Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Asmaraloka

Asmaraloka

Disisi pantai yang membentang luas, dengan pasir putih halus, terdapat gedung menjulang tinggi dengan gaya separuh kubah tidak sempurna, itulah gedung Burj Al Arab, tempat Ain dan Bella menginap. Restoran tersebut menyajikan berbagai makanan dari seluruh penjuru dunia, pesan nasi goreng pun ada, tapi tidak tahu dengan kualitas rasanya. Mengingat koki dari restoran tersebut bukan asli dari Indonesia. Bella memesan pudding dengan taburan mozarella sebagai makanan pembuka, sedangkan makanan utama mereka berdua memilih steak daging unta yang telah di dinginkan selama satu bulan lebih, tekstur dan kelembutan daging terasa sangat mencekat, setiap gigitannya menimbulkan rasa manis dan lembut yang k
2.7K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as andy baramuli
Read
+Library
Barra's Mine

Barra's Mine

Berbagai macam kecamuk tersebut berputar dalam benak Keinarra kini. Sambil memangku si bungsu Jayandaru – bayi berumur tiga bulan yang menggemaskan, adik Hanggara itu mulai berpikir mengenai kemungkinan mengapa pria itu masih betah melajang padahal sudah dicarikan jodoh dari manapun. Anak teman bisnis putih tou-san, ataukah dari kalangan paramedis – teman sejawat Abimanyu.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as andy baramuli
Read
+Library
Bara di Balik Mahar

Bara di Balik Mahar

Rambutnya disanggul rapi dengan hiasan kepala adat Melayu. Pandangan seorang pria tak pernah lepas darinya hingga Kanaya duduk di sampingnya. "Bisa kita mulai?" ujar Pak Penghulu. Pria itu mengangguk, lalu menjabat tangan ayah Kanaya. "Saudara Devano Atmaja bin Santoso Ilma Atmaja, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan putri kandung saya yang bernama Kanaya Hanania binti Sukirman, dengan maskawin berupa seperangkat alat salat dan emas seberat dua puluh lima gram, dibayar tunai."
10309 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as andy baramuli
Read
+Library
Bara Dendam Membara

Bara Dendam Membara

Langit Jiangchen sore itu menggantung rendah, diselimuti awan kelabu bergerak perlahan, seolah enggan melepaskan hujan. Di kawasan perumahan elit Yunhe, berdiri Bangunan dua lantai bergaya modern itu dikelilingi pagar besi hitam berornamen sederhana, tidak berlebihan, tetapi jelas mahal. Taman hijau terawat membentang di halaman depan, dengan jalur batu abu-abu selelu terlihat bersih. Setiap detail rumah itu berbicara tentang kestabilan dan kemapanan. Bagi orang luar, keluarga Zhang simbol kesempurnaan; kaya, terhormat, dan bahagia. Mungkin lebih tepat: keluarga ideal.
617 viewsOn holdAdded to Library 14 Times as andy baramuli
Read
+Library
Bareksa

Bareksa

Nala merogoh buku dari dalam tasnya. "Idih, jangan buru-buru dong," Padma merajuk lagi. "Aku ada kejutan nih buat kalian!" Dia meraih sebuah kotak seukuran bantal bayi yang terbungkus oleh plastik hitam. Dengan antusias dan tergesa-gesa, Padma merobek-robek bungkusnya. Isinya sungguh di luar perkiraan Nala: satu set lightstick dan miniatur personel grup penyanyi laki-laki dari negeri gingseng.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as andy baramuli
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

tanya Hanna setelah melepas mukenah yang dia kenakan. "Belum, aku ingin makan bersamamu." Sultan menyengir, lantas menyeret Hanna ke meja rias. Duduk di depan cermin. Hanna tidak bertanya apapun saat Sultan mengeluarkan kotak kecil dari saku jasnya, lalu mengambil sebuah kalung yang cantik. Hanna tersenyum lebar, matanya sampai berkaca-kaca. Namun, perasaan bahagia itu lenyap begitu Sultan memakaikan kalung tersebut di lehernya, nama Arimbi terpampang jelas. Itu menyakitkan.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as andy baramuli
Read
+Library
My Barbie

My Barbie

Dia segera berdiri dan berjalan ke arah suara petugas wanita yang memanggilnya. Barbie mengekor petugas tersebut untuk pergi menemui seseorang yang menjenguknya. Barbie agak terkejut, pikirnya Geo yang datang mengunjunginya, ternyata bukan dan malah seorang wanita. Setelah menatapnya dengan cermat, dia melihat wanita itu mengenakan topi bulat krem dengan pita kuning di atasnya. Rambut keritingnya terlihat berwarna keemasan, mantel biru muda yang wanita itu kenakan langsung membuat Barbie tersenyum karena dialah yang memilihnya untuk diberikan kepada bibi Mike.
991 viewsCompletedAdded to Library 28 Times as andy baramuli
Read
+Library
BATARI

BATARI

Batari berbisik parau, namun rintihan itu justru disambut dengan tawa rendah yang mengerikan. "Tolong?" Andrian mendengus, sebuah geraman kecil keluar dari dadanya. "Permintaanmu justru membuat mereka makin bersemangat, Batari." Tanpa peringatan, tangan-tangan kasar menyambar. “ Darah yang sama? Kau dan ibumu hanya lintah yang menghisap habis kebahagian kami.” Suara Andrian meninggi matanya merah, jemarinya mulai menyambar surai Batari.
10578 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as andy baramuli
Read
+Library
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Sinar mentari sore yang keemasan merangkul gugusan relief batu andesit, baru saja selesai diukir oleh tangan-tangan mahir para seniman. Kilau lembut itu seolah memberikan nyawa pada setiap detail pahatan, pada setiap fragmen kisah yang terpahat abadi pada struktur agung Bhumi Sambhara Budura. Angin semilir perlahan mengayunkan dedaunan pohon Nagasari di sekitar pelataran, membawa harum kemboja yang semerbak dan bisikan doa-doa dari kejauhan.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as andy baramuli
Read
+Library
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

“Fayla menang lagi!” Anael muda berusia tujuh belas tahun menjelang delapan belas tahun itu sedang sibuk dengan buku latihan soal SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) di meja belajarnya. Ketika Bahram menyerbu masuk ke kamarnya dan melemparkan diri ke ranjang. Ia bahkan tidak berusah-payah untuk melepas kaos kakinya yang kotor berwarna kecokelatan.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as andy baramuli
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status