Satu Malam Untuk Selamanya
"Entahlah, aku nggak mau menyerah. Tapi orang tua korban berbalik arah. Mereka mengusir kami. Mungkin mereka sudah disogok. Kamu tau, Nda, aku ngerasa nggak ada gunanya. Ini untuk pertama kalinya aku gagal. Ternyata aku nggak sehebat itu. Aku terlalu sombong karena mengira mampu menaklukkannya."
"Yanda, Yanda, udah. Don't judge yourself. Kamu hebat on your way. Gagal itu nggak apa-apa. Kegagalan bukanlah sebuah kesalahan apalagi dosa. Bagiku kamu hebat, Yanda. You're amazing. Yang penting kamu sudah membuktikannya. Perkara hasil itu belakangan."
Ada hening mengisi. Kenzio tidak membalas kata-kataku.