Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Abang Ojek VS Ibu Polwan

Abang Ojek VS Ibu Polwan

Setelah memarkirkan motor di tempat tersedia, Aje membuka jaket Ayo-Jek dan memasukkannya ke dalam jok motor. Ia mengamati wajahnya sebentar di kaca spion, menyisir rambut dengan jari-jari tangan, lalu melangkah memasuki kafe yang hampir keseluruhan bangunannya terbuat dari kayu kulim yang merah kehitaman dan mengesankan rasa sejuk dan dingin. Aje berhenti di depan meja front desk. “Gazebo nomor sembilan?” Tanya Aje pada seorang gadis pekerja kafe.
9.447.0K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as afeksi cafe
Show Reviews (18)
Read
+Library
Ayusqie
Top Five vote 5/9/2023. 1.Produksidiperta 2.Agustian 3.Edy Suparman 4.Agustian Absyari 5.Awang Mulyadi. Terima kasih kk pmbaca utk votenya. Trrima kasih jg utk kk2 yg lain, yg tdk bisa sy tulis semua namanya di sini. Licin rejeki enteng jodoh sehat selalu dan dompetnya basah terusss.. amin.
Nia Ummi Hasan
baca novel burunan cinta Bu polwan ....kek nonton film ada debar2 kejutan, disetiap episode nya... tapi ada jengkelin SM Haikal ny yg lemot raih sinyal cinta nya olive... gue keplak tu kepala biar nyangkut sinyalnya
Read All Reviews
My Blissful Marriage

My Blissful Marriage

Angin siang menerpa wajahnya, tapi kepala Selene dipenuhi kejadian di atas kejadian lainnya yang menimpanya minggu ini. Cafe Arcadia muncul di ujung jalan, sebuah bangunan dua lantai dengan logo emas kecil yang terasa homey, cafe tersebut bernuansa cozy-green, dengan banyak tanaman dan cahaya alami yang membuatnya terasa sangat nyaman.
662 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as afeksi cafe
Read
+Library
Halte Cafe

Halte Cafe

Hingga membuat seorang pria mendongakkan kepala ke arah pintu masuk. "Selamat siang. Selamat datang di Halte Cafe," sambut Yuya sang Owner cafe. Mata pria itu sedikit menyipit tatkala melihat warna kelabu berpendar keluar dari tubuh Elea. Wanita dengan rambut diikat ke atas itu pun melangkah semakin jauh ke dalam cafe. Manik matanya berpendar ke seluruh ruangan. Dilihatnya, bahwa dindingnya berlapis batu bata cokelat. Tidak ada lampu yang digantung pada langit-langit. Melainkan sebuah tiang lampu minyak seperti London di zaman Jack The Ripper yang menyebar ke segala tempat.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as afeksi cafe
Read
+Library
Accidentally Fall For You

Accidentally Fall For You

Kali ini Sasha menggunakan nama Mikhaela Purtov. Kini ia sedang berada di sebuah cafe yang bernama Café~Café di daerah Rytířská 10/10, 110 00 Staré Město,Praha, Ceko. Cafe tersebut terletak persis di depan sebuah gedung perkantoran, dimana pemiliknya yang akan menjadi target sasaran Sasha. Sasha sengaja mengambil meja di samping jendela, yang bisa membuatnya melihat jelas ke arah gedung tersebut. Sasha tidak memesan banyak makanan, hanya secangkir kopi dan camilan ringan.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as afeksi cafe
Read
+Library
Kisah cinta bos mafia

Kisah cinta bos mafia

sungut Alex. "Tuh diseberang sana ada cafe yang menunya katanya enak bos apa kita makan disana aja?" usul Rianti. "Boleh lah Anti dimana aja!" sahut Dimas. Mereka pun menuju cafe yang dimaksud tersebut yaitu cafetaria sahabat. "Kamu mau pesan apa Anti?" tanya Alex. "Saya mau pesen Steak beef sama minumnya jus alpukat aja bos!" sahut Rianti.
10.9K viewsOngoingAdded to Library 434 Times as afeksi cafe
Read
+Library
BEKERJA SEBAGAI ISTRI SIMPANAN

