Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Bukan Pilihannya

Aku Bukan Pilihannya

Namun pada hari pemilihan gaun pengantin, Nathan muncul di hadapanku dengan bau alkohol yang menyengat. Matanya memerah, rambut yang biasanya tersisir rapi, kini terurai berantakan. “Ini semua rencananya untuk menjebakku, ‘kan?” Leo memelukku semakin erat, sikap posesifnya terlihat jelas dan dengan nada penuh sindiran, dia berkata, “Pak Nathan sendiri yang nggak punya kemampuan, kok malah menyalahkan orang lain menjebakmu?”
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Bukan cinta pilihan

Bukan cinta pilihan

“Aku cuma mikir.” “Mikir apa?” “Kalau kita benar-benar mau belajar jalan bareng, harusnya kita mulai jujur tentang arah tujuan kita.” Arvin menunduk, mengaduk kopinya meski tak ada yang perlu diaduk. “Aku belum tahu arahku,” katanya jujur. “Tapi aku mau jalan.” Nayla tersenyum miris. “Kadang jalan tanpa tahu tujuan itu yang paling bikin capek.”
683 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Bukan Pasangan Pilihan

Bukan Pasangan Pilihan

“Seperti yang kukatakan, orang tuaku tinggal di luar negeri.” Dasha diam, tak menyela. Dia paham bahwa kata-kata Kent belum selesai, dan memilih mendengarkan dengan penuh perhatian. “Kami tak punya hubungan yang baik. Ditambah jarak yang jauh membuatku tak lagi merasakan perhatian dari mereka." Kent mengetuk setir dua kali, matanya menatap lurus ke jalan. “Aku memilih jalan yang berbeda dari cara hidup mereka. Meski bisnisku sukses, tetap saja aku belum mendapatkan pengakuan dari mereka.”
553 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Menunggu Untuk Dipilih

Tak Lagi Menunggu Untuk Dipilih

Setelah ujian nasional selesai, kami berlima teman masa kecil yang sudah sangat dekat sejak kecil, berkumpul untuk bermain permainan kekompakan. Ronde pertama, sahabatku, si Mina bertanya, “Kalau salah satu dari kita terjebak di daerah pinggiran kota tengah malam, siapa yang akan kalian selamatkan lebih dulu?” Tiga pemuda yang sejak kecil sering dijuluki sebagai calon suamiku itu tanpa ragu menuliskan nama Mina secara bersamaan. Orang-orang langsung menyoraki mereka karena terlalu kompak. Dengan wajah memerah, Mina menjelaskan, “Mungkin karena aku yang paling penakut. Jena begitu hebat, dia sama sekali nggak membutuhkan orang lain untuk menyelamatkannya.” Mereka semua mengangguk. Namun, me
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
CINTA TERSEMBUNYI TUAN TANAH

CINTA TERSEMBUNYI TUAN TANAH

"Kubilang jangan bergerak." "Aku perlu udara segar." "Pengecut." Apakah Citra memang pengecut? Tidak, ia bukan pengecut. Ia kuat. Ia bisa bertahan dalam tekanan yang akan menghancurkan banyak orang, tapi realitas kehidupannya yang getir dan suram telah mengajarinya satu pelajaran penting: hidup adalah tentang pilihan. Dan ia telah bertekad untuk membuat pilihan-pilihan terbaik sebisa mungkin.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Dokter vs CEO Berujung Akad

Dokter vs CEO Berujung Akad

Ia tahu ini adalah keputusan yang salah, tapi ia tidak punya pilihan lain. ....
783 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Complicated Marriage

Complicated Marriage

"Kenapa?" "Ya biar kamu lebih leluasa memilih. Kamu boleh pilih lebih dari satu kok, toh kamu juga sudah tidak kerja. Jadi, semisal kamu pilih keempatnya, maka kita akan menyambangi keempat tempat yang sudah kamu pilih. "What?" "Pilih aja yang kamu mau, Ki." Dia mengusap bahuku pelan. "Duh." Aku menggaruk kepalaku, "bingung."
1046.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
RAHASIA PEMERAN UTAMA

RAHASIA PEMERAN UTAMA

“Tetap saja, Mbak Ev. Aku nggak bisa begitu orangnya. Semoga Mbak Ev mengerti posisiku, ya?” Eva tidak menjawab, karena ia tak pernah bisa mengerti orang lain memakai alasan terdesak, terpaksa, atau apa pun itu yang menggambarkan kondisi dimana mereka tidak bisa memilih. Kita selalu memiliki pilihan. Setidaknya selalu ada ya dan tidak, tentunya dengan konsekuensi berbeda. Kecuali itu kematian, kita tidak bisa memilih tidak.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Audacity

Audacity

Fany Aku meneguk air dalam gelas ke-tiga sambil duduk di sofa. Kerongkonganku kering. Aku tahu hidup adalah pilihan, tapi apa selalu hanya ada dua pilihan? Apa jawaban tidak boleh kuciptakan sendiri.
9.714.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status