Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENCINTAIMU ADALAH RASA SAKIT

MENCINTAIMU ADALAH RASA SAKIT

Malam menelan kota dengan diam yang aneh. Hujan baru saja reda, menyisakan bau tanah basah dan genangan air yang memantulkan cahaya lampu jalan. Ardi menatap jam tangannya — pukul 11:47 malam. Masih ada tiga belas menit sebelum waktu yang tertera dalam pesan: tengah malam, di tempat pertama mereka bertemu.
10978 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as 12:22
Read
+Library
ZOE

ZOE

tanyaku. Ia tertawa, "Semalaman." "Whatever." ujarku sembari kembali tenggelam dipelukannya, "By the way, pukul berapa sekarang?" "Dua belas siang." What? Aku melonjak terkejut dan segera memastikan perkataan Jack dengan mata kepalaku sendiri. Benar, pukul dua belas siang. "Aku pasti sudah gila. Bagaimana bisa aku tidur sampai sesiang ini? Kau juga kenapa tidak mencoba membangunkanku?"
106.4K viewsOngoingAdded to Library 166 Times as 12:22
Read
+Library
Menikah dengan Mantan

Menikah dengan Mantan

Namun, segera ia tepis dengan menggeleng-gelengkan kepalanya. “Kenapa, Indi?” tanya Damian kemudian. “Heuh? Nggak apa-apa. Agak dingin, yaa. Udah jam berapa ini?” tanyanya lalu mengambil ponselnya dan melihat jam di layar ponselnya tersebut. “Udah jam dua belas. Masuk, yuk!” Damian dan Indi masuk ke dalam villa. Keduanya kini duduk di sofa depan tempat tidur sembari menonton televisi yang ada di dalam kamar mereka.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 238 Times as 12:22
Read
+Library
Kembar Rahasia: Bolehkah Kami Memanggilmu Daddy?

Kembar Rahasia: Bolehkah Kami Memanggilmu Daddy?

Dia tidak terlihat kacau lagi seperti tadi. “Huh….gak papa, kamu bisa minta maaf setelah ini tenang Thana,” gumamnya sembari memegang dadanya. Wanita itu kemudian keluar dan melihat jam di ponselnya yang sudah menunjukkan pukul 12 siang. “Tunggu!” Thana berhenti. Tiba-tiba dia teringat sesuatu yang sangat penting. “Sudah jam 12, biasanya jam 1 Elio dan Enzo pulang sekolah, GAWAT!”
1.4K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as 12:22
Read
+Library
Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

Danu berusaha menghibur dirinya. Danu terus menatap layar ponselnya jam digital menunjukan angka 13.50 hampir jam 2 siang. Kepala Danu masih agak pusing. Danu mengerling mengamati sekitarnya sambil menggenggam ponselnya.
105.6K viewsOn holdAdded to Library 163 Times as 12:22
Read
+Library
Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

"Tuan Muda, jangan minum lagi, sekarang sudah malam, kita harus kembali." “Jam berapa sekarang?” Lucas Hank bertanya. "Sekarang jam sembilan." Sudah jam sembilan, Lucas Hank mengeluarkan ponselnya, tetapi ponselnya kosong. Charlotte Shimon tidak mengirim pesan atau meneleponnya, tidak satu pun!
9.41.7M viewsCompletedAdded to Library 68.2K Times as 12:22
Show Reviews (279)
Read
+Library
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Read All Reviews
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

canda Ziyo yang sukses membuat mereka kembali terkekeh. "Kasihan benar nasib bebek tetangga loh," ujar Amaz yang sudah kehabisan kata-kata. Setelah hampir setengah jam akhirnya bercanda mereka yang tak kunjung putus itu pun selesai juga. Waktu sudah menunjukkan pukul nol. Amaz melirikkan jam di ponselnya. Empat angka nol muncul di sana. Dua buah nolnya masing-masing berada di sisi kiri dan kanan tanda titik dua.
1010.1K viewsOngoingAdded to Library 344 Times as 12:22
Read
+Library
SANG INDIGO

SANG INDIGO

"Selamat ulang tahun yang ke tujub belas ya sayang. Semoga makin sayang sama aku hahaha!" "Yang lain dong doanya. Semoga cita-cita aku tercapai gitu!" protes Luna. "Iya deh! Semoga cita-cita kamu tercapai ya!" ulangnya. Teng.... teng... teng.... Suara jam klasik di ruang tamu Luna berbunyi. Menandakan sudah tepat pukul duabelas malam. Namun Luna tiba-tiba merasakan keanehan. Entah mengapa dia merasa tidak sendirian di kamarnya tersebut.
1043.3K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as 12:22
Show Reviews (50)
Read
+Library
Rainfall
Halo semua, autor di sini. maaf banget sempet lama hiatus. sebenernya ada alasan kenapa hiatus lama. ada kejadian janggal ketika autor nulis sang indigo ini. salah satunya ketika lagi nulis ada yang nendang kursi sampe jatoh padahal autor di rumah lagi sendiri. sekarang aku bakal coba nulis lg ...
Renti Sucia
Bagus banget ceritanya. Kasian Luna, diperlakukan begitu buruk karena punya kemampuan bisa lihat makhluk halus. Bener kayaknya, ya, punya kemampuan begitu itu nggak selalu menyenangkan sprti di film2.
Read All Reviews
Ketika Istri Sudah Mati Rasa

Ketika Istri Sudah Mati Rasa

Jawabnya dari seberang. Panggilan telepon pun ditutup. Aku menyatukan kedua alisku, bermonolog pada diri sendiri. "Jam berapa sekarang?" Ternyata jarum jam menunjukkan pukul dua belas malam. Penunjuk waktu yang kulihat di layar ponselku. Aku sampai nggak sadar akan waktu yang begitu cepat berlalu karena kalut yang melanda. Aku mendesah panjang. Kulihat sepintas jalanan di depan sana, sudah mulai sepi dan pasti banyak kejahatan di malam gelap itu. Jalanan yang mulai sepi membuat nyaliku menciut untuk pulang mengendarai sepeda motorku.
915.9K viewsOngoingAdded to Library 508 Times as 12:22
Read
+Library
Bilik Lain di Rumah Suamiku

Bilik Lain di Rumah Suamiku

Kenapa Yusuf yang tadi malam sikapnya begitu manis bersikap demikian? "Ini aneh. Pasti terjadi sesuatu," gumam Hanna sambil berusaha bangkit lagi. Saat menatap jam dinding yang tampak remang, lantaran pencahayaan di kamar yang redup, jam dinding menunjukkan angka 02.15. "Masih semalam ini." Wanita itu berjalan sambil menyeret selimut ke arah kamar mandi, membersihkan diri.
1064.9K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as 12:22
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status