuat di pagar kapal yang dingin oleh Jimmy, pacarnya yang setinggi 185 cm. Di dalam ruangan yang gelap dan sempit ini, jari panjang Jimmy dengan nakal menarik celana dalam thong rendaku, lalu menyusup masuk tanpa ragu. Rasa bersalahku bercampur dengan sensasi kebas yang melumpuhkan membuatku tak mampu melawan. Kedua kakiku terasa lemas, tubuhku yang sensitif sudah kehilangan kendali di tengah gemuruh suara kembang api. Mendengar sorak-sorai sahabatku yang berada tepat di samping kami, aku pun kehilangan akal sehat. Sambil menangis dalam kegelapan, perlahan aku membuka kedua kakiku yang tadinya merapat erat….
Istriku yang Meminta Cerai Berkali-kali Demi Pria Lain - undefined roman & histoires
Penyihir
Aku menikah tujuh kali dengan wanita yang sama. Demi cinta pertamanya, dia juga bercerai denganku tujuh kali. Saat pertama kali menikah, dia berkata kepadaku, "Aku hanya akan mencintaimu seorang dalam sisa hidupku." Namun, setiap kali cinta pertamanya pulang ke negara ini, dia langsung mengubah narasinya, "Bisa nggak kamu lebih dewasa sedikit? Apa kamu harus buat Roderick menanggung tuduhan menggoda istri orang?" Saat perceraian pertama, aku mengiris pergelangan tanganku untuk memaksanya tetap tinggal. Aku dibawa ambulans ke rumah sakit, tapi dia bahkan tidak datang menjengukku sekali pun. Saat perceraian ketiga, aku merendahkan gengsiku dan melamar sebagai asisten di perusahaannya, hanya agar punya kesempatan untuk lebih sering melihatnya. Saat perceraian keenam, aku sudah belajar untuk membereskan barang-barangku sendiri dengan patuh dan pindah dari rumah pernikahan kami. Sikapku yang kehilangan kendali, semua pengorbanan dan kepatuhanku ... hanya berujung dengan keputusannya untuk rujuk denganku berulang kali. Trik lama itu terus-menerus digunakannya berkali-kali. Sampai kali ini, setelah aku menerima kabar bahwa cinta pertamanya akan segera kembali, aku sendiri yang menyerahkan surat perjanjian cerai ke tangannya. Seperti biasa, dia menetapkan waktu untuk menikah lagi denganku. Namun dia tidak tahu, kali ini aku akan benar-benar pergi.
Cinta Pertama Sumber Penderitaanku - undefined roman & histoires
Vridas
Di kehidupan ini, aku memberi tahu ayahku bahwa aku tidak mau menikah dengan Fred. Jika harus menikah, aku lebih rela dijodohkan dengan kakak tirinya, Zico. Ayahku sangat terkejut karena seluruh kota tahu bahwa aku telah mengejar Fred selama sepuluh tahun penuh. Namun, di kehidupan sebelumnya, aku meninggal karena mengalami distosia. Setelah itu, aku baru tahu bahwa anak dalam kandunganku bukanlah darah dagingku. Itu adalah anak Fred dan mahasiswi kedokteran miskin yang dibiayainya. Ironisnya, mereka bisa hamil berkat obat yang kuciptakan. Setelah aku mati, mereka bertiga hidup bahagia layaknya keluarga sempurna. Karena itu di kehidupan ini, aku akan merestui hubungan mereka. Aku ingin lihat, tanpa obat yang kukembangkan, bisakah mereka tetap sebahagia dulu? Yang tak kusangka, saat Fred melihat cincin pemberian kakaknya di jariku, dia langsung menggila.
Pengkhianatan Di Dalam Mobil - undefined roman & histoires
Wendy
Di dalam mobil off road yang berguncang, sahabatku, si David sedang tertidur lelap di tempat duduk belakang, dengkurannya terdengar begitu keras. Sementara diriku yang duduk di kursi penumpang depan telah melintasi konsol tengah. Tanpa merasa bersalah sedikitpun, tanganku menyelinap ke balik rok istrinya. Kakak ipar yang biasanya langsung merona hanya karena melirikku, saat ini sedang mencengkeram setir dengan sangat kuat. Seluruh tubuhnya menegang seperti busur panah yang ditarik penuh. Mengikuti guncangan mobil, aku dengan nakal mempercepat gerakanku, lalu berbisik sambil terkekeh pelan di dekat sandaran kursinya. “Fokus menyetir ya, kak. Jalanan di gunung ini bahaya sekali.” Sudut mata Mona memerah, dia menggigit bibir bawahnya erat-erat hingga jarinya memucat karena mengepal terlalu kuat. Sebuah rintihan memohon yang tertahan keluar dari tenggorokannya, tapi dia tak berani meminta tolong. Tepat saat dia hampir kudesak hingga berada di ambang kehancuran dan nyaris kehilangan kendali untuk mendesah…. David yang berada di tempat duduk belakang membuka matanya tiba-tiba, lalu menjulurkan kepalanya ke sela-sela kursi kami. “Sayang, bagaimana latihannya… eh, kok mukamu merah sekali? Emangnya panas di dalam mobil?” ….
