Obsessed
tanya Damar sambil duduk kembali.
Alina mengangkat bahu. “Deadline, revisi, dan… Senior cerewet. Pokoknya kombinasi maut.”
Damar pura-pura menghela napas dramatis. “Dunia ini nggak adil, tapi jangan khawatir, aku siap jadi superhero yang menyelamatkanmu dari boss cerewet!”
Alina tertawa sampai menutup mulut dengan tangan. “Superhero dengan motor hitam? Jangan bikin aku jatuh cinta lagi, ya!”