SHANIA
Adrian membungkuk takzim, mendapati sang nyonya puas dengan aksi pembelaannya, lalu berujar penuh sesal, "Maafkan saya telah terpaksa melibatkan Anda dalam aksi balas dendam saya, Nyonya. Seandainya ini tidak menjadi beban hidup saya selama belasan tahun."
"Sangat disayangkan," desah Shania malas. "Jadi bagaimana, apakah Anda—" Shania mengalihkan pandang dari lirikan sinis pada Andrew menjadi pandangan bersahabat teruntuk Adrian, "Pak Adrian, berkenan mengisikan baterai ponsel saya ini, sekarang?"
Adrian mengangguk takzim. "Saya di sini, Nyonya. Siap membantu Anda."
인기 회차