2'20
ujarnya lembut bersamaan dengan suara geraman harimau yang asik merobek-robek tubuh itu hingga berantakkan, “Kita, pada akhirnya tercipta untuk tunduk pada Dewa ..., Citra.”
Citra menggeleng mendengar hal itu sambil perlahan memundurkan langkahnya, “Apapun yang Dewa inginkan, kita wajib mematuhinya.” Gadis itu menggeleng keras mendengar ucapan Mala, air matanya kembali mengalir dengan deras, tangannya mengepal kuat menahan rasa takutnya sendiri.
“Kali ini ... Dewa ingin, kau berkata jujur.”
Hot Chapters