Terjerat Pesona Sekretaris
Sesekali ia berhenti, memutar badan, memperhatikan setiap sudut taman—membayangkan tawa tamu, langkahnya menuju pelaminan, dan suara ijab kabul yang akan mengikat hidupnya selamanya.
Di kediaman Nenek Marisa itu, di taman yang sedang mereka tata dengan penuh perhatian, Sadya menyadari satu hal. Pernikahan ini mungkin sederhana, tetapi cinta dan doa yang mengiringinya jauh dari kata kecil. Dua hari lagi, semua yang kini hanya ada dalam bayangan akan menjadi kenyataan.
“Terima kasih untuk waktunya, Mbak Sadya. Besok saya bersama tim akan loading barang dan kemungkinan akan sampai malam.”
Hot Chapters