Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Perawan Sang Pengacara Billionaire

Istri Perawan Sang Pengacara Billionaire

Adrian menoleh dengan cepat. Di dekatnya berdiri seorang pria muda dengan setelan jas abu-abu gelap dan dasi biru tua. Wajahnya terlihat tidak asing bagi Adrian, tetapi ia belum bisa mengingat pernah bertemu di mana. Pria itu kemudian tersenyum sopan dan melangkah mendekat dengan tenang. "Maaf kalau saya mengejutkan," kata pria itu dengan suara yang tidak terlalu keras namun cukup jelas di antara riuh musik ballroom. "Saya Rodrigo Santana. Asisten pribadi Alexander Sinclair."
10609 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai adriano rudiman
Baca
+Pustaka
Gadis Persinggahan

Gadis Persinggahan

Mereka berhenti dan membentuk barisan, memberi jalan bagi sesosok pria yang berjalan masuk dengan tenang. Itu bukan Raihan, melainkan Kapten Vano atau seseorang yang sangat mirip dengannya. "Vano?" gumam Adrian terkejut. "Tapi kau... kau sudah mati di Onrust!" Sosok itu berhenti, menatap Adrian dengan mata yang tidak memiliki emosi sama sekali. "Vano-001 telah dieliminasi karena kegagalan sistemik. Saya adalah Vano-002. Memori subjek sebelumnya telah dihapus dan dioptimalkan untuk efisiensi mutlak."
846 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai adriano rudiman
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Suara bariton yang berat dan maskulin menggema dari pengeras suara, membungkam keriuhan kelas seketika. Soraya mendongak sedikit. Di podium, berdiri seorang pria muda, mungkin baru awal 30an dengan kemeja biru laut yang pas badan, lengan digulung sampai siku, menampilkan jam tangan mahal yang berkilau. Dia tampan, bersih, dan memancarkan aura intelek yang memikat. "Perkenalkan, saya Adrian. Kalian bisa panggil saya Pak Rian. Saya akan menggantikan Prof. Bambang untuk mata kuliah Manajemen Risiko semester ini," ucapnya dengan senyum tipis yang menawan.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai adriano rudiman
Baca
+Pustaka
SamRann

SamRann

gumam Rann. Tak lama kemudian ada sebuah notifikasi muncul, dilihatnya ada satu pesan muncul tanpa nama. +6238XXXXXXXXX Malam. Me. Siapa? +6238XXXXXXX SAMUDRA ALVIAN SI GANTENG ANTARTIKA HAHAHA Me. Pd jreng lo!! Dapat nomor gue dari mana?? +6238XXXXXXXXX PD lah, kan emang ganteng hehe Gak percaya? Tanya aja sana sama orangnya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai adriano rudiman
Baca
+Pustaka
Arimbi

Arimbi

Panggil sebuah suara, Arimbi menoleh dan mengangguk. Ternyata Angga dan Leo sudah datang lebih awal, dengan sungkan akhirnya Arimbi ikut gabung. Wanita itu duduk di sebelah wanita yang tidak dia kenal. Sifatnya yang merasa paling cantik dan tidak tertandingi, membuat Arimbi enggan menyapa maupun menoleh ke arah wanita asing. "Di mana Sultan?" tanya Leo bingung. "Bunda jantungnya kambuh, jadi tidak bisa gabung dengan kita."
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai adriano rudiman
Baca
+Pustaka
Dendam Rusmini

Dendam Rusmini

Mas Andi berkata pelan, berusaha menyadarkan Mimin. "Apa lah aku ini, hanya lelaki lemah ciptaan Allah. Tak pantas kamu puja hingga hilang akal budimu. Sadar lah, Min. Aku akan merasa berdosa melihatmu semakin sesat dalam kemusyrikan hanya demi aku."
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai adriano rudiman
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

kata Kala sembari tersenyum kembali “Eh iya Kala, saya adalah Amang sebagai penerjamah pria asing ini, dan ini adalah Adriaan, tuan ku. Dia ingin meminta bantuan untuk melancarkan urusan pembukaan hutan yang nantinya akan ditanami teh, karena sudah tiga bulan ini pekerjaannya tersendat padahal kami hanya tinggal menyelesaikan pembukaan lahan beberapa hektar lagi, seperti ada sesuatu yang mengahalagi kami, sehingga beberapa kali pekerjaan tuan ku Adriaan terbengkalai”
9.8682.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.7K kali sebagai adriano rudiman
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Sugar Baby Wannabe Sang CEO

Sugar Baby Wannabe Sang CEO

Tapi sayang, aura dinginnya membuat Lalita sedikit takut. “Akh, iya, Pak Adrian. Silakan, Bapak bisa duduk di sofa itu selagi menunggu Kak Celin mencoba ini semua.” Kening Adrian sedikit mengkerut. Apa dia sudah terlihat setua itu sampai gadis di depannya memanggilnya dengan sebutan 'Pak'. Umurnya baru 36 tahun, dia pria dewasa, bukan bapak-bapak. Dia, Adrian Respati. Pria mapan, tampan, juga menantang yang di dambakan oleh banyak wanita. Adrian merupan salah satu calon pewaris dari GR Group juga pemilik dari rumah produksi AD Entertainment yang baru dia dirikan sendiri empat tahun lalu. Dengan Identitasnya yang seperti itu membuatnya memiliki kepercayaan diri tinggi.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai adriano rudiman
Baca
+Pustaka
JandA

JandA

KJeffrey Smith Nicholas Anderson atau biasa disapa Jeffrey Anderson adalah seorang pria dengan wajah bak Leonardo di Caprio, senyum semanis Antonio Banderas dan tubuh atletis dengan dada bidang dan perut bak roti sobek yang kerap membuat para wanita tak dapat melepaskan pandangannya dari lelaki berambut hitam lurus dan mata biru saphire miliknya itu.
105.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai adriano rudiman
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

Arinda yang terlihat tak peduli dan laki-laki itu dengan kening mengernyit tak setuju. Laki-laki muda dengan nametag dr. Dante di jas putihnya itu kemudian berjalan mendekati Arinda. Diraihnya tangan gadis itu yang meneteskan darah akibat dari melepaskan jarum infus yang tak sabar. "Apa yang kamu lakukan? Kamu membuatnya menjadi semakin buruk." ujarnya sembari berusaha menghentikan pendarahan di punggung tangan Arinda.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai adriano rudiman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status