Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

gumamnya dalam hati. Malamnya, di rumah, Arga kembali mendapatkan penglihatan. Kali ini, ia melihat Anandia berdiri di tengah hutan dengan pohon kutukan menjulang di belakangnya. "Arga... bantu aku menghancurkan ini," suara Anandia terdengar dalam penglihatannya. Arga terbangun dengan napas terengah-engah. "Apa hubungan Anandia dengan kutukan ini?"
1.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as andy baramuli
Read
+Library
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

jawab Utari sesenggukan sambil memetik Bunga Azalea berwarna merah muda di sampingnya, mematah - matahkan kelopak Bunga itu hingga menjadi kecil - kecil. "Hidup itu seperti tanaman, kadang berbunga cantik lalu kemudian gugur setelah itu muncul lagi kuncup bunga baru, dia harus berusaha agar mekar dengan indah, seperti itu hidup terus berjalan!" ucap seorang laki - laki kepada Utari yang sedang menangis di halaman belakang kerajaan. Laki - laki itu adalah Raden Arya Kartanagara. Putra pertama dari Sri Maharaja Kartanagara. Putra Mahkota sekaligus calon penerus kerajaan.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as andy baramuli
Read
+Library
Bara Dendam di Perbatasan

Bara Dendam di Perbatasan

Sang calon putera mahkota bahkan mulai sering meminta diajak berlatih pedang-pedangan kayu, dan Seta dengan sabar meladeni, meski tak lupa selalu berjaga di sekeliling mereka. Seperti hari itu, ketika Sasi Kirana tengah menemani putranya, Dyah Ardana, berkeliling taman istana sambil meninjau pohon-pohon obat yang ditanam khusus oleh para emban. Seta berdiri di belakang dua junjungannya tersebut dengan tenang. Langkahnya mantap, tetapi tak mencolok. "Namanya pohon sambiloto, Paman Seta," kata Dyah Ardana, menunjuk pada tanaman kecil berdaun runcing. "Rasanya pahit, tapi katanya bisa buat orang cepat sembuh."
103.6K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as andy baramuli
Read
+Library
Dendam Membara Sang Pewaris!

Dendam Membara Sang Pewaris!

“Berapa yang kalian terima dari Lukman?” tanya Aldan pada Bahri. “Tiga juta, tapi kami masih menerima seperuhnya. Pak Lukman mau membayar separuhnya lagi jika kami sudah menghajarmu,” jawab Bahri sambil memegangi mulutnya. “Ya udah ambil separuhnya lagi. Bilang saja kalau kalian berhasil menjalani tugas dengan baik,” ucap Aldan tersenyum penuh arti, membuat Dani dan Bahri terkejut.
8.436.7K viewsOn holdAdded to Library 1.1K Times as andy baramuli
Read
+Library
BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

Bara menghela napas panjang, lalu perlahan, ia mulai membuka tiga kancing kemejanya, memberikan akses agar Nilam bisa melihat bagian belakang bahunya. “Ini baru?” tanya Nilam cemas. Benar saja, memar keunguan di bahu Bara tampak memanjang dan mulai sedikit bengkak. “Saya benar-benar nggak apa-apa, Nilam. Saya kuat.” Nilam mendengus. Bisa-bisanya pria itu mengatakan hal bodoh di saat seperti ini. “Memangnya Anda Hulk?!” Bahu Bara mencelos, ia menggeleng.
8.818.0K viewsCompletedAdded to Library 466 Times as andy baramuli
Read
+Library
Istriku Bar-Bar

Istriku Bar-Bar

Arya menyodorkan sebuah amplop besar berwarna coklat, yang entah apa itu isinya. "Ini apa, Tuan?" Alex masih menatao dengan bingung. Surah pemecatan dirinya kah? Atau....? "Buka. Kau akan tau isinya apa." Dengan ragu Alex menarik amplop besar berwarna coklat itu. Memeriksanya sekali lagi, namun polos. Tidak ada tulisan sama sekalu yang tertera di sana. Dengan jantung yang dag dig dug, lelaki itu membuka penutupnya perlahan. Matanya menyipit, menatap satu persatu barusan kata yang yang ada di sana.
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 458 Times as andy baramuli
Read
+Library
SELUMBARI

SELUMBARI

Biarlah menjadi milik orang lain. Beberapa kali memasuki toko, aku dan Syla mulai haus. Syla pergi membeli minuman, aku menunggunya di dekat toko baju. Kebetulan ada kursi, daripada harus cari-cari kursi lagi. Tiba-tiba terasa ada sesuatu yang menabrak kakiku. Seorang anak kecil terlihat terduduk dilantai, dia menangis. Sepertinya anak ini baru bisa berjalan dengan benar, usianya masih kurang dari dua tahun. Aku mengangkat tubuhnya, menggendongnya sambil menaik-turunkan badannya di dalam gendonganku.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as andy baramuli
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL 100 Hari ini adalah hari paling bersejarah bagi Mia dan juga Ilyas. Hari bahagia yang ditunggu-tunggu oleh mereka berdua juga oleh kami sebagai keluarga. Selama hampir satu bulan penantian mereka akhirnya bisa terealisasi sekarang.
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 372 Times as andy baramuli
Read
+Library
Dendam Membara Sang Dewa Perang

Dendam Membara Sang Dewa Perang

Di sana, seorang pria berpostur raksasa sedang mengangkat barbel 150 kilogram dengan mudah, seolah barbel itu hanya seberat tongkat kayu. Duke Samson. Tingginya sekitar 195 cm dengan tubuh yang dipahat sempurna oleh latihan bertahun-tahun di penjara. Yang paling mencolok adalah tato ular kobra raksasa yang melilit kedua lengannya dari pergelangan tangan hingga bahu. Setiap sisik digambar dengan detail yang mengerikan, mata ular itu seperti hidup dan menatap siapa pun yang berani memandang.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as andy baramuli
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Wisata naik lanting atau bamboo rafting memang menjadi wisata andalan selain pemandian air hangat di Tanuhi dan air terjun Haratai. "Devi gak bisa berenang, Bu," tolakku. "Nanti dipakein pelampung juga kok mbak Devi, safety kok. Ikut ya!" bujuk Dara. "Si Adry mana?" tanya Ayah. "Mas Adry tadi lari pagi, Yah. Tau kemana gak balik-balik." "Bener nih gak mau ikut?" Lagi-lagi ibu mertua membujukku naik bamboo rafting.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as andy baramuli
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status