Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kata-kata itu meledak dengan semangat pemberontakan, kesepian, dan kejujuran yang brutal—hal-hal yang tidak pernah ia temukan dalam puisi-puisi kekaisaran yang membosankan dan penuh basa-basi. Sori terduduk lemas di kursi. Harga dirinya sebagai penyair terkenal di Bakkara runtuh seketika. "Hanya dengan satu kalimat ini..." bisiknya dengan suara serak, "setidaknya aku akan terbayang-bayang sepanjang hidupku. Bagaimana bisa dia menuliskan jiwa manusia hanya dalam empat kata?"
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai aan mansyur puisi
Baca
+Pustaka
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

"Kalau kalian penasaran dengan arti mantra yang kubacakan tadi, sebenarnya itu adalah sebuah puisi indah yang digubah oleh Sang Penguasa Sejati Tanah Kebahagiaan III sendiri. Terjemahan kasar ke dalam bahasa kalian kira-kira begini: "Langit mewarnai bintang-bintang yang teramat terang, angin menidurkan kehangatan di tanah pulau. Aku dan kamu bersatu dalam cinta, tertawa sebagai sahabat yang hangat, mengagumi embun milik kita. "Bunga-bunga melukis pelangi yang luas, menyinari matahari, menyinari bulan di langit. Anak-anak kecil bergerak penuh keajaiban, tertawa luar biasa, kesedihan pun tertidur, saat cahaya langit tiba.
500 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai aan mansyur puisi
Baca
+Pustaka
Istri Tebusan Paman Mantanku

Istri Tebusan Paman Mantanku

“Tidak usah. Sudah, kamu duduk saja. Nanti biar aku yang ambilkan. Aku buatkan kamu teh manis ya?” “Tidak usah, Ma. Aku mau air putih saja.” “Ah iya, baiklah. Teh manis itu mengandung gula ya. Nanti kamu bisa gemuk. Omong-omong, kamu memang terlihat agak gemukan sekarang. Tidak seperti dulu.”
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 419 kali sebagai aan mansyur puisi
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

“Ibu… Karya Mustofa Bisri. Kaulah gua teduh, tempatku bertapa bersamamu, sekian lama, kaulah kawah. Dari mana aku meluncur dengan perkasa, kaulah bumi, yang tergelar lembut bagiku, melepas lelah dan nestapa….” Qasam masih terus membaca puisi. Dan Habiba juga terus meremas tangan Husein. Jika satu jam ke depan Qasam masih terus membaca puisi, maka buku- buku tangan Husein bisa remuk dibikinnya.
9.8190.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.7K kali sebagai aan mansyur puisi
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Terlalu mahal harga yang harus aku bayar, jika harus melupakan hari ini. “Kamu hebat juga, ya, kalau bikin puisi.” Pujinya, mungkin kepadaku. “Haa? Hebat?” “Iya, puisinya menyentuh sekali.” “Ah, biasa saja.” Siang itu, terasa siang terdingin di kota Surabaya. Alasannya kalian sudah mengerti, bahkan paham tanpa perlu aku menjelaskan ulang. Senyum, adalah pengganti pelangi barang kali. Anehnya, pelangi yang seindah itu, tidak mau menampakkan diri sepanjang masa, merasa masih ada kekurangan untuknya.
8.99.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai aan mansyur puisi
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Ujar Raka “Dalam hal seperti ini, saya menyampaikan kepada juri, cendikiawan, dan yang terhormat yang mulia Raja Mahesa Warman sang penguasa Negeri Surya Manggala.” Dengan tidak mengurangi rasa hormat bahwasanya sastra bukan sebagai ajang siapa terhebat di suatu negeri.” “Melainkan Sastra adalah keindahan hidup yang hanya bisa dinikmati oleh para pelestarinya.”
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai aan mansyur puisi
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai aan mansyur puisi
Baca
+Pustaka
Suami Dibuang Sayang

Suami Dibuang Sayang

Dia memandang bilik di mana kedua perempuan berada sambil mengangkat gelas anggurnya. Puisi laki-laki itu mendapat cemoohan dari yang lain. Kemudian berdirilah laki-laki yang lain. Dia membungkukkan badan dan membuat puisi yang lain. "Lantunan lagu merdu menghibur telinga. Aku adalah manusia biasa. Menyimpan bulan putih di dalam sanubari." Puisi tersebut juga mendapat respon tidak puas dari yang lain. "Puisi apa itu?"
8.82.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60.3K kali sebagai aan mansyur puisi
Tampilkan Ulasan (474)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Rafa Khan
aslinya bagus ceritanya, tapi tambah kesini tambah gak jelas. banyak tokoh baru yang bermunculan, ceritanya jadi bias. yang paling lucu kamatian buah ginseng, marcus yang sudah mati malah dihidupkan lagi sam buah ginseng. cameron sebagai kepala keluarga Fu seperti tidak punya kekuatan apapun. ......
Baca Semua Ulasan
Istri manis Jenderal Perang

Istri manis Jenderal Perang

Hal itu membuat Ayudisha dimanjakan ketitik yang ekstrim. Tempramen Ayudisha sangat angkuh dan manja. Ia terbiasa diperlakukan baik dan lembut, itulah kenapa ia sangat nyaman saat bersama Tanjung. Tanjung adalah sastrawan yang pandai membuat syair dan puisi yang melelehkan hati. Kemampuan itu hampir mirip dengan kemampuan yang dimiliki ibunya.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai aan mansyur puisi
Baca
+Pustaka
Istri Manja Tuan Indra

Istri Manja Tuan Indra

Keisya tak menyerah, ia terus melakukan hal serupa. "Apaan sih kamu? Nggak ada kerjaan banget colek-colek segala," ketus Indra. "Senyum dikit napa, Kak. Susah payah Kei ke sini, Kakak malah judes kayak gitu." Raut wajah Keisya tetiba murung dan ia melanjutkan kalimatnya, "Nih, ya, Kak. Menurut artikel yang Kei baca. Nggak boleh loh seorang suami judes sama istrinya. Apalagi istrinya lagi hamil muda. Katanya dosa gitu. Mau dosa? Nanti masuk neraka gimana?"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai aan mansyur puisi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status