Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Catatan Rumi

Catatan Rumi

Hidupmu sudah tidak lagi diharapkan oleh siapapun. Untuk apa dan untuk siapa kamu memperjuangkan hidup? Menanti keadilan? Mengharap pemberian hak? Mana ada. Kamu sudah terlalu buruk untuk ukuran seorang babi. Maaf. Bukan aku yang mengatakan semua itu. Tapi justru keluargamu sendiri. Kamu hebat, sayang. Tapi malangnya kehebatanmu tidak ada satu orang pun yang bisa mengakuinya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai aku tahu ini semua tak adil
Baca
+Pustaka
Izinkan Aku Mencintaimu

Izinkan Aku Mencintaimu

Maka hukum akan di anggap tidak adil. Entah darimana malah pikiran si bramcrates malah membuatnya memikirkan bahwa semuanya harus adil, orang-orang yang menghina dirinya ia ingin adili semuanya dengan keadilan yang sama rata. “Kalau kau ingin mati, aku tidak akan membantumu!” sebal Kevin yang sudah menunggu terlalu lama. Tegakkan keadilan! Kau harus bisa menerima keadaanmu!
9.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai aku tahu ini semua tak adil
Baca
+Pustaka
Dinikahi Berondong Bucin

Dinikahi Berondong Bucin

ucapnya. "Kenapa mereka jahat sekali ke kita, Bun?" tanya Sasi sambil terisak. "Di dunia ini tidak hanya diisi orang baik," jawab Mentari. "Kita, kan, tidak pernah berbuat jahat ke mereka." "Hidup memang kelihatan tidak adil. Tapi, segala sesuatu pasti ada balasannya."
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai aku tahu ini semua tak adil
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali: Balas Dendam Putri Yang Terbuang

Terlahir Kembali: Balas Dendam Putri Yang Terbuang

“Aku hanya merasa … dunia ini memang tidak adil.” Tatapannya kini benar-benar terluka, berkilau oleh air mata yang ia tahan mati-matian. “Ada orang yang baru datang, langsung mendapatkan segalanya. Sementara yang sudah berjuang sejak awal, justru kehilangan semuanya dalam satu malam.” Elena memandang Kanaya beberapa detik tanpa berkata apa pun. Keheningan itu justru terasa lebih menekan daripada teriakan.
9.8113.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai aku tahu ini semua tak adil
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ummu
Ceritanya benar-benar keren. Author menyelesaikannya dengan baik dan membuat pembaca puas. Makasih Thor. Ditunggu karya selanjutnya. Sebenarnya gak rela Elena tamat. Pengen kalau Elena sudah punya keturunan heheheh
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Si Pecundang Pemilik Api Abadi

Si Pecundang Pemilik Api Abadi

"ughh... ini semua salahku qian'er!!" "
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai aku tahu ini semua tak adil
Baca
+Pustaka
Suamimu Masih Mencintaiku

Suamimu Masih Mencintaiku

“Aku menderita, Sany! Hidup dalam penyesalan, dihantui rasa bersalah setiap hari. Tapi kamu? Kamu bisa hidup bahagia dengan pria lain?! Apa itu adil?!” Aku mengepalkan tangan. “Jangan bicara keadilan padaku, Aslan,” bisikku dengan suara bergetar. “Karena aku bahkan belum pernah tahu seperti apa rasanya hidup yang adil.” Ia menatapku tajam. “Aku tidak akan tinggal diam. Tidak akan!”
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai aku tahu ini semua tak adil
Baca
+Pustaka
Nisan Retak

Nisan Retak

gumamnya pelan, "tapi apa artinya semua ini jika mereka yang paling berkorban tidak mendapat keadilan?" Indra, yang tengah menyesap secangkir kopi di sudut ruangan, menoleh. "Kamu benar. Kita sudah membuka mata dunia, tapi belum menghancurkan mereka sepenuhnya. Mekarjaya masih punya kartu yang belum mereka mainkan." Mencari Kebenaran yang Tersisa
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai aku tahu ini semua tak adil
Baca
+Pustaka
Lepaskan Aku, Om

Lepaskan Aku, Om

Matanya memancarkan harap yang tulus, seperti anak yang percaya pada dongeng. Aku menatapnya lama. Ada sesuatu yang meledak kecil di dalam diri ketika ia menyebut Tuhan. Mungkin karena aku juga dulu percaya—percaya bahwa ada yang adil di luar sana yang akan menuntaskan semuanya tanpa aku harus membajak kebenaran sendiri. Tapi malam itu mengajarkanku pelajaran yang kejam: keadilan seringkali terbungkus dalam celana panjang mereka yang bercoreng; ia bisa dibeli, dibungkam, dimanipulasi. Meninggalkan nasib pada sistem yang sama yang membunuh Gery terasa seperti menyodorkan mayat pada pemangsa.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai aku tahu ini semua tak adil
Baca
+Pustaka
Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

Seperti tidak kenal aku saja mereka ini, mana bisa aku membiarkan ketidakadilan di depan mataku. Aku ini pembela keadilan! Keadilan itu nama tengahku! Lagi pula yang aku katakan itu benar, kok malah terkejut seperti itu sih? “Kok, ngeliatin aku seperti itu, sih?” tanyaku sok polos.
1047.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai aku tahu ini semua tak adil
Baca
+Pustaka
Jiwa Dara yang Terkoyak

Jiwa Dara yang Terkoyak

Arsen mengucapkan kalimatnya seraya memandang lekat Aina. "Allah itu Maha Adil, Mas ... Jangan pernah kita meragukan keadilan-Nya. Dia tidak akan menghukum hamba-Nya dengan hukuman yang tidak setimpal. Kata siapa Mas dan Abah tidak mendapatkan hukuman? Lihatlah Abah, beliau kehilangan segalanya akibat salah dalam mengambil keputusan dengan menyakitiku. Abah kehilangan nama baiknya, pekerjaannya, kesehatannya, ketenangan hatinya bahkan kehilangan istri tercintanya.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai aku tahu ini semua tak adil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status