Rumah Baru Untukku - undefined roman & histoires
Ges
Di Kota Batama, setiap kali ada keluarga yang melahirkan anak perempuan, mereka akan menanam sebatang pohon kamper pada tahun tersebut. Saat putrinya menikah nanti, pohon itu akan ditebang dan dijadikan dua peti besar untuk menampung mas kawin, sebagai simbol doa agar pernikahan mereka langgeng. Setengah bulan sebelum hari pernikahanku dan adik perempuanku, kakak laki-laki kami pulang membawa dua peti yang sudah selesai dibuat. Dia bersusah payah membawanya masuk dan mata adik langsung berbinar gembira. Ibu mengelus rambutnya dengan penuh kasih sayang. “Anak kesayangan Ibu sudah mau menikah saja. Padahal rasanya baru kemarin kamu masih anak kecil yang belum dewasa.” Ayah juga mengerutkan kening, nada bicaranya terdengar tegas. “Kalau dia berani bertindak semena-mena dengan Elis, bakal kuhabisi dia!” Tidak ada satu orang pun yang merasa aneh dengan peti itu. Mataku pun menatap ke belakang Kakak. Kosong, tidak ada apa-apa di sana. Aku pun bertanya, “Kak, di mana punyaku?” Kakak terkejut, seolah-oah baru teringat kalau pernikahanku juga diadakan di hari yang sama. “Saat selesai buat satu untuk Elis, ternyata kayunya kurang. Mau bagaimana lagi, jadi pohon milikmu juga ikut kupakai.” Ibu tampak agak kesal. “Sudahlah, sudah terlanjur terpakai, mau bagaimana lagi? Nanti kamu tinggal beli saja dua tas, nggak perlu pasang muka cemberut begitu, mau dikasih lihat ke siapa?” Aku menatap punggung mereka yang sedang mengerumuni adik, lalu teringat pesan yang pernah disampaikan Ayah dan Ibu pada Kakak sebelumnya. “Peti mas kawin anak perempuan itu harus dibuat dengan sungguh-sungguh, soalnya ini menyangkut kebahagiaan seumur hidupnya.” Ternyata, anak perempuan yang mereka maksud tidak termasuk aku. Jika begitu, aku juga tak membutuhkan mereka lagi.
Salju Turun, Kita Tak Menua - undefined roman & histoires
Snoww
Di hari ulang tahun pernikahan kami, pada saat ledakan terjadi di aula, Kenan malah menyelamatkan cinta lamanya yang datang untuk menantangnya. Sedangkan aku tidak di sana karena sedang melakukan operasi darurat. Saat aku kembali bertemu Kenan, ia sudah menjadi sosok yang berlumuran darah dan tak sadarkan diri di atas meja operasi. Setelah kejadian itu, ada yang bertanya mengapa ia rela mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan orang yang tak ada hubungannya dengannya. “Karena istriku adalah malaikat berbaju putih yang menyelamatkan nyawa. Dia pasti tidak akan menyukai pria pengecut.” Orang-orang pun terharu mendengarnya. Namun di saat ia paling mencintaiku, aku memilih mundur dalam diam, pergi tanpa suara. Sebulan kemudian, di upacara pelepasan tim medis internasional, seorang wartawan mewawancaraiku. “Dokter Jennie, apa hal yang paling tidak sesali dalam perjalanan karier Anda?” Aku menatap kamera dan menjawab dengan tenang, “Meski tahu suamiku menahan gelombang ledakan demi cinta lamanya, aku tetap berdiri di meja operasi dan menyambung kembali tulang-tulangnya yang patah dengan tanganku sendiri.”
Kisah Kejatuhan Seorang Ibu yang Kesepian - undefined roman & histoires
Goldhour
Di tengah malam, aku berlutut lemas di ambang jendela, terengah-engah dengan napas berat, dan air liurku menetes tanpa bisa kucegah. Di belakangku, teman sekelas anakku dari sekolah olahraga itu merobek stoking hitamku dengan kasar, lalu meraba pantatku yang bulat dan montok. Dia mencengkeram rambutku erat dan berbisik dengan nada menggoda, "Tante, apa anakmu tahu, kalau kamu seliar ini?" Tepat saat itu, ayahnya juga masuk. "Nak, kamu masih kecil, banyak hal yang belum kamu pahami. Ayah akan mengajarimu..."
Dernier
12345
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status