Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

“Ini awal yang buruk... sangat buruk.” Arka berdiri di samping Akira, menghela napas panjang yang hampir tak tertahankan. Matanya menatap tajam tanpa sedikit pun rona emosi, seperti dosen yang baru saja menemukan mahasiswanya salah mengumpulkan tugas—untuk ketujuh belas kalinya. “Sudah. Lepaskan saja,” ucapnya pelan, nada suaranya dingin dan nyaris tak peduli. “Biar dia turun sendiri.”
842 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai akar 148
Baca
+Pustaka
AKU TANPAMU

AKU TANPAMU

Ia berjalan menghampiriku saat aku memberinya kode dengan lambaian tangan. “Maaf, aku agak telat. Aku dan tim baru saja mengadakan rapat dengan kepala arsitek.” Huhhh! Bahkan kalimat pertama sapaannya sudah membawa nama suamiku. Apa ia ingin membuat mentalku down? 💦Bersambung💦 follow instagrammku @ai_nara11 dan faceebook AinaRa ya, gaes. di sana selalu update cerita cerita terbaruku. makasih....
1018.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 500 kali sebagai akar 148
Baca
+Pustaka
Bukan Aku

Bukan Aku

Ucap nenek itu yang tidak bukan adalah saudara neneknya yang dimaksud Filza. Nenek tersebut Bernama Arini. Abidah dipersilahkan masuk. Arini mengantarkan dia ke kamar tamu. Abidah meletakkan barang bawaannya di ranjang yang hanya muat untuk dirinya saja. Abidah memerhatikan kamar yang sangat sederhana itu. Jendela agak lebar di mana cara membukanya adalah dengan menarik kedua gagang pintunya. Seketika terlihat suasana tenang dan sejuk di luar rumah itu, terlihat jelas dari jendela. Abidah yang terlahir di kota tentu sangat terpukau dengan berkilaunya desa kecil ini. Masih bisa dia lihat anak-anak berkisar lima sampai dua belas tahun berlarian di hadapannya. Tanpa diduga, salah satu dari mere
1012.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 404 kali sebagai akar 148
Baca
+Pustaka
AKU VS IBUMU

AKU VS IBUMU

Salah Paham Pagi ini aku dan Vera kembali ke kota Kisaran. Kota dimana aku dan Bang Faiz pernah mengukir kenangan indah. Walau hati ini sudah mengikhlaskan kandasnya hubungan kami, namun, entah mengapa masih ada rasa yang mengganjal di hati. Rasa itu meninggalkan perih di sini.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai akar 148
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

mohon Kanaka. "Orang yang kamu cintai? Kalau begitu, kamu malah lebih pantas lagi pergi menemaninya. Selamat jalan." Afkar mendengus dingin. Sesaat kemudian, dari tubuhnya melayang sebuah katak giok yang tampak bening berkilau. Itulah Katak Giok Pemusnah Dewa, harta karun tingkat bintang yang mengerikan. "Kamu ... kamu akan mati mengenaskan. Kamu cuma berani karena mengandalkan orang lain. Kalau hanya mengandalkan dirimu sendiri ... bagaimana mungkin ...."
9.51.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.5K kali sebagai akar 148
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Nor Berta
aku sebenarnya suka banget baca2 begini tapi kadang kalau nama asli harus diindonesiakan itu rasanya kurang pas.. bisa nggak ya nama karakternya tetap seperti biasa. atau tempatnya juga seperti biasa. itu juga memperkaya bahasa kita. jadi suka gemes. karna ndak suka sama nama kharakternya
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Baca Semua Ulasan
Pernikahan Yang Terpaksa Dipertahankan

Pernikahan Yang Terpaksa Dipertahankan

“Akai…, “ ucap Kaira yang sudah setengah mabuk terjatuh. Dan seperti biasa dengan sigap Akai meraih tubuh Kaira dan menolongnya untuk berdiri. Kaira bertahan supaya tidak jatuh pada bahu Akai. Hingga tubuh mereka begitu dekat, dan karena hari ini Kaira memakai heels lima belas centi meter, jarak mereka jadi hampir sejajar. Begitu Kaira menengadahkan kepalanga menghadap ke arah Akai yang tengah menunduk melihatnya, jarak mereka hanya kurang dari dua senti.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai akar 148
Baca
+Pustaka
Bhu & Akra

Bhu & Akra

Akra 10.50 Akra akan menelepon, dan Bhu harus mengangkatnya. Jika tidak, Akra mungkin akan mematahkan tangan atau bahkan leher seseorang yang telah mengatakan omong kosong pada Bhu. Ana merasa jika Cakra tidak main-main dengan ucapannya. Lebih dari itu, Ana jelas merasa cemas dengan keselamatan Doni. Jika benar seperti apa yang dipikirkan oleh Ana, maka Cakra benar-benar sangat jahat. Apa penilaian Ana baru-baru ini pada Cakra adalah hal yang salah? Ana tersentak dan hampir jatuh dari kursi saat mendengar suara ponselnya pertanda telepon masuk. Menunduk, Ana melihat nama Cakra terpampang jelas di sana. Dengan enggan, Ana mengangkat telepon tersebut.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai akar 148
Baca
+Pustaka
Kekasih Bayaran Tuan Arka

Kekasih Bayaran Tuan Arka

Arka pun tersenyum kecil lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan dompet miliknya kemudian. "Ambil ini, anggap saja ini adalah uang muka buat kamu karena kamu telah menjalankan tugas kamu dengan baik.'' Arka menyerahkan black card miliknya yang sebenarnya adalah kartu kesayangannya. "Apa ini?'' "Kamu tidak tahu ini kartu apa?" Naila menggelengkan kepalanya. Tangannya pun menerima kartu tersebut lalu membolak-balikannya kemudian. Baru kali ini dirinya melihat dan memegang kartu seperti itu.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai akar 148
Baca
+Pustaka
Aku ADA

Aku ADA

Anita membalas Akila, sehingga Kenya yang berada di tengah menjadi sasaran empuk atas pertengkaran kecil kakak-beradik itu. "Stop!" teriak Kenya. "Salah Kakak," ucap Akila. "Kamu yang duluan," balas Anita. Saat pertengkaran itu terjadi, lampu kembali hidup. Sehingga, Akila dengan cepat lari ke kamar mandi. Anita yang juga kesal pada Adiknya, kemudian bercermin dan menyisir rambutnya. "Apa tadi Aku salah lihat ya? Bagaimana jika itu benar? Apa yang harus Aku lakukan? Apa salahku, sehingga di teror?" batin Kenya, Dia terlihat cemas.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai akar 148
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status