Alverez
Alan lebih suka mengamati daripada berinteraksi, menyimpan pemikiran dan rahasia yang hanya dia sendiri yang tahu.
Dan terakhir, ada Adrian, si pemberontak. Dia berjalan dengan tangan dimasukkan ke dalam saku celananya, dasinya dilepas, dan ekspresi wajahnya menunjukkan bahwa dia tidak peduli pada apapun. Adrian sering terlihat melanggar aturan kecil di sekolah—seperti datang terlambat atau membawa sepeda motor tanpa izin—tapi itulah yang membuatnya menarik. Banyak siswa lain yang mengaguminya karena keberaniannya melawan aturan, tetapi hanya saudara-saudaranya yang tahu bahwa pemberontakan itu adalah caranya mengekspresikan diri di tengah tekanan keluarga.
Begitu mereka melewati kerumunan s
Bab Populer