Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tilasmat

Tilasmat

teriakku saat Risma dan anak-anak itu masuk ke dalam cahaya menyilaukan itu. Aku pun terbangun ketika suara alarm berdenting di sebelah kanan. Kuambil jam weker berbentuk salah satu tokoh animasi asal Jepang lalu mematikannya. Waktu baru menunjukkan pukul dua dini hari. Aku pun memeriksa ponsel sebentar sebelum kembali meletakkannya dan beranjak mengambil wudhu.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as animal matin
Read
+Library
MATE

MATE

Lebih buruk dari yang pernah aku alami sebelumnya. Alena kehilangan Matenya. Itu merupakan fakta yang begitu mengejutkan. Hal itu terjadi tepat di saat gadis itu pertama kali menemukan pasangan abadinya. Itu adalah kisah yang sangat tragis. Alena menemukan Matenya dalam keadaan tidak bernyawa, ditengah-tengah hutan yang lebat. Alena mengatakan jika kemungkinan Matenya mati karena serangan para rogue. Hal itu bisa dipastikan dari bekas luka cabikan dan cakaran di sekujur tubuh Mate Alena. Disamping itu kepala Matenya mengalami benturan yang cukup keras hingga mengakibatkan pendarahan yang hebat.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 309 Times as animal matin
Read
+Library
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

Suara kicauan dari binatang sejenis unggas yang berwarna warni itu menciptakan keindahan tersendiri. Hari mulai gelap. Sepertinya akan turun hujan. "Aku minta maaf dengan sikapku kemarin." Devan yang saat ini duduk bersandar pada dinding saung di hadapanku, mulai berbicara serius. Aku pun menyandarkan punggungku dan meluruskan kakiku senyaman mungkin. Untunglah saat ini aku memakai stelan celana panjang. Hingga gerakku bisa lebih bebas.
9.6289.4K viewsCompletedAdded to Library 10.1K Times as animal matin
Read
+Library
Menuju Matahari

Menuju Matahari

Dan sepertinya, jilatan api menjadi lebih mirip api unggun yang biasa digunakan untuk menghangatkan diri atau membakar daging hewan buruan. Pratiwi mungkin salah dengar, tapi ia seperti mendengar Tandapati mendesah. “Selamat malam... Singgih.” Ia dan Pangeran Wiratmaka sama-sama menahan napas. Singgih? Wisnumurti yang berpendaran itu tersenyum. “Mestinya kau tahu, selama aku dan penerusku masih ada, kau tak punya tempat... setidaknya di tlatah yang ini.”
9.526.3K viewsCompletedAdded to Library 709 Times as animal matin
Show Reviews (17)
Read
+Library
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Read All Reviews
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Malam ini, memang terasa sangat begitu melelahkan bagi Ajeng tapi dia senang karena bisa membantu orang lain disaat seperti ini. --------------------------------------------------------------- Halo semuanya, tetap dukung aku terus yah untuk kedepannya 🙂🙏 Note: -Tandu: Sejenis kereta kuda, seperti delman. -Tabib: Panggilan untuk seorang dokter. -Gubuk: Rumah terbuat dari kayu -Dekrit : Tanda pengenal untuk bangsawan ataupun bawahan bangsawan.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as animal matin
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Kukuatkan tekat dalam ruang gelap ini untuk terus mengunci diri sampai pagi menyapa. Akhirnya mata ini terbuka benar-benar pada pagi hari. Artinya semua mahluk tak berwujud sudah kembali ke alamnya. "Mama! Ma ... Buka pintunya!" Tiba-tiba aku mendengar teriakan Andita dari luar. Seketika tingkat kekhawatiranku naik seribu persen. Sepersekian detik aku berlari dan membuka pintu kamar.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as animal matin
Read
+Library
Air Mata Diandra

Air Mata Diandra

Batin Mama. "Mama kok ngelamun aja, Papa mana Ma." Diandra tersenyum memperhatikan Mama. "Ohyaa nak tadi masih sholat magrib sebentar lagi juga turun." Jawab Mama. Bimo nampak diam saja bingung dan juga segan tentunya. Dia cukup tahu diri, dulu sulit dia meluluhkan hati Ibu Mertuanya ini. Hanya karena latar belakang keluarganya, ya... Bimo sadar siapa dia dibandingkan dengan keluarga Diandra.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as animal matin
Read
+Library
Air Mata Di Hari Pernikahanku

Air Mata Di Hari Pernikahanku

seru Bu Ati yang tidak mau kalah. Tari menghela nafas dengan kasar, sungguh sikap dari mantan mertuanya itu sangat menguji kesabarannya. “Mau Ibu apa sekarang?” tanya Tari, “jika Ibu ke sini hanya untuk mencari masalah, mendingan Ibu pergi!” Bu Ati yang memang mempunyai riwayat hipertensi, tiba-tiba langsung tersulut emosi mendengar Tari yang mengusirnya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as animal matin
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status