Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tak Di Anggap Pangeran

Tak Di Anggap Pangeran

Panglima Brams pun mulai menjelaskan semua detail kejadian-nya, mendengar hal itu queen Alicia pun menangis dengan kencang, dirinya seolah tidak terima dengan kenyataan pahit ini. “Sepertinya kita sudah masuk ke dalam permainan mereka, mungkin kehancuran kita sudah berada di depan mata. Namun kita tidak boleh menyerah begitu saja, kita harus membela bangsa ini dengan seluruh jiwa dan raga kita,” ucap panglima Jackob yang membakar semangat bangsa barat.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai ada tamu tak diundang
Baca
+Pustaka
Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Sementara penyebab keributan justru santai menarik kursi lalu duduk di hadapanku seolah tidak terjadi apa-apa. "Kenapa WA Tami nggak dibaca-baca, sih?" "WA yang mana?" Aku mengernyit. "Kamu mah kalau nge-WA suka panjang sama nggak jelas." "Ih, nu ini mah penting atuh, Teh." Tami langsung protes. "Tentang apa?" "Kasih tahu A Epen masukin Tami ke GLand!" Aku yang sedang mengambil minum hampir tersedak. "Hah?"
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai ada tamu tak diundang
Baca
+Pustaka
Aku Tak Lain Hanyalah Tamu

Aku Tak Lain Hanyalah Tamu

Namun, aku menunggu lama di depan venue, tapi Jason tak juga datang. Ketika kubuka pesan suaranya, suaranya terdengar penuh rasa bersalah, diiringi bisingnya suara konser di latar belakang, dan tawa lembut Sylvia di sela-selanya. "Maaf, Emma. Sylvia tiba-tiba nggak enak badan, aku antar dia ke rumah sakit dulu." "Hari jadi pernikahan kita kan masih banyak ke depannya. Besok waktu Sylvia pulang, kamu mau ke mana aja, aku bakal nemenin kamu, ya?"
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai ada tamu tak diundang
Baca
+Pustaka
Cinta yang Tak Diundang

Cinta yang Tak Diundang

Fidella benar-benar ditinggalkan? Puluhan tamu yang sedari tadi sudah menunggu kedatangan calon mempelai pria dan wanita juga cukup dibuat gelisah. Beberapa di antara mereka terus melihat jam, menghitung waktu dan menerka kapan acara pemberkatan akan dimulai. "Pupus sudah harapanku," ungkap jenny putus asa, saat ini ia sedang duduk dibarisan bangku tengah bersama Robert, Christin, dan Gerald.
1013.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai ada tamu tak diundang
Baca
+Pustaka
AKU TANPAMU

AKU TANPAMU

Berkali-kali kuhubungi Gibran untuk memastikan jika dokter Bambang belum beranjak dari sana, meski Gibran kedengarannya heran dengan tingkahku yang menyuruhnya menahan salah satu tamunya. Tania sendiri tak bertanya apa pun saat aku tadi kembali berpamitan padanya setelah mengantarnya pulang. Ia hanya bertanya aku mau ke mana, lalu aku beralasan ada urusan mendadak di kantor dan aku memilih mengantarnya pulang agar ia tak terkena angin malam dan kedinginan seperti di rooftop tadi.
1018.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 558 kali sebagai ada tamu tak diundang
Baca
+Pustaka
CEO Tampan itu Suami Baruku

CEO Tampan itu Suami Baruku

Orang yang masuk tidak mengatakan apa-apa sampai mata hitam berhenti dan menutup dokumen. "Jadi?" tanya Ian setelah menaruh dokumennya ke samping, benar-benar rapi dan aman. Matanya lalu bergerak ke atas menatap Suhan yang menunggunya selesai membaca. Suhan memberikan sebuah undangan ke atas meja. "Damian Entertainment mengirimkan undangan untuk pesta ulang tahun perusahaan." "Jadwalnya?" "Ada pertemuan dengan chairman Elvano di siang hari, malamnya tidak ada jadwal!" jelas Suhan cepat. Pesta dilaksanakan pada malam hari, sangat pas karena jadwal sedang kosong.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai ada tamu tak diundang
Baca
+Pustaka
Marriage With Benefits

Marriage With Benefits

Mana sok akrab pula laki-laki satu ini yang langsung menyampirkan tangannya di bahuku seakan kami ini teman satu tongkrongan yang dekat dan akrab. "Gini, Lang... jadi besok waktu acara resepsi nikahan lo ada satu tamu yang sudah datang jauh-jauh dari luar negri, tapi Caramel enggak mau dia datang. Gue bisa memahami keputusan dia itu, tetapi mengingat perjuangan si tamu ini untuk datang rasanya sangat enggak mungkin diabaikan begitu saja. Kalo misalnya lo yang temui si tamu ini mewakili Caramel gimana? Tapi nanti jangan bilang-bilang sama dia. Bisa-bisa Caramel ngamuk lagi." Wait... wait... wait, aku penasaran siapa si tamu? Apakah mantan pacar Caramel? Kenapa juga Caramel tidak memberitahuku
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai ada tamu tak diundang
Baca
+Pustaka
Nikah Tanpa Undangan

Nikah Tanpa Undangan

Langkahnya semakin dipercepat, berharap segera memeluk wanita cantik dengan hijab abu-abu, namun sayang satpam menghalanginya, kali ini dia benar-benar terlambat. "Tolong pak! Saya harus bertemu dengan istri saya." Rengeknya, namun satpam tetap menahannya dan tak memperbolehkan untuk masuk. Restu bersimpuh diatas lantai, mencuri perhatian banyak orang, air matanya jatuh tak tertahankan. "Kayla! Maafkan aku!" Gumamnya lirih, menatap kearah kaca besar yang memperlihatkan sebuah pesawat yang siap untuk lepas landas.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai ada tamu tak diundang
Baca
+Pustaka
Invitasi

Invitasi

Mika mulai mengajukan pertanyaan. “Beberapa orang.” Wanita itu tidak memberi jawaban secara pasti. “Kami sudah mengirimkan undangan ke beberapa orang, tapi belum semua memberi konfirmasi akan bergabung.” “Kenapa? Apa kalian tidak cukup dipercaya?” Wanita itu menatap Mika, “Setiap orang memiliki masalahnya sendiri. Saya tidak berhak bertanya,” kemudian tersenyum. “Tapi sekali lagi saya sampaikan, meski ada satu tamu yang tidak hadir, acara akan tetap berjalan dan saya jamin tidak akan mengurangi keseruan acara.”
9.910.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai ada tamu tak diundang
Baca
+Pustaka
Kamu Pura-Pura Amnesia dan Tolak Nikah, Aku Nikahi Sang Konglomerat

Kamu Pura-Pura Amnesia dan Tolak Nikah, Aku Nikahi Sang Konglomerat

"Seharusnya dengan hasil belajarmu, kalau kamu bisa menjawab pertanyaan profesor, dia akan menghargaimu, ‘kan?" "Iya, ‘kan? Kamu tahu berapa banyak persiapan yang kulakukan?" "Lalu apa dia memberi alasan?" "Itulah masalahnya. Meskipun jawabanku salah, setidaknya dia harus memberitahu alasannya, ‘kan? Dia malah pergi begitu saja dan bilang aku nggak akan pernah bisa masuk ke Universitas Aratungga." "Lalu?" "Lalu aku pergi ke bagian pendaftaran Universitas Aratungga. Mereka bilang mereka tidak menerima calon dari jalur umum. Profesor itu ternyata benar," ucap Tamara gemas sendiri.
9.7166.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai ada tamu tak diundang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status