Putri Bunga Bangkai
ujar ratu Cassandra.
"Putriku ternyata sangat peka. Aku bisa merasakan bahwa dia adalah gadis berhati lembut seperti dirimu, Permaisuriku," puji raja Arsen yang juga merupakan sebuah doa untuk putrinya.
Rau Cassandra tersenyum simpul, merasa tersanjung.
"Apa kau sudah akan pergi, Suamiku?"
"Benar, Panglima Felix dan pasukannya sudah menunggu. Tapi sebelum aku pergi aku ingin menemui putri kita dan menyampaikan bahwa aku sangat mencintainya. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi—"