Suamiku Jadul
“Kami cerai,’
Aku makin terkejut, keluarga kaya dan punya segalanya, Bang Parta orang baik, Kak Sofie juga sangat baik, bagaimana bisa cerai? Segera kuambil HP dan mengirim pesan WA pada Kak Sofie.
(Bang Parta sudah sampai) pesanku.
(Alhamdulillah) balas Kak Sofie.
(Kenapa, Kak, kenapa cerai?)
(Panjang ceritanya, Nia, nanti malam kuceritakan)
“Aku bangkrut,” kata Bang Parta sambil terduduk lesu.
“Bangkrut, bagaimana bisa, Bang, terus kenapa tidak cerita ke kami, kan kami bisa bantu seperti Abang bantu kami saat bangkrut dulu,” kata Bang Parlin.
“Yang ini rumit, Parlin,”
“Rumit bagaimana, Bang?”