Serendipity in Magnanimous
Rheva bersiap mengambil ancang-ancang sebelum memulai sesi ceramahnya.
"Siap, Mah Dedeh!" Titan memberi hormat ala-ala.
"Ah, taik lo. Serius dikit ngapa?"
"Duarius," Titan membentuk huruf V dengan telunjuk dan jari tengahnya.
"Bodo ah bodo. Pokoknya, lo harus sadar sama perasaan sendiri kalau sebenarnya lo ngerasa hampa setelah kehilangan Tristan selama sebulan ini. Lo nggak mau ngantin, hilang nafsu makan, lo jadi pendiem, dan malah jadi tukang ngelamun sampai gue takut kalau lo kesambet kan gue bingung entar kudu ottoke," Rheva memberi jeda sejenak, "dia orang spesial yang bisa bikin lo yang serba cuek ini jadi jumpalitan dan murung gak jelas. Sadar coba dong sama perasaan lo sendiri."
Hot Chapters