Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Obsession In Love

Obsession In Love

ucap Samuel segera karena tidak mau membuat Arin kembali marah. *** Malam berganti pagi, Samuel akan ke kantor tetapi dia mengantar Arin dulu ke cafe. Cafe itu sekarang memang buka dua puluh empat jam, saat Cafe di pegang Arin terlihat jika Cafe itu semakin tertata. Cafe yang diberi nama Asteria Cafe itu sekarang sangat terkenal.
1043.9K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as afeksi cafe
Read
+Library
Tes Pengajuan AE

Tes Pengajuan AE

Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE.
382 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as afeksi cafe
Read
+Library
Kehormatan Yang Terenggut

Kehormatan Yang Terenggut

Ia pun menghentikan taksi itu dan masuk ke dalam. "Kemana Non?" tanya sopir taksinya. "Jalan saja, Pak. Nanti saya beritahu di jalan," ucap Aisyah. Aisyah tidak tahu harus kemana, ia tidak tahu daerah Bandung. Sungguh malang nasibnya kali ini. Sesekali ia menyeka air matanya. Aisyah tidak ingin mengundang tanya sopir taksi itu. Pandangan Aisyah tertuju pada sebuah cafe yang terletak di pinggir jalan. Cafe itu terlihat unik dengan desain candle light. Bagi pasangan sepasang kekasih mungkin terlihat romantis.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 323 Times as afeksi cafe
Read
+Library
Unconditional Love for Riski

Unconditional Love for Riski

Mereka pun pergi ke sebuah cafe untuk makan siang bersama. Cafe yang mereka tuju, tak jauh dari rumah sakit. Mereka pun tiba di tempat parkir cafe dalam hitungan menit. Cinta, Riski, Alex, James, Kenzo dan Bi Minah turun dari mobil. Saat mereka sudah berada di depan pintu cafe, para pelayan memberikan senyum manis dan mengantarkan mereka ke kursi yang kosong. "Permisi, Tuan dan Nyonya mau pesan apa?" tanya pelayan cafe dengan begitu ramah.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as afeksi cafe
Show Reviews (28)
Read
+Library
Silver Eyes
Ini ide ceritanya refreshing banget. Bukan seperti cerita yang populer pada umumnya. Sebagai gantinya, pembaca bakal dapetin cerita lain yang manis dan unik. Asik buat dibaca. Penyampaian runut, narasi dan dialog proporsional. Dikemas dengan bahasa ringan hingga mudah dibaca tanpa kening berkerut.
Rusmiko157
Siapa gadis yg nolongin Rizki? Hm ... penasaran jadinya. Eh, tapi ... aku suka dengan apa yg dikatakan Adam. Kayaknya dia tipe2 kakak yang baik deh. Semoga saja dia beneran baik dan bisa melindungi Rizki. Baru sampai chapter 1, lanjuuut😘😘
Read All Reviews
Finding Love

Finding Love

Mereka duduk di meja bundar di halaman kafe. "Anna ini kafe yang aku maksud, bisa outdoor maupun indoor. Namanya kafe Lavender. Tersedia bermacam-macam kue dan kopi disini." papar Selly. "Bagus juga ya kafe Lavender, semua identik warna ungu." ucap Anna. "Waiters!" sapa Selly sambil mengangkat tangan kanannya memanggil pelayan yang sedang berdiri agak jauh.
102.9K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as afeksi cafe
Read
+Library
MEZZALUNA [Indonesia]

MEZZALUNA [Indonesia]

umpatnya kesal. Setelah menempuh perjalanan 45 menit dengan sepeda motor, Ash dan Leona tiba di pusat kota. Mereka memasuki salah satu cafe dengan interior unik. Seperti tagline yang terpampang di depan pintu masuk, everything is so grey, semua furniture yang ada di dalam cafe itu berwarna abu-abu, termasuk seragam juga rambut asli para pegawainya berwarna abu-abu. Mereka langsung memanggil seorang pelayan setelah mendapatkan tempat duduk dengan posisi strategis –dekat jendela –menghadap ke jalanan langsung.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as afeksi cafe
Read
+Library
Teror Mantan

Teror Mantan

"Semua udah siap? Kita langsung ke kafe Laura sekarang." "Siap," jawab Rafa sambil menepuk pundak Alex untuk memberinya semangat. Mereka berjalan kaki menuju Tide’s Whisper, kafe yang hanya berjarak beberapa langkah dari hotel. Tempat itu terlihat indah di pagi hari, dengan dekorasi kayu dan sentuhan tropis yang menghadap langsung ke laut. Ketika mereka sampai di depan kafe, Alex berhenti sejenak, menatap pintu masuk dengan napas sedikit tertahan.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as afeksi cafe
Read
+Library
Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Dia pun bergegas menuju ke sebuah kafe yang berada di seberang stasiun. Sama seperti stasiun, kafe yang menjajakan berbagai jenis kopi dan cemilan itu juga buka 24 jam. Itu bukan kedai kopi besar, hanya sebuah kedai minimalis yang setiap pengunjung diharuskan melayani dirinya sendiri. Dan Feng Siyu sangat menyukai tempat ini, karena dia tidak harus atau perlu bersinggungan dengan orang lain.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as afeksi cafe
Show Reviews (17)
Read
+Library
Oei Monica
Halo guys! Maaf semalam ada kekeliruan kasih nomor bab. Seharusnya kemarin aku up Bab 122 - Berlomba Untuk Mendapatkan Informasi. Judul dan isi bab sudah bener ya, cuma angkanya aku salah tulis Bab 123. Sudah aku edit. Tinggal tunggu lolos saja. Barusan aku up Bab 123 - Dia Terlalu Meremehkan.
DUCATI MONSTER
Tukang drama di novel ini? LU DONG Tukang selingkuh di novel ini? LU DONG Mertua kejam di novel ini?LU DONG Ayah dan suami kikir di novel ini? LU DONG Pria serakah di novel ini? LU DONG Yang pengecut juga LU DONG! Kabur cuy! wkwkkk Cepat Thor bikin mampus nih orang!
Read All Reviews
Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Akhtar memeluk kedua kawannya itu satu per satu. “Wah ternyata jam segini sudah ramai,” ujar Adrian dengan perasaan kagum. “Ya, lumayan. Ayo masuk! Kalian aku kasih tempat spesial di dalam sana,” ajak Akhtar dengan riang. Vanika dan Adrian memasuki kafe dengan perasaan kagum. Kafe itu bertema English Style pada umumnya. Tempatnya begitu luas dan dipenuhi oleh bunga-bunga yang indah. Interiornya terlihat aesthetic dan serba berwarna cokelat muda. Di tempat itu sudah cukup ramai.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as afeksi cafe
Read
+Library
Pelayan Cantik Tuan Arogan

Pelayan Cantik Tuan Arogan

Udara pagi terasa lembap ketika Afie tiba lebih awal di sebuah kafe kecil di sudut kota. Aroma kopi yang baru diseduh bercampur dengan suara lembut musik jazz dari pengeras suara. Tempat itu jauh dari hiruk-pikuk, tersembunyi di antara rimbun pepohonan, dan mungkin hanya sedikit orang yang tahu keberadaannya. Tempat itu dipilih sendiri oleh Om Alex, katanya agar tidak menimbulkan kecurigaan.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as afeksi cafe
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status