Hijrah Cinta Bryan
“Gue berteman dengan jiwa dan raga kalian. Tapi, bukan dengan harta kalian. Gue tau, lo pada juga butuh duit. Apalagi, kita kalah dalam pertandingan tadi malam. Bukan gue nyalahin siapa-siapa. Fer, lo hari ini nggak bawa motor, pasti stok bensin lo habis. Dan lo Ka… lo harus menahan diri buat nggak minum wine kesukaan lo karena buat lo jual, agar duitnya bisa pakai modal lagi.”
Ferdinand yang mendengar tutuan bijak Alex walau disaat pria itu terpuruk sekalipun, berkaca-kaca. Ia semakin turut merasakan betapa beban hidup dirinya tidak seberapa dibanding Alex, wajarlah jika ada pepatah, jika dari segi harta lihatlah ke bawah, dari segi ibadah lihatlah ke atas. Memang, banyak orang diluar sana
Hot Chapters