Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAHAR TANPA CINTA

MAHAR TANPA CINTA

ucap Nisha tanpa ragu. “Aku juga nggak apriori terhadap orang yang suka dengan baju-baju sek-si atau terbuka. Aku pribadi aku nggak jual baju-baju seperti itu, karena dengan menjualnya berarti kita memperluas atau mempermudah orang menggunakan baju demikian. Itu artinya kita ikut menanggung dosa dari perbuatan yang dia lakukan, jadi baju-baju di sini juga mayoritas jenis yang tertutup, walau ini bukan butik khusus untuk muslim”
10826 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai baju apa
Baca
+Pustaka
Suami Rahasiaku Ternyata Paman Tiriku

Suami Rahasiaku Ternyata Paman Tiriku

Sudah lama jiwanya kering tanpa kasih ibu. “Baju jalan... yang ada baju pantas saja sih, Oma…,” sahut Alingga dengan senyuman simpul. Selama ini tidak berpikir apa bedanya antara baju jalan dengan baju bagus yang disukainya. Terasa sama saja. Kecuali baju khusus kondangan, baju batik, dan baju jadulan. “Ah, iya, tidak masalah. Pasti semua baju model apa saja akan bagus kamu pakai.” Oma Sari sambil menelisik tubuh Alingga dari kepala hingga ujung sambil tersenyum.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai baju apa
Baca
+Pustaka
Dikhianati Tunangan, Dinikahi Sultan

Dikhianati Tunangan, Dinikahi Sultan

Gerutu ucap Ashraf yang sibuk mencari baju di lemarinya. Ayu memutar bola matanya malas. “Kalau ada saya sudah mengenakan baju itu. Di sana itu hanya ada kaos, kemeja, jas, dan celana kantoran milik kamu, nggak mungkin saya memakai itu. Karena itu, saya memilih ini karena lebih pantas dibandingkan dengan itu semua.”
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai baju apa
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah dengan Mantan Kakak Ipar

Terpaksa Menikah dengan Mantan Kakak Ipar

Bodoh sekali, pikirnya. Disti membantu Arjuna mengenakan baju terbaiknya. Setelan kaus biru dan celana denim pendek membuat bocah itu tampak menggemaskan. Setelan itu bukan setelan pakaian yang dibeli Disti dengan harga fantastis, namun sangat cocok di tubuh Arjuna. "Kita mau ke mana, Bunda?" "Kita mau ke butik Bude Shali dan Pakde Yasa." "Butik itu apa, Bunda?" Jawaban Disti memunculkan rasa ingin tahu Arjuna.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai baju apa
Baca
+Pustaka
JILBABER JUGA MANUSIA

JILBABER JUGA MANUSIA

Kalau memakai kemeja biasa, ya harus dimasukkan ke dalam rok, karena kalau dikeluarkan jadi aneh kelihatannya. “Ya, kan beli baju khusus muslimah itu perlu uang. Enggak semua jibaber punya uang untuk beli seragam baru lagi. Lagian cuma dikeluarin doang apa sih salahnya?” Kali ini yang bersuara adalah Putri.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai baju apa
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam

Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam

Baju ini lebih layak dipakai untuk bergulat dengan asap dapur atau mencuci tumpukan pakaian kotor di belakang rumah, bukan untuk melangkah di lantai eksekutif perusahaan raksasa. *Tapi, ya mau bagaimana lagi?* batin Liora menghibur diri. Ini sudah baju terbaik yang ia punya. Ini baju yang dikirimkan oleh bibi Nina. Entah bagaimana caranya wanita itu mengumpulkan uang dan membelikan ia pakaian. Padahal ia berada dalam tahanan. Meskipun rekeningnya kini sudah gendut dan punya banyak uang, namun gadis cantik itu masih belum punya rencana sama sekali uangnya akan dibelikan apa. Pikirannya terlalu penuh untuk sekadar memikirkan belanja pakaian.
1030.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 635 kali sebagai baju apa
Baca
+Pustaka
AFTER THE HEARTBREAK (Indonesia)

AFTER THE HEARTBREAK (Indonesia)

balas Elaine. Ya … bagaimana Elaine akan memilih baju, jika dia saja tidak tahu harus menghadiri acara apa? Pasalnya butik tersebut menjual baju formal untuk perempuan; gaun, blazzer dan lain-lain, tentu saja dengan desain dan harga yang wah. Mungkin butuh beberapa bulan bagi Elaine untuk sekedar membeli satu stel baju di sini. Darell menghela napas. “Kamu nggak tahu besok ada acara apa?” tanya Darell.
10109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai baju apa
Tampilkan Ulasan (106)
Baca
+Pustaka
iris
cerita ini tuh bikin gemes, apalagi sekarang si Tirta balik ke Elaine. dipikir-pikir cowok itu nyebelin juga. dulu ninggalin elaine skrg deketin elaine. terus masih penasaran sama Darell. dia tuh kadang baik , kadang nyebelin. tsundere apa ya? 🤣🤣 dahlah aku mau mantau sampai beres.
mayuunice
Halo... mohon maaf sebelumnya. Untuk bulan November, aku akan update 3x dalam seminggu, ya. Karena aku lagi kejar tayang untuk novel ketigaku. Jika berkenan membaca, boleh search judulnya Tujuh Dosa Besar, ya, kak
Baca Semua Ulasan
Istri Kampungan Kesayangan Presdir

Istri Kampungan Kesayangan Presdir

Baju-baju berceceran dimana-mana, belum lagi alat make up yang sudah seperti jualan saking banyaknya. “Ini barang-barangnya siapa? Apa punya Maura?” tanya Santi seraya mengambil salah satu baju yang ada di atas ranjang. “Idihhhh, ini baju apaan?” Santi merentangkan sebuah lingerie dengan bahan tipis dan hanya bagian tertentu saja yang ada kain utuh. Selebihnya hanya berupa tali yang tentu saja tidak bisa menutupi tubuh. “Maura!! Ini baju apaan, sih? Cara pakainya gimana? Tali semua kayak gini!!” Santi membawa keluar lingerie tersebut sambil merentangkannya dengan ekspresi geli.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai baju apa
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk

Sang Penakluk

sahut Heni mencoba menjelaskan. “Aku nggak tahu harus jawab apa, karena saat ini butikku belum siap untuk merambah ke dunia pabrik baju,” balas Indira ragu. Jan menghela napas dengan berat. “Berani spekulasi?” tanya Jan. “Untuk apa menyumbangkan baju pada masyarakat? Bukankah makanan akan jauh lebih mendapat tanggapan yang baik?” Indira balik bertanya.
1046.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai baju apa
Baca
+Pustaka
Tertawan Pesona Mantan

Tertawan Pesona Mantan

“Pakai, gih!” “Apanya?” “Baju gemasnya.” “Hah? Baju gemas?” “Iya. Pasti kamu tambah menggemaskan kalau pakai pakaian ini.” Ia menyodorkan kain tipis berwarna hitam dengan bagian dada rendah. Aku menggeleng. “Kenapa?” “Bukannya aku lebih menggemaskan kalau tanpa baju?”
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai baju apa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status