Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kau Lukai Aku, Kubuka Aibmu

Kau Lukai Aku, Kubuka Aibmu

Hatinya tak karuan, takut rahasia besar yang disimpannya terbongkar. Akbar tersenyum miring menyeringai. “Aku? Yakin? Jangan sampai aku bisa membuktikan kalau Kesya itu bukan anakku,” pelan, tapi mengandung ancaman. Akbar mencoba mengintimidasi istrinya. Ia tahu Nita sedang gugup dan takut, hal ini memperkuat dugaannya kalau ternyata apa yang dikatakan surat kaleng itu benar. Kesya bukan anaknya dan Nita telah membohonginya selama ini. Kalau memang tidak benar seharusnya Nita tidak gugup seperti sekarang ini, harusnya bersikap biasa saja. Lagi pula apa untungnya si pengirim surat kaleng melakukan semua ini, Akbar merasa tak punya musuh, dan kepentingan apa hingga tega ingin merusak rumah tan
1070.9K viewsOngoingAdded to Library 2.3K Times as akar 148
Read
+Library
180 Hari Menuju Akad

180 Hari Menuju Akad

ucap Bella di dalam hati. Bella kemudian dengan lancang membuka kacamata yang dipakai oleh sang lelaki kutu buku yang bernama Raka itu, dan benar adanya, lelaki itu sangat tampan tanpa mengenakan kacamata, ia terlihat seperti artis Korea Song Jong Ki. "Bella, apa yang kamu lakukan? Aku tidak bisa melihat." Penglihatan Raka kabut, lelaki kuti buku itu memang memakai kaca mata karena matanya terlalu banyak digunakan untuk membaca buku.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as akar 148
Read
+Library
Aku Madu

Aku Madu

Clarissa melihat panggilan yang masuk dari pak Fathir. Clarissa mengecilkan volume TVnya dan mengangkat sambungan telepon tersebut. "Halo pak," ucap Carissa sedikit gugup. "Halo kamu lagi ngapain,” tanya Fathir. “Lagi nonton,” jawab Carissa. Fathir tersenyum saat mendengar jawabannya. “Saya lupa memberitahukan kamu. itu di kamar pakai AC, kamu Nanti atur suhu ACnya ya.”
1027.8K viewsCompletedAdded to Library 666 Times as akar 148
Read
+Library
Penguasa Dewa Naga

Penguasa Dewa Naga

Beberapa saat yang lalu Akara terlempar ke dimensi lain, domain milik Komo. Ia melayang di udara dengan lengan dan kakinya berlubang-lubang, namun tidak ada darah yang mengalir karena sekitar lubangnya gosong terbakar. Ia segera mengeluarkan dua pil andalan dan menelannya, tidak butuh waktu lama energi mengalir untuk menyembuhkan seluruh lukanya. Pedang kayu dan bor spiral sudah menyala merah terbakar laser, sedangkan di atas dan bawahnya merupakan hutan kristal runcing bagaikan duri landak dengan racun yang melumurinya.
1053.4K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as akar 148
Read
+Library
Warisan Darah Langit

Warisan Darah Langit

Tapi sekarang? Sutra Darah Langit di dalam tubuhnya bergetar gembira, memakan tekanan itu dan mengubahnya menjadi energi. Tulang punggung Aksara tetap tegak. "Saya beruntung, Tetua," jawab Aksara, kebohongannya mengalir lancar. "Saya jatuh ke dalam kolam air bawah tanah dan saya menemukan ... ini." Aksara merogoh sisa jubahnya dan mengeluarkan sebuah tanaman herbal yang tampak layu. Itu adalah Akar Jantung Bumi, tanaman tingkat rendah yang kebetulan tumbuh di pinggir danau darah.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as akar 148
Read
+Library
Batu Akar Raja

Batu Akar Raja

Shinta Sari mengambil sebuah peta batu kecil yang telah mereka salin dari prasasti dan menunjukkan arah jalan menuju Gunung Akar yang tampak bersinar dengan cahaya keemasan di kejauhan. “Jalur menuju ujian terletak di seberang sungai bawah tanah yang kita lewati tadi,” jelas Shinta Sari saat mereka keluar dari ruangan bawah tanah melalui sebuah lorong tersembunyi yang tidak terlihat oleh pasukan musuh. “Kita harus melewati tiga titik yang disebut ‘Pintu Pilihan’, ‘Lembah Pengorbanan’, dan ‘Medan Kesadaran’ sebelum mencapai kaki Gunung Akar.”
10597 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as akar 148
Read
+Library
Healer Kesayangan Sang Duke

Healer Kesayangan Sang Duke

ucap Aricia. Apokrifa memberi jawaban berupa tulisan yang muncul dari halaman buku. Aricia membawa berbagai alat yang digunakan untuk membersihkan diri, ternyata setiap kerajaan punya ciri khasnya sendiri. Helian menggunakan semacam kuas dari tumbuhan siwak, Plumeria sendiri lebih maju dengan membuat kuas seperti sikat kecil mirip sikat gigi dari dunia asal Aricia.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as akar 148
Read
+Library
BABU MILYARDER

BABU MILYARDER

BABU MILYARDER 14 Bab 14 #Pembalasan_mantan_TKW_ Panggil “Ama” Arka membaca pesan text di ponselnya. Pesawat Mama sudah terbang rupanya. Arka menyetir mobilnya pulang, dia mau mengambil pakaian dan beberapa barangnya yang masih ada di kamarnya. Tapi sesungguhnya dia juga ingin melihat keadaan Nur. Sudah beberapa hari setelah pernikahan Nur dan Akong, Arka memang menyingkir.
1079.2K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as akar 148
Read
+Library
Akhirnya Aku Kembali

Akhirnya Aku Kembali

dengan rambut yang disanggul, Shen Ara berjalan dengan anggun sambil membawa sebuah tas tabung berisi sebuah gambar desain. Sesampainya di dekat meja Shen Haoran, Shen Ara yang tampil menawan dengan baju kantor yang elegan itupun memanggil nama kakaknya dengan sangat lembut, "Kakak... apakah kedatanganku mengganggu rapat kalian?"
9.8191.9K viewsOngoingAdded to Library 6.1K Times as akar 148
Read
+Library
SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

Ucap Arina yang hanya bisa cengengesan. “Ada 1000 miliar puisi. Kamu bisa menggabungkan empat bait yang mana saja untuk membuat 1000 triliun puisi yang kamu mau.” Ucap Arka. “Hah? Haha!” Respon Arina. “Itu 10 pangkat 14 dan itu sangat unik. Itu sama sekali tidak jelek atau lusuh. Itu sangat istimewa! Sama sepertimu yang istimewa!” Ucap Arka.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as akar 148
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status