Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Layanan Telepon Panas untuk Dosen Impoten

Layanan Telepon Panas untuk Dosen Impoten

celotehnya. Benar. Toko ATK depan FIB memiliki peletnya sendiri. Pelet itu berasal dari sang penjaga toko yang wajahnya mirip artis Korea. Benar-benar KW super! Bahkan saat itu Gita selalu rela bolak-balik toko hanya untuk bertemu Abang Lee Jong-Suk. “Lama banget, Ren?” sambut Mia saat melihat rekan kerjanya baru saja datang.
1088.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai ajian pelet
Baca
+Pustaka
Sate Karak Untuk Menantu Miskin

Sate Karak Untuk Menantu Miskin

Alias sate jeroan sapi yang disajikan dengan ketan hitam dan bumbu rempah lainnya. "Eh, Bu Ning. Mau beli? Berapa porsi ini?" tanya Bu Indah menyapa Bu Ning dengan ramah. "Dua porsi, buat anakku sama istrinya. Tolong yang satu, kamu kasih usus full tanpa lemak, ya! Satu lagi, kamu kasih usus setusuk, sisanya lemak semua, pilihkan yang kecil-kecil saja, biasanya juga kan nggak bisa kamu jual. Daripada kamu kasihkan pengemis, atau pengamen jalan yang biasa minta-minta kan, mending kamu kasih ke aku, Bu! Gratis, kan?" kata Bu Ning seraya mengedipkan sebelah matanya pada Bu Indah.
1.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai ajian pelet
Baca
+Pustaka
Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai

Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai

Itu adalah peluit yang dibuat dengan cara mengasah kedua sisi biji persik hingga rata dan berlubang, lalu mengeluarkan isi biji dari lubang tersebut hingga bersih. "Oh." Jeanet mengangguk, "Tahu sih, tapi aku nggak pernah main." Keluarga Gaby memang orang asli Jakarta, turun-temurun berbisnis dan hidup berkecukupan. Ibunya sangat ketat dalam mendidiknya. Sejak kecil, dia tidak punya banyak waktu luang karena semua dihabiskan untuk mengikuti les tambahan.
9.6753.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.8K kali sebagai ajian pelet
Tampilkan Ulasan (127)
Baca
+Pustaka
Dini Ratna
knp g kelar2 ceritanya, smp cpek yg baca, selalu aja ada mslh, knp g slesai dr dlu2, pdhl yg lainnya cma smp episode ratusan sdh tmat tp ini smp ribuan msih blm tmat2, segera ditmatkan dan happy ending dan gnti cerita baru yg seru lg, untuk penulisnya mohon segera dislesaikan ya, biar g bosen pmbaca
chesey kala
ni cerita bagus awalnya,tp udah bab 259 knp cuma muter" slh paham terus,udh rela toup up berkali" buat nonton, sampek ilang mood buat baca bab selanjutnya,spil dong yg udh baca ampek bab terakhir,zenith tau kebenaranya di bab brp?biar gue loncatin,apa bakal seumur hidup ni nggk kelar",mau nyerah ...‍
Baca Semua Ulasan
Derita Istri Pertama

Derita Istri Pertama

Umi akhirnya angkat bicara. Tidak lupa juga Umi mengatakan jika ia sudah bertanya pada adik iparnya yang ahli dalam hal meruqyah orang. Bahwa kertas yang di ambil Mas Adi dari dalam tas Bu Saroh adalah salah satu bentuk jimat untuk melakukan pelet pada orang lain. Bahkan Umi bisa menebak jika salah satu media pelet itu dalam bentuk makanan. Entah benar atau tidak tebakan yang Umi katakan barusan.
25.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 650 kali sebagai ajian pelet
Baca
+Pustaka
Kehancuran Usai Suami Berkhianat

Kehancuran Usai Suami Berkhianat

Ia ngobrol dengan karyawanku yang tengah menabur pelet apung dari bahan jagung, bubuk ikan, dan dedak itu. Aku berjalan mendekat. Perhatikan ia bicara dengan Parjo dengan Bahasa Jawa biasa, terdengar langsung sangat akrab. Menahan senyum berdiri tak jauh darinya, hanya jadi pendengar. “Haus, punya minum, nggak?” Ia melirikku, melenyapkan sekejap senyum geli di bibir ini. “Oh, a-ada. Mari.”
1059.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai ajian pelet
Baca
+Pustaka
Me And My Dad

Me And My Dad

tawan dari Gaying “Iya Ying boleh ambilkan satu pack yang lembaran saja,” sahut Annan Annan membuang bungkus keju agar Aneet langsung bisa memakannya *** Bersambung ***
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai ajian pelet
Baca
+Pustaka
Anak Selingkuhan itu....

Anak Selingkuhan itu....

dan kami pun tertawa " ini saya beliin kopi sachet biar nanti tambah klepek klepek ma saya" " wah gawat nih ada pelet nya, bisa tidur di teras nih tar malam" canda pak nana "makasih ya mba aida yang cantik, semoga rezeki nya makin lancar dan enteng jodoh" lanjut nya " amin... saya naik dulu ya" ucapku sambil dadah dadah.
566 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai ajian pelet
Baca
+Pustaka
Setelah Kau Pergi

Setelah Kau Pergi

Lalu ditaburi kacang hijau dan beberapa irisan kacang almond. Anita membuatnya beberapa empat porsi. Hanya untuk anak-anak. Untuk konsumsi orang dewasa, sudah disiapkan Acil Imah. Ia membagi hasil karya ke semua anak Rumah Bahagia. Menyisakan satu di tangan untuk Intan.
1063.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai ajian pelet
Baca
+Pustaka
Jodi Ruman

Jodi Ruman

“Jadinya nonton apa, nih, Mbak?” tanya Ani yang menyuguhkan sepiring pastel panas, potongan buah melon, dan teh panas ke meja. “Korea, Bu,” jawab Afi yang kini mengatur channel TV melalui remote di HP-nya. “Waduuuh. Enggak India aja, Mbak? Biar bisa nyanyi sama joget-joget.”
8.716.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai ajian pelet
Baca
+Pustaka
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Tak lupa ia memberikan dengan potongan-potongan kecil agar Kaila mudah untuk memakannya. “Mana tahu jaletotnya?” Kening Melviano mengeryit bingung. “Itu apa lagi?” “Makanan, aku pengin tahu jaletot, Mel. Tapi belinya di pasar rebo.” “Bukan kah pasar rebo dari sini jauh?” “Iya sih, tapi aku pengin banget.” “Ya udah, aku suruh orang aja, ya.” Melviano sudah bergegas akan pergi namun lengannya dicegal oleh Kaila.
1013.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 505 kali sebagai ajian pelet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status