Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mayat di Balik Plafon

Mayat di Balik Plafon

sergah Adhisti sembari mengenakan sabuk pengamannya. “Ya coba deh lo pikir, lo keluar dari pagi buat pemeriksaan terus sampe siang nyaris sore gini lo tetep betah di warkop? Aneh, Dhis! Dan satu-satunya kafe yang cukup menarik menurut gue ya Cafe Brilian. Dengan begitu Rafa akan sedikit nggak curiga sama lo!” papar Abbiyya sambil memutar stir mobilnya usai selesai menautkan sabut pengaman.
8.718.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 485 kali sebagai afeksi cafe
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Istriku

Istri Pengganti Istriku

‘Aku terjebak macet, tolong tunggu sebentar’ Tidak ada balasan dari Sammy. Sinar hanya pasrah, jika nanti Sammy benar-benar pulang maka ia akan menyusul ke bengkelnya. Tidak susah mencari lokasi Chic Caffe&Resto, caffe ini termasuk cafe kelas atas dimana pemiliknya adalah seorang aktor ternama yang menyukai dunia otomotif, caffe ini bernuansa cozy dan juga mewah dilengkapi dengan area golf mini untuk sekedar melepas penat menyalurkan hobi. Sinar merasa keheranan, bagaimana bisa Sammy mengatakan bahwa pemilik cafe ini adalah temannya.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai afeksi cafe
Baca
+Pustaka
DEAR DIARY INDONESIA

DEAR DIARY INDONESIA

-The X Cafe- Seluruh teman-teman Lexa dan Marcus menyapa mereka ketika mereka masuk ke dalam kafe tersebut. Kafe yang dibilang cukup elite di kawasan Sudirman ini sekaligus restoran dimana memiliki menu makanan yang sangat enak dimulai dari side dish, breakfast, signature dish, bahkan sampai dessert. "Kamu mau pesan apa?" Tanya Marcus sambil buka buku menu yang baru saja disodorkan oleh pelayan.
1011.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai afeksi cafe
Baca
+Pustaka
Nobody Knows

Nobody Knows

jelasnya. Kirei hanya tersenyum canggung tidak tahu harus berkata apa. Hingga mobil Faisal terlihat dan menepi di depan mobil mereka. Mereka berdua segera keluar dari mobil. Kirei, Dini dan Faisal memasuki cafe yang bernuansa modern dengan nuansa kayu dan tanaman hijau, vibe cafe ini memang seperti rumah pohon. Cafe ini adalah cafe pusat dari banyaknya cabang, Kirei baru mengetahui ada cafe seperti ini di kota. Dia melihat banyak sekali pelanggan di sana.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai afeksi cafe
Baca
+Pustaka
Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Matanya beberapa kali melirik ke arah Alya, memastikan gadis itu tak lagi menangis, lalu kembali menatap jalan dengan ekspresi yang nyaris terlalu datar untuk disebut peduli. Tak lama kemudian, mobil berhenti di depan sebuah kafe mewah di tepi jalan. Bangunannya bergaya modern klasik. Di atas pintu masuk, papan nama bertuliskan Coffe Nara terpajang anggun dengan huruf timbul berlapis emas. “Ayo masuk,” kata Rafi, tersenyum tipis. Alya mengangguk pelan, melangkah ke dalam.
10115.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai afeksi cafe
Baca
+Pustaka
My ThesShit (Indonesian)

My ThesShit (Indonesian)

Karena memang sudah terlalu larut malam. Cafe dengan bangunan bekas container itu dibuat sedemikian rupa hingga terlihat sedikit aesthetic. Dengan cat berwarna putih, kursi dan meja berwarna coklat dan beberapa wallpaper yang menarik. Menunya juga cukup banyak, tertempel di depan meja kasir dengan tulisan yang besar sehingga bisa terlihat dengan mudah. "Lo mau pesan apa? Cemilannya sekalian juga boleh," ucap Jayden yang sudah berdiri di depan meja kasir.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 477 kali sebagai afeksi cafe
Baca
+Pustaka
100 Langkah Melupakan Kisah Kita

100 Langkah Melupakan Kisah Kita

Laki-laki itu tidak mungkin melakukan hal-hal aneh kepadanya. Belasan menit kemudian, mobil Farel berhenti di depan sebuah kafe. White Cafe, namanya. Meski baru beberapa bulan dibuka, tapi kafe ini sudah cukup terkenal terutama di kalangan anak muda. Tempatnya nyaman dan harga menu yang ramah kantong pelajar, membuat kafe ini tidak pernah sepi pengunjung, apalagi di jam pulang sekolah atau kerja. Terbukti, sudah ada empat antrean di depan meja pemesanan ketika Alena dan Farel masuk ke kafe.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai afeksi cafe
Baca
+Pustaka
Pelatih Renang Idaman Para Sosialita

Pelatih Renang Idaman Para Sosialita

Bab 38 “Ini tempatnya?” tanyaku pelan, mataku menatap gedung yang berdiri anggun di hadapanku. Sebuah kafe dengan papan nama berwarna putih gading bertuliskan Liora Café dalam huruf kaligrafi elegan. Dinding kacanya tinggi dan jernih, memperlihatkan suasana hangat di dalam: deretan sofa kulit cokelat muda, lampu gantung berwarna kuning keemasan yang remang, serta rak kayu yang penuh dengan biji kopi dalam toples kaca.
1063.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai afeksi cafe
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

“Astaga. Bagaimana bisa kafe yang hanya menjual minuman penuh pemanis buatan seperti ini terus beroperasi?” Sambil terus mengeluh, Ben melihat dekorasi dari kafe yang mereka masuki. Warna jingga dan cokelat menghiasi dinding, lengkap dengan gambar aneka menu minuman serta makanan penutup. Figur kelinci yang tampaknya merupakan maskot kafe ini berdiri tegap di dekat meja kasir. Tubuhnya dibalut apron layaknya seorang pelayan. Semua bagian itu membuat kafe ini terasa sangat feminin dan sedikit kekanak-kanakan.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai afeksi cafe
Baca
+Pustaka
Anomali Afeksi

Anomali Afeksi

Payah! “Jadi, ini cewek lo yang pinter gambar itu, Vin?” celetuk salah seorang lelaki yang tiba-tiba menghampiri kami, lalu mengulurkan tangan kepadaku. “Halo. Nadia, ceweknya Davin, ‘kan? Aku Nicholas, ketua OSIS di sini.” Oh, jadi dia mengajak berkenalan? “Mm … hai, iya, aku Nadia, tapi bukan ceweknya Davin,” ralatku dengan ramah dan sesopan mungkin.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai afeksi cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status