Laki-Laki Misterius
Aku hanya bisa mengangguk dan menatapnya membalikkan punggung, berjalan pergi, dan kemudian menghilang di balik pintu kamarnya.
Aku pun menghempaskan tubuhku ke atas sofa. Mataku menatap nanar layar televisi. Sejak Mas Bambang mulai menjauh dariku, TV menjadi salah satu tempat pelarianku.
Salah satu acara yang selalu kunanti, adalah sebuah acara reportase dan talk show "Menepis Kabut Bersama Shana". Topiknya bisa beragam, mulai gosip selebriti, berita kriminal, sampai masalah politik istana negara. Yang membuatku terpikat adalah pembawa acaranya, Shana Devi, seorang wanita yang sudah matang dan selalu tampil memikat. Senyum tak pernah lepas dari wajahnya dan pembawaannya anggun dalam segala
Hot Chapters