Pembantu Kesayangan Tuan Muda
Dan semua baju ini bagus-bagus, dia jadi gugup untuk memilih.
Melihat Jelita masih diam dan tak juga bergerak memilih, William mulai kehilangan kesabaran, akhirnya dia yang memilihkan.
“Banyak amat, Bang?” Jelita terkejut karena William membelikannya selusin pakaian.
“Kamu nanti kan kuliah di kelas regular, Ta, dalam seminggu kamu bisa 4 sampai 5 kali datang ke kampus. Masa bajunya mau sama terus?”