Adikku Dihamili Keponakan Suami
“Sama siapa hah! Malu sama siapa? Gunjingan orang? Sayang, kita tidak hidup dengan mendengar gunjingan orang, lama-lama juga mereka capek sendiri. Yang kakak mau kamu pertahankan bayimu. Dia adalah keajaiban yang sudah Tuhan berikan kepada kamu. Berarti Tuhan sudah percaya sama kamu untuk memiliki seorang anak. Kecuali pertimbangan kamu mengenai kehidupan asmara?“ tuding Karin.
“Aku mah udah nggak mikirin hubungan asmara aku kedepannya kak, tapi aku mikirin keluarga kita, termasuk kakak. Aku sudah bikin malu kakak, bikin malu keluarga! “ kata Chika sambil menangis.
Karin menenangkan Chika dan mencoba mengatur emosinya sendiri. “Chika, kamu sayang ‘kan sama kakak?“
Chika mengiyakan.