Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DINODAI SEPUPU

DINODAI SEPUPU

Hana menjauhkan tangan Bara dari bibirnya. “Bara! Tolongin Amira!” Bara dan Hana dikagetkan suara Anita yang kini berdiri di depan pintu kamar mereka. ==========
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai anime dungeon ni deai
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

"Hari ini ... lo mati!" Fabian tertawa keras. "Akhirnya lo datang juga ketua Baskara. Tapi kayaknya, hari ini ...." Fabian menatap Amora yang kini menangis ketakutan. "... Cewek lo yang bakal mati." ***
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai anime dungeon ni deai
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

terang Tita mengikuti nada bicara laki-laki judes yang tadi ia ajak bicara. "Argan memang begitu," ujar Riri. Baru saja Lea ingin bertanya ketika suara Mang Ade menginterupsi. "Pesanan 127 datang," "Uwaaaaa, makasih Mang Ade," dengan senyum cerah, ketiga gadis itu bersamaan berseru saat Mang Ade meletakan dan menata posisi nampan dia atas meja. "Lo kenal sama dia orang, Ri?" tanya Tita begitu Mang Ade meninggalkan meja.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai anime dungeon ni deai
Baca
+Pustaka
Dijodohin

Dijodohin

Gue nyalain Tv. "Hmmm, yaudah. Ada lagi yang sayang mau?" "Gak, udah cukup." Sambil nunggu orderan datang, kita berdua nonton film kesukaan gue. Nah, kan ini film bergenre romantis, jadi ada adegan ciuman. Mas Alvin langsung noel paha gue. "Mas pengin," katanya.
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai anime dungeon ni deai
Baca
+Pustaka
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ada kotak sushi premium dengan penataan yang artistik, sup miso hangat, dan bahkan sebotol kecil sake non-alkohol. "Saya tidak minum alkohol," tolak Mela dingin. Sorot matanya Mela tetap tajam dan menusuk. Ia memang sama sekali tidak berminat menyentuh makanan ataupun minuman yang dibawa Damar. Ide berbagi hidangan dengan pria yang mungkin terlibat dalam kematian Haris terasa menjijikkan. Mela tidak bergerak dari kursinya untuk menjaga jarak fisik dan emosional dari Damar.
741 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai anime dungeon ni deai
Baca
+Pustaka
Adinda

Adinda

tanya Adinda dengan nada khawatir. “Aku enggak pernah mabuk, Sayang. Ini hanya efek mengantuk karena semalaman enggak bisa tidur,” jawab Giyo diiringi dengan senyuman riang. “Ayo sini, Dinda bantu masuk.” Dengan sigap Adinda memapah pria yang sebenarnya memiliki tubuh jauh lebih besar darinya. Giyo tentu tak menolak tawaran menarik dari Adinda. Bahkan, ia malah menikmati momen itu dan dimanfaatkannya untuk menatap wajah Adinda dengan jarak yang sangat dekat. Sepanjang langkah hingga ia telah berhasil dibaringkan di ranjang. Pandangan mata Giyo tetap tertuju kepada wajah wanitanya.
1018.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 506 kali sebagai anime dungeon ni deai
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Adiarizki
Soalnya bagiku, kalian yang setia mengikuti ceritaku adalah yang terspesial jadi aku juga enggak mau panggil kalian semua dengan sebutan yang monoton. Maunya juga beda dari yang lain dan spesial, hehehe. Sudah dulu, ah! Kebanyakan bacot jadinya Autoa, kebablasan terus, wkwkkwkwk.
Kejora Bersinar
Terima kasih sudah menghadirkan cerita yang berbeda, Toa.🙏💗💗 Kalau selama ini aku baca kisah CEO/Molioner. Orang kayalah inti nya, talernyata sama Autoa kehidupan sederhana jadi cerita yang menarik dan enak dibaca.❤❤❤🤗
Baca Semua Ulasan
Wanita Bercadar Yang Ku Nodai

Wanita Bercadar Yang Ku Nodai

Usai mengancam istrinya dia langsung masuk ke dalam kamar. "Ya Allah... Selamatkan hamba Ya Allah... Hamba takut pada laki-laki iblis itu." Belia berdoa dalam hati dengan wajah sedih berharap semoga saja dia bisa cepat terlepas dari suami jahanam yang menikahinya. """ Dentuman musik terdengar sangat memekakkan telinga. Di arena tempat itu hanya terlihat wanita-wanita seksi yang sedang menari-nari mengikuti irama musik dengan meliuk-liukkan tubuh mereka.
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai anime dungeon ni deai
Baca
+Pustaka
Dia Anakku, Bu!

Dia Anakku, Bu!

"Nisa, habis ini mampir kebelakang ya. Uwak ada sesuatu buat Alea." Toko Wa Danu memang berada tepat didepan rumah. Lokasinya strategis dipinggir jalan raya, berseberangan dengan sekolah SMP, cocok untuk buka usaha ATK. "Baik Wa... Nanti Nisa mampir," "Ini nduk pesanannya.." ucap Wa Danu "Makasih Wa, ini uangnya," balasku sambil memberikan uang berwarna hijau ke Wa Danu.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai anime dungeon ni deai
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Misi Sang Assassin

Antara Cinta dan Misi Sang Assassin

beber Sam sambil menunjuk bagian tangan kanan Zora. "Tato itu hanya dimiliki oleh mereka yang sudah menduduki posisi Silent Assassin." lanjut Sam. Sam sangat yakin bahwa wanita itu adalah Zora saat dia memperhatikan tato yang ada di jari tangan Zora. Seketika itu Zora sadar, ia menatap tato yang membelit jari telunjuknya dengan lekat, tato berbentuk ular dengan gigi yang tajam dan lidah yang munjulur, tampak seperti ular yang merayap mengikuti lekuk dan kontur jari telunjuknya. Serta detail sisik hitam menambah kesan yang terlihat nyata sehingga mampu memberikan efek manakutkan .
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai anime dungeon ni deai
Baca
+Pustaka
Aku ADA

Aku ADA

"Aaaaa!" "Ada apa?" tanya Anita, Dia dan Akila juga melihatnya. Mereka menarik tanganku, tapi Dia sudah lebih dulu memegang bahuku. "Lepaskan!" teriakku. Aku menangis, namun tidak berani menatap wajahnya yang sudah hancur. Bau amis dan lumpur itu yang menempel padanya membuatku hampir mual, tatapan matanya sangat tajam. Kurasa bukan Aku yang Dia cari, tapi Anita.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai anime dungeon ni deai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status