BEKERJA SEBAGAI ISTRI SIMPANAN

Hari beranjak siang, kami sudah duduk di cafe dekat rumah. Konon tempat ini adalah milik teman Mas Zaki, tetapi karena bangkrut akhirnya dipindah tangan kepada orang lain. Tak kusangka cafe yang pernah bangkrut kini kembali berdiri dengan tampilan mewah dan pelayanan yang super sempurna. Tersedia pula makanan china di sini, salah satunya fuyunghai.
1016.6K viewsCompletedAdded to Library 415 Times as afeksi cafe
Read
+Library
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

Sebenarnya cuma 2 km dari studio tempat mereka tadi singgah, tapi siapa yang mau jalan 2 km hanya untuk berkunjung di kafe? Kafe yang mereka kunjungi berada di jajaran ruko bersanding dengan swalayan dan juga butik. Halaman rukonya cukup luas dengan deretan motor-motor dan beberapa mobil roda empat ada di depan jajaran ruko itu. Kafe itu bernama Kafe Selow. Mungkin maksud dari Selow yaitu Slow alias kalem. Pemiliknya dan Iskha memang sudah kenal akrab. Iskha mengajak Kayla untuk masuk ke dalamnya.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 183 Times as afeksi cafe
Read
+Library
Balikan Dengan Mantan

Balikan Dengan Mantan

Sudah sangat banyak kafe yang mereka lewati tapi pria itu sama sekali tak berhenti, sebenarnya Axel mau ke kafe mana? "Kenapa gak berhenti? Udah banyak kafe yang kita lewatin," tutur Savira. "Kafe Moonlight." Savira pun diam ketika sudah mendapatkan jawaban dari Axel. Kafe Moonlight. Kenapa juga harus ke kafe Moonlight? Itu sangat jauh. Savira kira selama dia meninggalkan kota ini, kafe itu sudah tak ada tapi ternyata kafe itu masih ada. Savira pun memilih menyadarkan tubuhnya di jok mobil, mencari posisi yang aman kemudian memejamkan matanya. Mungkin tidur sejenak bisa membuatnya tak merasakan lamanya perjalanan.
9.974.1K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as afeksi cafe
Read
+Library
Between Revenge and Love

Between Revenge and Love

Kedatangan Pak Leo disadari oleh pemilik cafe. “Halo, Kapten.” Max menghampiri dan menyapa Pak Leo dengan wajah sumringah. Max adalah pemilik Barry Cafe. Barry sendiri diambil dari nama belakangnya, Maximus Barry. “Halo, Max. Tumben cafemu belum ramai.” Pak Leo menyisir seluruh ruangan dan melihat bahwa hanya ada beberapa meja yang digunakan pengunjung, termasuk dirinya. Max tersenyum. Dari senyumnya itu, ia menduga kalau Pak Leo memang belum mengerti jam ramai dan jam santai di cafenya. “Masih jam 11, Kapten. Mungkin sebentar lagi, cafe ini akan penuh.”
106.4K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as afeksi cafe
Read
+Library
MAAF

MAAF

Yuni mengambil kertas itu dan mulai membacanya satu persatu. “Apa kau mau menambahkan sesuatu?” Cahyo meraih gelas yang berisi cairan putih pekat itu, dan meminumnya setelah menciumnya dan tahu itu adalah campuran susu dan jahe. “Tidak, Mas.” Yuni cukup tahu diri, keluarganya sudah berhutang budi terlalu banyak kepada keluarga Cahyo, dan dia tidak mau teralu cerewet dengan menuntut banyak hal. Meski dia tahu
103.4K viewsOn holdAdded to Library 88 Times as afeksi cafe
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status