Janji Setia
Ia pun keluar daripada marah-marah di dalam ruangan.
“Di sini gampang sekali orang mau menikah, ya. Satu minggu tinggal di asrama ada tujuh kali aku diundang datang pesta. Semudah itu ajakan menikah, aku saja sudah tiga kali diajak, dengan lelaki tidak dikenal pula. Dikira aku mau apa? Di Xin Hua nikah sulit, malam pertama diawasi, punya anak tidak boleh. Sekalinya di sini, kiri kanan depan belakang pesta kawin, kawin, kawin aja terus. Hebat, luar biasa!” Nuwa hanya memandang formulir itu, selain tak bisa membaca dengan baik, dirinya pun masih belum bisa melupakan Kai sepenuhnya.
Hot Chapters