23.14
Walaupun hanya dua kata,
Hanya dua kata,
Dua kata yang terakhir Zidan sampaikan untuk semua teman-temannya dan juga kedua orang tuanya.
Maaf
-Jidat≠
Tulisan yang bisa dibilang lumayan berantakan, dan juga tulisan yang bukan tertulis dari tinta pulpen ataupun spidol, namun dengan darah, darah Zidan saat itu.
Mereka semua disana diam. Hanya diam, sampai Anta datang dengan tergesa-gesa menghampiri mereka semua, "A-ada, huh! Ada apaan?" tanyanya sembari mengatur nafasnya.
Hot Chapters