Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
2'20

2'20

Pemuda itu lantas terkekeh kecil melihat wajah kaget Citra, “Kenapa? Kau kaget karena aku bisa membacamu?” “Okey, Jadi ...” Lingga berujar sambal beranjak berdiri dan berjalan santai di udara beralaskan lempengan lingkaran transparan dengan corak bunga, matanya menatap lurus sosok Citra yang masih melayang dengan kepakan sayap yang cukup pelan, sedangkan kaki pemuda itu kini sama sekali tak berhenti, dan entah mengapa ... Citra sama sekali tak sadar akan langkah Lingga yang perlahan mulai sampai di hadapannya. “Dimana letak markas para Prajurit Bérawa?”
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 465 Times as 14:2
Read
+Library
Kesempatan Kedua untuk Cinta

Kesempatan Kedua untuk Cinta

Panji berdecak kesal. Pukul sebelas malam. Sepia masih duduk memandangi jendela kamarnya, memandangi langit gelap yang tidak berbintang. Hanya ada cahaya rembulan yang memancar dan cahaya gedung-gedung tinggi yang berkilauan. Malam begitu hening, tetapi rasa kantuk belum juga ia dapatkan. Besok pagi ia harus bekerja, pulang kerja ia harus menuruti keinginan Shabiru untuk jalan-jalan. Kemudian besok paginya adalah pernikahan Alea. Sungguh benar-benar bayangan yang sibuk.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as 14:2
Read
+Library
23.14

23.14

Walaupun hanya dua kata, Hanya dua kata, Dua kata yang terakhir Zidan sampaikan untuk semua teman-temannya dan juga kedua orang tuanya. Maaf -Jidat≠ Tulisan yang bisa dibilang lumayan berantakan, dan juga tulisan yang bukan tertulis dari tinta pulpen ataupun spidol, namun dengan darah, darah Zidan saat itu. Mereka semua disana diam. Hanya diam, sampai Anta datang dengan tergesa-gesa menghampiri mereka semua, "A-ada, huh! Ada apaan?" tanyanya sembari mengatur nafasnya.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 231 Times as 14:2
Read
+Library
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

Pertanda Sheza memang baru menggunakannya beberapa saat lalu. Untuk sesaat ia berdiri di dekat nakas, menikmati keheningan siang di rumah yang jarang ia rasakan. Terutama di Kamar Kedua. Kamar utama di lantai satu yang terletak di pojok sayap kanan. Tidak sering dilalui orang. "Aku udah mandi. Tapi jadi nggak pede kalau dekat Mas Satria siang-siang begini."
10278.6K viewsOngoingAdded to Library 5.6K Times as 14:2
Show Reviews (124)
Read
+Library
Sir Archer Smith
Lihat novel ini di peringkat pilihan pembaca dan coba baca. Ternyata ceritanya bagus. Beda dari cerita2 yg lagi gencar dipromosikan. Penulis ngajak pembaca utk jadi lebih cerdas. Penulisnya detil utk setiap adegan termasuk adegan hot yg nggak murahan. Novel berkelas.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
TWELVE

TWELVE

Tap’ Suara langkah seseorang yang terdengar mendekati. Jantung kembali berdetak dengan kencang membuat nafasku memburu seakan baru menyelesaikan lari marathon. Jantung seakan berhenti berdetak, saat mataku menemukan bayangan hitam itu sudah berdiri tepat di hadapanku. Aku tidak berani mengangkat wajah, hanya bisa menatap bayangan di bawah pagar dengan nanar. Aku menelan ludah, mencoba membasahi tenggorokan yang kering dan terus berusaha mengembok pagar dengan tangan yang bergetar. Di dalam hati aku terus berdoa agar bayangan itu pergi. Aku merutuki ketakutan yang menyelimuti hingga membuat tangan berkeringat dan bergetar dengan hebat.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as 14:2
Read
+Library
Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Pulau Artemis, Kalender Bintang – 14 April 2149 Trang! Trang! Trang! “Ayo, ayo, ayo, ayo, Dante!! Jangan lengah!!!” “T—Tunggu, pelan-pelan, Tuan Muramasa!”
10710 viewsCompletedAdded to Library 20 Times as 14:2
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status