Derita Istri Tak Diinginkan
Suaranya tajam seperti pecahan kaca, menusuk dan menyayat.
“Aku tidak sudi menyentuh orang gila seperti anakmu. Melihatnya saja sudah membuatku jijik, apalagi sampai menghamilinya. Siapa yang mau dengan wanita seperti dia? Arogan, tidak punya hati, tidak tahu diri, dan yang lebih parah lagi… bipolar, gila!” desisnya penuh penghinaan, matanya menyala tajam tanpa belas kasih sedikit pun.
Suasana mendadak hening sejenak, seperti seluruh dunia membeku oleh ucapan brutal itu.