Mantanku Kembali
Suasana ceria itu sedikit mengingatkanku akan betapa indahnya hidup, meskipun saat ini aku terjebak dalam ketidakpastian.
Setelah memilih tempat duduk di sudut kafe, kami memesan makanan. Adrian memesan sandwich dengan sayuran segar, sementara aku memilih sup hangat. Saat menunggu makanan kami datang, Adrian kembali berusaha mengalihkan pikiranku dengan cerita-cerita lucu dari tempat kerja.
Di dalam hatiku, rasa cemas itu masih menggelayuti. Aku berusaha untuk tidak membiarkan pikiran negatif menguasai diriku, tetapi bayangan hasil yang buruk terus menghantui.
Hot Chapters